Category Archives: Spam

Semua informasi yang berkaitan dengan folder ataupun email spam

29
August2016
kesalahan dalam email marketing
kesalahan dalam email marketing

Email marketing sudah menjadi salah satu media komunikasi yang memudahkan pebisnis untuk berhubungan langsung dengan konsumennya. Mulai dari pengenalan produk yang ditawarkan hingga untuk mempertahankan konsumen dapat dilakukan dengan menggunakan email marketing. Melihat banyaknya keuntungan yang didapatkan para pelaku usaha dari aktivitas email marketing, tentunya Anda harus berhati-hati agar tidak melakukan kesalahan dalam email marketing, meskipun kesalahan tersebut relatif kecil. Hal ini perlu Anda perhatikan agar email marketing yang Anda kirimkan tidak mengecewakan calon konsumen Anda. Lalu, kira-kira hal apa saja yang perlu Anda ketahui untuk menghindari kesalahan dalam email marketing? Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dihindari untuk meminimalisir kesalahan dalam email marketing.
Continue reading Hindari Cara Ini dalam Email Marketing

29
July2016
email spam di gmail
email spam di gmail

Apakah Anda sebagai pebisnis sering menggunakan email dalam kegiatan bisnis Anda ? Pernahkah Anda mengalami email yang Anda kirimkan dikategorikan spam oleh Gmail? Kira-kira apa ya penyebabnya? Artikel ini akan membantu Anda untuk mengetahui alasan email spam di Gmail. Selengkapnya, mari simak terus artikel ini.

EMAIL SPAM DI GMAIL

Gmail selaku layanan surat elektronik milik google ternyata secara otomatis akan membantu mengidentifikasi email spam di gmail  yang berupa  virus mencurigakan, menemukan pola di seluruh pesan, dan belajar dari apa yang umumnya ditandai oleh pengguna Gmail.
Continue reading 7 Alasan Email Spam di Gmail

13
November2015
Sejarah Email Spam
Sejarah Email Spam

Komersialisasi internet dan integrasi email sebagai sarana komunikasi memiliki wajah lain, masuknya informasi yang tidak diinginkan. Ketika internet mulai mendapatkan popularitas di awal 1990-an, hal tersebut cepat diakui sebagai alat iklan yang sangat baik. Praktik yang sebenarnya tanpa biaya, seseorang dapat menggunakan internet untuk mengirim email ke ribuan orang. Pesan sampah yang tidak diminta itu yang kemudian disebut spam. Sejarah email spam tentu terkait dengan sejarah email. Continue reading Sejarah Email Spam

18
June2015
Fitur Unsubscribe
Fitur Unsubscribe

Jangan Pernah Meremehkan Unsubscribe Link

Jika pelanggan kita mengeklik tautan untuk berhenti berlangganan, hampir bisa dipastikan bahwa kita akan kehilangan pelanggan. Namun, hal itu juga dapat membuat kita berpikir lebih dalam tentang mengapa banyak pelanggan yang melakukan unsubscribe terhadap layanan yang tersedia. Ada banyak cara untuk menghindari opt-out (nama lain berhenti berlangganan – pen), tetapi tidak ada cara yang benar-benar tepat untuk menempatkan (atau bahkan menghilangkan) unsubscribe link yang dapat menyelamatkan kita dari klien yang mulai hilang ketertarikan pada servis atau produk kita. Continue reading Pentingnya Unsubscribe Link

15
June2015
Tes Contact List
Tes Contact List

Contact list email itu jika diibaratkan susu, keduanya sama-sama tidak tahan lama. Bahkan pada kenyataannya, contact list yang membusuk (usang) bisa menyebabkan banyak hal buruk, berbeda dengan susu basi yang mungkin hanya menyebabkan mual-mual. Contact list yang buruk bisa membuat pesan-pesan kita menjadi hampir tidak mungkin masuk ke dalam inbox para customer potensial.

