Category Archives: Open Rate

Semua hal yang berkaitan dan mempengaruhi tingkat keterbukaan sebuah email

18
May2015
Tips untuk Menulis Email yang Dibuka, Dibaca, dan Diklik
Tips untuk Menulis Email yang Dibuka, Dibaca, dan Diklik

Apakah terasa seperti tantangan besar untuk membuat orang membuka dan membaca email Anda? Dan kemudian melanjutkan dengan mengklik?

Seharusnya tidak sesulit itu. Berikut ini adalah tips penting untuk menulis emailemail yang akan dibuka, dibaca, dan diklik.

Siap?

Bagaimana membuat email yang ditunggu-tunggu

Pertanyaan cepat:

Email mana yang paling Anda nantikan untuk terima: sebuah email dari teman terbaik Anda atau sebuah email dari suatu perusahaan? Dan yang mana diantara dua email ini yang Anda lebih pilih untuk dibaca?

Pilihan mudah, bukan?

Jadi, ketika Anda mengirim email ke orang-orang yang ada dalam list Anda, apa yang Anda lakukan? Apakah Anda menulis seolah-olah Anda sedang menyapa kerumunan orang yang begitu banyak? Apakah Anda menulis sama seperti yang dilakukan oleh bagian marketing perusahaan secara masif?

Jika Anda ingin para subscriber menantikan emailemail Anda, maka Anda harus mempertimbangkan untuk berperilaku lebih seperti seorang teman.

Anda kenal, suka, dan mempercayai teman Anda, bukan?

Cobalah menulis email yang sedikit berbeda dengan email perusahaan, dan buat desain email yang minimalis. Buat tulisan dengan gaya bahasa yang lebih casual namun tetap menjaga respek.

Ikuti 8 langkah esensial berikut ini untuk menulis email yang ramah dan tidak sabar dinanti oleh pembaca.

  1. Jangan bicarakan tentang list Anda. Berhenti membicarakan tentang para subscriber Anda. Menulislah seolah-olah Anda sedang mengirim email ke satu orang saja. Hal itu akan membuat email Anda lebih personal.
  2. Berhenti membuang-buang waktu orang. Kirim email hanya jika Anda punya sesuatu yang benar-benar bernilai atau bermanfaat untuk disampaikan.
  3. Bermanfaat. Jangan mengirim email hanya saat Anda butuh sesuatu dari pembaca Anda. Jadilah orang yang bermanfaat, murah hati, ramah, dan seperti teman sejati.
  4. Gunakan nama asli Anda sebagai pengirim. Cantumkan nama dan reputasi pada bagian nama pengirim. Itu tentu lebih bersifat personal, bukan?
  5. Bisa dipercaya. Biarkan orang tahu apa yang Anda harapkan. Ya, pesan-pesan penjualan harus menjadi bagian dari email marketing Anda, itu tidak jadi masalah. Perjelas tentang itu ketika mereka melakukan pendaftaran.
  6. Jangan terkesan berlebihan. Jangan merasa sungkan untuk mempersonalisasi email, tetapi jangan mengulang-ulang nama orang terlalu sering, karena itu membuat Anda terdengar seperti robot call center.
  7. Berada di pihak pembaca. Ingatkan orang bahwa mereka tidak sendiri. Katakan kepada mereka Anda memahami masalah-masalah mereka. Berempatilah dengan mereka, dan tanyakan bagaimana Anda bisa membantu mereka.
  8. Berikan reward karena membaca. Pastikan orang mendapatkan manfaat dari membaca emailemail Anda. Bagaimana caranya? Bagikan tips yang bermanfaat. Buat mereka merasa lebih baik. Buat mereka terinspirasi.

Bagaimana membuat email Anda dibuka

menulis email yang akan dibuka
menulis email yang akan dibuka

Kebanyakan inbox selalu penuh dengan emailemail yang tidak menarik dan membosankan.

