Tag Archives: #tips

24
May2019

Lakukan Tips ini agar Bisnis Anda Meningkat di Bulan Ramadan

Hellen Katherina Executive Director PT Nielsen Indonesia, dalam risetnya mengungkapkan konsumsi terhadap internet mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada bulan Ramadan. Pengguna rata-rata menghabiskan waktu 3 jam 17 menit untuk mengakses internet. Peningkatan penggunaan internet paling tinggi ditemukan setelah buka puasa, utamanya pukul 19.00-21.59. Konten-konten yang paling banyak diakses adalah video, situs berita online, dan belanja online

Hasil riset Google Indonesia dan lembaga survei Asian Consumer Intelligence pada 2018 pun membuktikan masyarakat Indonesia cenderung menghabiskan banyak waktunya di internet untuk mencari konten-konten yang berhubungan dengan agama, ibadah puasa, serta produk-produk halal.

Aktivitas mengakses internet yang meningkat selama bulan Ramadan tersebut dapat dimanfaatkan perusahaan dan para pebisnis untuk meningkatkan keuntungan. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk meningkatkan promosi di bulan Ramadan.

1. Perhatikan waktu yang tepat untuk melakukan promosi online

Tim promosi perlu mempertimbangkan kapan saja prime time konsumen mengakses internet secara bersamaan. Persentase streaming Youtube termasuk konten yang paling banyak mengalami peningkatan saat bulan Ramadan. Selain konten dalam bentuk video, konten yang paling digemari saat bulan Ramadan adalah platform belanja online atau e-commerce.

Melansir detik.com, Yolanda Margaretha, Head of Business Development Shopback Indonesia mengungkapkan rata-rata belanja masyarakat pada Ramadan selalu meningkat setiap tahunnya. Di 2019, sebanyak 1,2 juta atau 74% masyarakat menghabiskan lebih banyak waktu untuk belanja dibandingkan rata-rata di tahun sebelumnya.

Berdasarkan hasil riset yang dipublikasikan website niagahoster dalam buku “6 Kiat Sukses Melakukan Promosi di Bulan Ramadhan”, konsumen akan banyak mengakses situs belanja online pada 10 hari terakhir menjelang hari raya Idul Fitri, yakni ketika perusahaan sudah mengeluarkan Tunjangan Hari Raya (THR). Sementara itu, pada dini hari, waktu mengakses internet dimulai pada pukul 03.00 – 05.00, yakni pada periode menjelang sahur, selama sahur, dan menjelang subuh. Lalu, pukul 12.00 – 13.00 juga termasuk efektif untuk melakukan promosi karena waktu istirahat yang biasanya digunakan untuk makan siang akan beralih digunakan untuk mengakses internet. Sedangkan pada sore menjelang malam, waktu yang tepat adalah pukul 16.30 – 18.30, karena sebagian kantor memiliki jam kerja yang berakhir lebih awal sehingga orang akan menghabiskan waktu untuk menunggu buka puasa setelah lepas dari pekerjaan dengan mengakses internet.

Selanjutnya di malam hari, orang-orang akan cenderung berhenti mengakses internet saat berbuka dan tarawih sehingga waktu untuk melakukan promosi kembali paling tepat dilakukan pada pukul 21.00 – 23.00. Ini adalah peak time atau waktu yang paling bagus untuk melakukan promosi karena menjelang tidur konsumen akan kembali menghabiskan waktu untuk mengakses internet.

Seiring dengan meningkatnya aktivitas online di bulan Ramadan pada waktu-waktu tersebut, maka pelaku bisnis dan perusahaan dapat memanfaatkan e-mail marketing sebagai media untuk mempromosikan produk-produk terbaru atau menginformasikan mengenai diskon dan penawaran menarik selama bulan Ramadan.