Continue reading Seberapa Sehat Contact List Kita?

12
June2015
10 Tips Dasar untuk Menghindari Folder Spam
10 Tips Dasar untuk Menghindari Folder Spam

Ketika Anda menelusuri blog ini, Anda akan sering menemukan topik tentang deliverabilitiy email. Mengapa kami terus mengungkit hal ini, karena deliverability merupakan poin yang sangat krusial bagi kesuksesan email marketing, baik jangka panjang maupun pendek. Mirip dengan Google yang terus meningkatkan algoritma pencariannya untuk memberikan hasil terbaik, kami juga terus membenahi deliverability dan memastikan bahwa email klien sudah terkirim. Karena itu, kami membagikan beberapa petunjuk untuk membantu memastikan bahwa email Anda mencapai Inbox.

Continue reading 10 Tips Dasar Untuk Menghidari Folder Spam

29
May2015
Penjelasan tentang sender score
Penjelasan tentang sender score

Sekilas email marketing kelihatan seperti hal yang mudah dilakukan bagi strategi inbound marketing Anda. Tulis email yang bagus, tambahkan beberapa gambar menarik, kirimkan ke contact list optin Anda, dan perhatikan customer berdatangan.

Bahkan jika semudah itu, tahapan yang sering diremehkan oleh para pelaku marketing adalah betapa sulitnya untuk mendapatkan email yang benar-benar masuk ke dalam inbox penerima. Kelihatannya sepele, tetapi ada puluhan bagian yang terlibat dalam keterkiriman email, dan bagian yang paling besar adalah reputasi IP pengirim email.

Untungnya, ada sebuah layanan yang memiliki  sebuah sistem bernama Sender Score (Skor Pengirim), yang memberikan Anda informasi tentang reputasi IP Anda sebagai seorang pengirim email.

Sudahkah Anda memeriksa Sender Score Anda? Jika Anda tahu Sender Score Anda, apakah Anda mengerti apa artinya bagi reputasi Anda sebagai pelaku email marketing? Jika Anda tertarik dengan reputasi Anda sebagai pengirim email, teruslah baca artikel ini untuk mempelajari segala sesuatunya yang Anda perlu ketahui tentang Sender Score.

Apa itu Sender Score?

Sender Score adalah sebuah layanan gratis, dimana algoritma Sender Score memberi rating terhadap reputasi setiap alamat IP server mail dengan skala 0-100. Dengan mengumpulkan data dari lebih 60 juta mailbox di ISP-ISP besar mereka merekam apakah orang sering melakukan unsubscribe atau melaporkan spam dari pengirim email tertentu, dan kemudian memberikan skor pengirim berdasarkan pemantauan tersebut. Sender Score Anda akan terus berubah tergantung pada kebiasaan mengirim email Anda dan respon dari para penerima.

Sender Score adalah sebuah angka penting untuk tetap berada di posisi teratas, karena mail servers akan sering memeriksa Sender Score Anda sebelum memutuskan apa yang akan mereka lakukan terhadap email Anda. Semakin rendah Sender Score Anda, maka semakin sulit untuk email Anda masuk ke inbox seseorang. Ada banyak hal yang bisa berdampak pada keterkiriman email Anda, tetapi laporannya menyatakan bahwa 83% email tidak terkirim ke inbox, disebabkan karena reputasi pengirim yang buruk.

Bahkan jika sebuah jaringan email atau ISP tidak menelusuri Sender Score Anda untuk menentukan apakah mereka akan mengirimemail Anda atau tidak, namun faktor-faktor yang digunakan dalam menentukan Sender Score Anda mirip dengan yang digunakan oleh jaringan-jaringan email dan ISP untuk menentukan reputasi pengirim Anda. Oleh karena itu, skor ini merupakan alat reputasi pengirim email yang sangat baik dan gratis untuk memastikan Anda menyadari dan memiliki kesempatan untuk memperbaiki setiap masalah keterkiriman.

Bagaimana Menginterpretasi Skor?

Skor dihitung rata-rata 30-hari dan mengindikasikan ranking sebuah alamat IP terhadap alamat IP lainnya. Semakin skor Anda mendekati 0, maka semakin buruk reputasi Anda, dan jika skor Anda mendekat 100, maka itu berarti reputasi Anda sangat baik.  Sekarang mari kita uraikan item-item yang dijadikan dasar dalam menilai skor Anda:

  • Keluhan: Bagaimana keluhan-keluhan tentang sebuah alamat IP dibanding dengan semua alamat IP lainnya. Tingkat keluhan dihitung sebagai jumlah keluhan dibagi dengan jumlah email yang diterima, dan skor keluhan adalah ranking yang didasarkan pada tingkat keluhan yang Anda terima.
  • Volume: Meskipun bukan satu-satunya indikasi bahwa reputasi pengirim baik atau buruk, namun ini adalah bagian penting dari algoritma keseluruhan. Sebagai contoh, sebuah alamat IP yang mengirim 100 pesan dan menerima 99 keluhan mungkin baik-baik saja.
  • Reputasi Eksternal: Bagaimana kinerja alamat IP dibanding semua alamat IP lainnya dalam hal beragam blacklist dan whitelist eksternal.
  • Pengguna yang tidak diketahui: Tingkat pengguna yang tidak diketahui diambil langsung dari log SMTP masuk dari ISP-ISP yang berpartisipasi, dengan menelusuri seberapa sering alamat IP mencoba mengirim sebuah pesan ke alamat email yang tidak ada.
  • Ditolak: Ini merepresentasikan seberapa sering email mengalami bounce dibanding dengan alamat IP lain.
  • Diterima: Jumlah pesan email yang diterima untuk pengiriman, jumlah ini dinyatakan sebagai jumlah pesan yang dilihat dikurangi jumlah pesan yang ditolak.
  • Persentase Diterima: Rasio alamat email yang diterima untuk pengiriman dibandingkan dengan pesan-pesan email yang dicoba untuk dikirim. Ini adalah jumlah pesan yang diterima untuk pengiriman, dibagi dengan jumlah pesan yang dilihat.
  • Persentase Pengguna Yang Tidak Diketahui: Rasio antara pengguna yang tidak diketahui, atau alamat email yang tidak valid, dibandingkan dengan jumlah email yang dilihat.

Jadi, skor yang baik itu seperti apa? Jika skor Anda di atas 90, maka selamat! Itu adalah Sender Score yang sangat baik. Jika skor Anda antara 50 – 80, maka ada sesuatu yang tidak beres. Jika skor Anda kurang dari 50, berarti kemungkinan besar Anda adalah tukang spam.

Apa yang Harus Dilakukan jika Memiliki Sender Score yang Buruk?

Penjelasan Tentang Sender Score
Apa yang Dilakukan Saat Memiliki Sender Score yang Buruk

Langkah pertama adalah mengetahui berapa skor Anda. Mungkin butuh beberapa beberapa bulan atau beberapa tahun untuk memperbaiki Sender Score yang rendah, sehingga semakin cepat Anda mengetahui masalahnya maka semakin baik. Ada beberapa aspek dari email marketing yang perlu Anda periksa dan mungkin perlu diubah untuk memperbaiki Sender Score dan tingkat keterkiriman email, berikut beberapa hal yang dipertimbangkan oleh Sender Score:

  • Volume Pengiriman Email Tidak Konsisten
    Jika volume pengiriman email meningkat konstan, skor akan mempertahankan angka yang baik. Akan tetapi, jika Anda mengirim 5.000 email pada hari Senin, 200 pada hari Jumat, dan tidak ada selama seminggu, dan kemudian 15.000, maka Anda kemungkinan besar akan dikategorikan mengirim volume email yang tidak konsisten.
  • Frekuensi Mengirim
    Seperti halnya volume kiriman yang harus konsisten, begitu juga dengan frekuensi email Anda diterima. Mengirim email setiap hari, setiap dua hari, setiap minggu – seberapapun yang Anda butuhkan, Pastikan Anda tidak hanya terjun satu kali lalu meninggalkannya selama satu bulan, lalu kemudian muncul kembali dan berharap tidak mendapatkan hukuman. Ketika Anda menyempurnakan email marketing Anda, Anda akan mampu mengetes frekuensi pengiriman email yang optimal untuk para penerima Anda.
  • Alamat IP Yang “Dingin”
    Jika Anda baru dalam email marketing, Anda mungkin telah mengabaikan untuk menghangatkan alamat IP Anda. Mulailah email marketing dengan sebuah alamat IP baru dengan kumpulan-kumpulan kecil yang terdiri dari orang-orang terbaik dalam contact  list Anda – Anda tahu, orang-orang yang suka dengan Anda dan tidak akan menandai Anda sebagai SPAM atau unsubscribe dari komunikasi-komunikasi dengan Anda. Perlahan-lahan tingkatkan jumlah orang yang Anda kirimi email untuk menghangatkan IP Anda dan buktikan Anda adalah pengirim yang aman.
  • Blacklist
    Ada sekitar 50 blacklister  di luar sana yang telah diketahui sebagai alamat IP penebar spam. Return Path juga menyediakan layanan untuk melihat apakah Anda ada di dalam blacklist tersebut.Dengan mengasumsikan Anda adalah pelaku email marketing kompeten yang tidak mengetahui beberapa aturan untuk keterkiriman email yang baik, silakan kunjungi situs-situs yang mem-blacklist Anda untuk berkonsultasi tentang apa yang diperlukan untuk melepaskan Anda dari blacklist. Jika Anda menghubungi mereka untuk penghapusan dari blacklist, mereka akan membantu Anda memahami mengapa Anda di-blacklist dan apa yang Anda dapat lakukan untuk meningkatkan metode-metode email marketing.
  • Terjebak dalam Perangkap Spam
    Jebakan spam adalah sebuah alamat email yang dulunya valid, tetapi sekarang tidak lagi, sehingga akan mengumpulkan pemberitahuan hard bounce ketika Anda mengirimkan email kepada mereka. Akan tetapi, ketika sebuah server email kecil melihat trafik yang konsisten menuju email mati tersebut, maka mereka bisa mengubah email tersebut menjadi jebakan spam yang akan berhenti mengembalikan hard bounce, tetap menerima pesan lalu melaporkan pengirim sebagai penebar spam.Pesan moralnya adalah jika Anda tidak memantau hard bounce Anda dan tidak menghapusnya dari contact  list aktif Anda, maka Anda bisa dipersepsi sebagai tukang spam.
  • Laporan SPAM
    Terakhir, jika para penerima email menganggap Anda adalah tukang spam dan mengidentifikasi Anda melalui sebuah laporan SPAM, maka reputasi pengirim Anda akan rusak. Periksa seberapa sering email Anda ditandai sebagai SPAM – biasanya yang masih bisa diterima adalah 1 diantara setiap 1000 pengiriman email.

Ada beberapa faktor lain untuk membuat email Anda masuk ke dalam inbox penerima seperti konten email Anda, infrastruktur email dan lainnya. Tetapi jika Anda ingin memulai email marketing secara tepat, pembentukan dan penjagaan reputasi pengirim email  yang  baik merupakan salah satu kualitas paling penting dalam program email marketing Anda.

Bukan DocoBlast customers? Mulai kampanye Anda dengan free email marketing sekaligus Unlimited Contact yang bisa Anda bangun dan kirim!