Fitur email marketing ini memungkinkan pelaku bisnis untuk mengukur dan mengevaluasi nilai suatu produk. Evaluasi tersebut dapat dilakukan di waktu tertentu dengan melihat berapa e-mail yang terkirim ke pelanggan serta respons yang muncul dari pelanggan tersebut. Continue reading Lakukan Tips ini agar Bisnis Anda Meningkat di Bulan Ramadan

5
March2018

Pelanggan merupakan satu hal yang sangat penting dalam bisnis, berhasil atau tidaknya suatu bisnis bisa ditentukan oleh bagaimana pelanggan merasa puas terhadap produk serta pelayanan yang dihadirkan. Maka dari itu, menciptakan kepuasan dan loyalitas pelanggan haruslah menjadi prioritas yang harus dilakukan bagi pelaku usaha. Membangun loyalitas pelanggan tentu bukan hal yang mudah, membuat pelanggan tetap setia pada Anda ditengah-tengah banyaknya saingan membuat Anda harus lebih memahami bagaimana cara mempertahankan pelanggan. Untuk itu Docoblast akan memberikan tips untuk mempertahankan pelanggan Anda: Continue reading Cara Mempertahankan Loyalitas Pelanggan

20
April2017

Hingga saat ini, email masih menjadi alat komunikasi paling efisien untuk berkomuikasi dengan para costumer. Sebuah survey membuktikan bahwa perusahaan yang memakai email marketing dapat menghasilkan 50% leads (orang yang tertarik pada produk atau jasa anda) lebih besar dengan 33% pengeluaran lebih rendah. Menurut MarketingProfs, pada dasarnya standar open rate sebuah email marketing adalah 11-15% dengan Click-Through Rate (CTR) sebesar 2.5%, namun, masih banyak email marketing yang tidak mencapai rata-rata tersebut. Meningkatkan open rates pada email marketing menjadi sebuah tantangan bagi seluruh pengguna jasa email marketing, maka dari itu Docoblast akan menyediakan tips-tips untuk meningkatkan open rates email marketing anda.

Sumber: frog-dog.com/
  1. Personalisasi dan penggunaan bahasa

Personalisasi email marketing menjadi daya tarik tersendiri untuk memikat penerima email membuka dan membaca email anda, pilih personalisasi yang simple namun juga strategis untuk bisnis anda. Untuk pengguaan bahasa, gunakan bahasa yang mudah dimengerti namun tetap sopan. Tulislah email seakan-akan anda mengajak dan merangkul si penerima email. Hal itu akan membuat penerima merasa spesial dan selalu membuka email marketing anda setiap waktu.

  1. Perhatikan subjek email

Subjek email adalah suatu faktor yang sangat penting dalam penentuan open rates email, seberapa bagus personalisasi yang anda buat dan seberapa menarik subjek email tersebut akan menaikan atau malah menurunkan open rates anda. Survey menunjukan sekitar 35% penerima email akan membuka email berdasarkan subjek email. Maka dari itu pastikan subjek email dibuat secara ringkas, namun mewakili apa yang anda ingin sampaikan. Selain itu, pilihlah judul yang menarik, kuat namun tanpa menggunakan istilah-istilah spamming. Istilah spamming hanya akan membuat email si penerima meletakan email anda di folder spam.

  1. Sesuaikan frekuensi pengiriman email

Saat anda mengirimkan email kepada calon penerima email, mungkin anda pernah berpikir seberapa sering sebaiknya ada mengirim email. Apakah terlalu sering akan membuat si penerima terganggu? Atau apakah teralu jarang akan membuat si penerima menjadi lupa terhadap anda? Sebenarnya frekuensi bisa anda ketahui dengan menggunakan tes atau segmentasi yang anda lakukan untuk mengetahui bagaimana keinginan mereka. memberikan pilihan kepada penerima tentang seberapa sering ia ingin menerima email dari anda, dan kurangi frekuensi pengiriman anda kepada penerima yang tidak membuka email anda.

Tips-tips diatas dapat anda terapkan dalam email marketing anda untuk meningkatkan open rates pada email marketing anda. Untuk mendukung kebutuhan anda terhadap email marketing, Docoblast menyediakan free email marketing sebagai alat untuk membantu anda berinteraksi dengan para pelanggan secara lebih baik.