22
April2015
Panduan Can SPAM Act
Panduan Can SPAM Act

Jika Anda menggunakan email marketing untuk bisnis, maka Anda harus memberi perhatian pada undang-undang CAN-SPAM Act. Undang-undang yang sudah berlaku di beberapa negara ini mengatur persyaratan email komersial, memberi hak kepada penerima email untuk mengentikan Anda mengirimi mereka email, dan memberikan hukuman jika ada pelanggaran.

CAN-SPAM Act mencakup semua pesan komersial, yang didefinisikan sebagai “setiap surat eletronik yang tujuan utamanya bersifat komersial atau promosi sebuah produk atau jasa,” termasuk juga email yang mempromosikan konten pada website komersial. Aturan ini juga tidak memberi pengecualian untuk email B2B.

Kabar buruknya, setiap email yang melanggar CAN-SPAM Act dikenakan hukuman denda hingga $16,000, sehingga ketidakpatuhan terhadap aturan ini harus dibayar sangat mahal. Kabar baiknya, mengikuti aturan ini tidak sulit. Berikut syarat-syarat utama CAN-SPAM:

  1. Jangan gunakan informasi header yang palsu atau menyesatkan.

From,” “To,” “ReplyTo,” dan informasi routing – termasuk nama domain sumber dan alamat email – harus akurat dan mengindikasikan orang atau bisnis apa yang mengirim pesan tersebut.

  1. Jangan gunakan subject email yang menipu.

Subject email harus – secara akurat – mencerminkan konten pesan yang dikirim.

  1. Indikasikan pesan sebagai sebuah iklan.

Anda harus menyampaikan secara jelas bahwa pesan Anda adalah sebuah iklan.

  1. Beritahu penerima dimana lokasi Anda.

Pesan Anda harus mencakup alamat fisik yang valid. Ini bisa berupa alamat jalan.

  1. Beritahu penerima bagaimana caranya jika tidak ingin lagi menerima email dari Anda.

Pesan Anda harus mencakup penjelasan bagaimana penerima bisa berhenti mendapatkan email dari Anda. Buat link unsubscribe sedemikian rupa sehingga mudah dikenali, dibaca, dan dipahami oleh orang-orang pada umumnya.

Anda bisa memainkan ukuran, warna dan lokasi secara kreatif agar tetap terlihat jelas. Anda bisa membuat menu untuk memungkinkan penerima berhenti berlangganan tipe pesan tertentu, tetapi Anda harus memasukkan opsi untuk menghentikan semua pesan komersial dari Anda. Pastikan filter spam Anda tidak memblokir permintaan unsubscribe tersebut.

  1. Merespon permintaan berhenti berlangganan dengan cepat.

Setiap mekanisme unsubscribe yang Anda tawarkan harus mampu diproses sekurang-kurangnya 30 hari setelah Anda mengirim pesan konfirmasi. Anda harus mengkonfirmasi permintaan unsubscribe dalam 10 hari kerja.

Anda tidak boleh membebankan biaya, meminta penerima untuk memberikan informasi khusus selain alamat email, atau membuat penerima melakukan tahap lain selain mengirim email balasan. Tapi Anda bisa mengarahkan penerima untuk mengunjungi sebuah page di Internet sebagai syarat untuk menghargai permintaan unsubscribe.

Ketika orang telah mengatakan kepada Anda bahwa mereka tidak ingin lagi menerima pesan dari Anda, Anda tidak diperbolehkan menjual atau mentransfer alamat email mereka, apalagi dalam bentuk contact list.

  1. Memantau apa yang dilakukan orang lain atas nama Anda.

Jika Anda mempekerjakan perusahaan lain seperti Email Service Provider untuk menangani email marketing, Anda tidak bisa lepas tangan. Perusahaan yang produknya dipromosikan dalam email dan perusahaan yang mengirim email tersebut bisa bertanggung jawab secara hukum.

Bagaimana pendapat Anda tentang artikel ini? Share with us!

13
April2015
SPAM
SPAM

Anda bukan tukang spam email. Anda menghargai hubungan dengan customers dan bekerja keras untuk membangun rasa percaya dengan customers Anda.

Tapi meskipun Anda sudah berusaha keras, kadang Anda masih saja mendapati banyak keluhan spam ketika mengirim kampanye email marketing dan mungkin Anda bertanya-tanya bagaimana menghindarinya.

Cara menghindari agar tidak ditandai sebagai spam

Karena laporan spam email biasanya hanya didasarkan pada pendapat si penerima email, yakni seseorang yang menerima email dari Anda, kemudian memutuskan bahwa email itu tidak diinginkannya, kemudian mengklik “lapor sebagai spam”, maka sangat sulit untuk mengetahui apa yang salah dengan email Anda.

Tapi kabar baiknya, ada beberapa tanda peringatan yang bisa diwaspadai saat mengirim kampanye email Anda berikutnya.

Berikut ini adalah 6 kesalahan umum yang harus Anda hindari:

  1. Tidak meminta izin

Orang membuka email dari orang-orang yang mereka kenal, dan mereka akan menghapus atau memberi tanda spam untuk email dari orang-orang yang tidak mereka kenal. Sesederhana itu.

Email marketing yang berbasis-izin merupakan rute terbaik untuk membangun hubungan email marketing yang bertahan lama. Ketika Anda meminta izin, Anda bisa membangun daftar orang-orang yang tertarik dengan bisnis Anda dan senang mendengar berita/informasi dari Anda. Mereka mempunyai peluang lebih besar untuk membuka email, kecil kemungkinan menandainya sebagai spam, dan akan tetap bersama Anda dalam jangka waktu yang lebih lama dibanding kontak yang tidak disertai dengan izin (seperti membeli atau menyewa contact list).

Meminta izin juga membuat Anda selalu patuh pada peraturan perundangan seperti UU CAN-Spam (Controlling the Assault of Non-Solicited Pornography and Marketing).

  1. Menyembunyikan identitas

Bahkan jika Anda sudah meminta izin, jika orang tidak bisa mengenali bahwa email yang mereka terima datang dari Anda, mereka masih bisa menandai email Anda sebagai spam.

Salah satu solusi mudah bagi masalah ini adalah menggunakan nama pengirim dan alamat email pengirim yang lazim. Jika Anda memiliki alamat email yang menggunakan website bisnis, pilih alamat email tersebut ketimbang email dari akun pribadi.

Solusi mudah lainnya adalah menambahkan branding Anda ke dalam email yang Anda kirim. Cantumkan logo perusahaan Anda di lokasi yang menonjol pada bagian atas email dan pilih warna yang merepresentasikan bisnis Anda.

  1. Mengirim konten yang tidak relevan

Konten email Anda tidak harus konten yang buruk atau ofensif untuk bisa masuk ke dalam kotak spam. Seringkali, pelanggaran terburuk yang bisa Anda lakukan adalah memasukkan konten yang tidak menarik atau tidak relevan bagi orang-orang yang coba Anda jangkau lewat email.

Bahkan jika orang-orang tidak menandai email Anda sebagai spam, jika mereka tidak tertarik dengan apa yang Anda kirim, mereka akan mengirim email Anda ke kotak sampah tanpa berpikir dua kali.

Perhatikan konten apa yang disukai oleh para audiens Anda. Lihat laporan email untuk mengetahui konten mana yang mendapatkan jumlah klik tertinggi. Jika Anda masih belum yakin konten apa yang audiens sukai, tanyakan kepada mereka!

Anda bisa menggunakan survei online untuk mengumpulkan feedback dari audiens Anda atau perbaharui sign-up form dan masukkan opsi-opsi yang bisa dipilih orang ketika mereka mendaftar.

  1. Tidak memenuhi janji

Ketika seseorang mendaftar untuk menerima komunikasi email Anda, mereka melakukan itu dengan harapan akan mendapatkan sesuatu yang bermanfaat. Jika Anda tidak menyampaikan secara jelas tentang manfaat tersebut – atau jika mereka mendaftar untuk sesuatu namun menerima sesuatu yang lain – maka sama saja Anda membuat risiko untuk diri Anda sendiri.

Berikan ekspektasi yang jelas kepada para subscriber sebelum mereka memberikan alamat email-nya. Biarkan mereka tahu seberapa sering mereka akan mendapat berita/informasi dari Anda, jenis informasi apa yang akan mereka terima, dan mengapa mereka perlu subscribe.

Selanjutnya, buat welcome email untuk menegaskan kembali keputusan mereka dan mengingatkan mereka tentang apa yang akan mereka terima.

  1. Membanjiri audiens dengan email

Menjual produk atau jasa merupakan bagian penting dari email marketing, tetapi jika Anda mengirim terlalu banyak bahan promosi Anda justru bisa membuat orang menjauh.

Inilah sebabnya mengapa sangat penting untuk menemukan keseimbangan pada jenis konten yang Anda kirim. Sebagai standar, dianjurkan untuk mengirim konten dengan proporsi 80% konten informatif/bermanfaat dan 20% promosi.

Ketika Anda memasukkan konten promosi, pastikan bahwa konten itu dikirim pada momen yang tepat dan relevan dengan orang yang Anda sedang coba untuk jangkau. Orang cenderung lebih terbuka terhadap promosi jika itu membantu mereka memecahkan sebuah masalah yang mereka hadapi pada saat itu.

Terakhir, tetap awasi frekuensi mengirim Anda secara keseluruhan. Bahkan beberapa email yang disusun rapi dengan konten bermanfaat bisa dianggap sebagai spam jika Anda mengirimnya terlalu sering.

  1. Mempersulit untuk berhenti belangganan

Seringkali, orang-orang akan menandai email sebagai spam karena mereka hanya ingin berhenti berlangganan dan keluar dari contact list.

Walaupun kurang menyenangkan, orang-orang yang tidak tertarik menerima email Anda lebih baik diberi pilihan untuk berhenti berlangganan ketimbang mencoba untuk mempertahankan mereka pada contact list Anda.

Di dalam sebagian besar email marketing yang dikirim, terdapat tautan unsubscribe yang umumnya berada di bawah pesan. Selain itu, pastikan Anda memantau inbox dari alamat yang Anda gunakan untuk mengirim kampanye email, karena mungkin ada beberapa orang yang meminta untuk dikeluarkan dari daftar penerima email Anda. Sekali lagi, membiarkan beberapa orang keluar dari daftar email Anda jauh lebih baik daripada Anda ditandai sebagai tukang spam.

Jika Anda berfokus untuk memberikan manfaat/nilai kepada audiens email Anda dan telah mengambil tindakan-tindakan yang tepat untuk meminta izin, maka Anda sudah di jalur yang benar untuk menghindari keluhan spam.

Bukan DocoBlast customers? Mulai kampanye email Anda dengan Unlimited Contact yang bisa Anda bangun dan kirim !

7
November2013

Sebagai pengguna email tentunya sudah tidak asing lagi (atau mungkin bosan) dengan kiriman email spam. Spam mailatau email spam adalah email yang berisi pesan-pesan yang tidak berhubungan yang umumnya berisi iklan promosi dll. Terkadang email spam tersebut dapat berjumlah sangat banyak sehingga cukup merepotkan untuk menghapus mereka setiap hari terlebih karena email mereka digabung dengan email asli kita.
Selain anda harus memahami CAN-Spam Act dan alasan-alasan mengapa email anda masuk spam. Pada tulisan ini juga akan dibahas cara – cara yang dapat anda lakukan untuk mencegah atau setidaknya meminimalisir masuknya email anda ke dalam kategori spam.

Continue reading Cara Mudah mencegah Email anda tidak masuk SPAM