Emailemail yang Anda kirim akan mudah tenggelam dalam inbox yang selalu dipenuhi kiriman email dari seluruh dunia. Dan fitur Gmail tabs telah menjadikan Anda lebih sulit lagi untuk bisa diperhatikan.

Satu-satunya cara adalah bagaimana Anda menulis subject email menarik yang membuat Anda menonjol, yang memikat orang untuk membuka email Anda.

Subject email perlu menarik perhatian, sama seperti headline. Berikut 8 tips tentang hal tersebut:

  1. Janjikan sesuatu yang baik.Jika orang tahu secara khusus apa yang akan mereka pelajari atau bagaimana Anda akan membuat mereka lebih senang, lebih informan, atau lebih baik dalam bisnis, maka mereka akan penasaran untuk membaca lebih lanjut.
  2. Gunakan kata-kata berenergi. Kata-kata yang bersifat emosional akan menarik perhatian, dan membuat subject email Anda menonjol diantara emails lain dalam inbox.
  3. Gunakan angka. Karena angka-angka seperti 7 atau 33 akan menyita penglihatan.
  4. Rasa penasaran. Jangan takut untuk sesekali menggunakan kata-kata yang tidak biasa. Gelitik rasa ingin tahu pembaca maka mereka akan senang untuk mencari tahu lebih lanjut.
  5. Tekankan kesalahan-kesalahan umum. Karena tidak ada orang yang mau dianggap bodoh.
  6. Berhenti berusaha terlihat pintar. Subject email yang spefisik dan sederhana selalu mengalahkan alternatif-alternatif yang terlihat pintar.
  7. Eksperimen. Jangan selalu menurut pada apa yang sudah ada. Cobalah sesuatu yang baru. Berani tampil beda. Anda akan dikejutkan dengan apa yang berfungsi dan apa yang tidak.
  8. Belajar dari para master. Daftar ke contact list yang hebat dan analisa subject email mereka. Dijamin Anda akan mempelajari sesuatu yang baru.

Anda juga bisa membaca lebih jauh mengenai tips menulis subject email yang baik.

Bagaimana menulis email yang membangun engagement

Menulis email yang membangun engagement
Menulis email yang membangun engagement

Jadi, Anda telah berhasil membuat orang membuka emailemail Anda. Selanjutnya apa? Bagaimana Anda menjaga perhatian mereka? Bagaimana Anda membuat mereka tetap membaca emailemail Anda kata demi kata?

Ikuti 9 tips berikut untuk emailemail yang akan menawan para pembaca:

17. Menulis cepat. Karena dengan menulis cepat antusiasme dan personalitas Anda yang sesungguhnya akan keluar.

18. Singkat. Edit email Anda dengan sangat hati-hati. Email yang panjang dan berat akan menghilangkan minat pembaca. Tantang diri Anda untuk memotong naskah sampai setengahnya di waktu berikutnya Anda mengedit.

19. Tanyakan pertanyaan. Bayangkan melakukan percakapan tatap-muka dengan pembaca Anda. Anda akan menanyakan pertanyaan-pertanyaan pada situasi tersebut, bukan

20. Tambahkan sentuhan personal. Karena Anda sedang mencoba untuk membuat pembaca tahu, suka, dan mempercayai Anda, bukan?

21. Jangan menggunakan salam yang terlihat otomatis. Cobalah gunakan ungkapan-ungkapan seperti salam hangathormat saya, atau jabat erat. Memvariasikan ucapan salam Anda akan membuat Anda terkesan lebih personal.

22. Buat gaya menulis yang natural. Berhenti memikirkan tentang email marketing. Anggap emailemail Anda sebagai sebuah cara untuk berbicara dengan para customer atau pembaca Anda.

23. Tambahkan personalitas. Gunakan kata-kata dan ungkapan-ungkapan yang bisa Anda gunakan saja. Berperilakulah seperti manusia sesungguhnya.

24. Berhenti membosankan. Pahami tanda-tanda dari tulisan yang membosankan. Tulis kalimat yang pendek dan kuat. Upayakan to the point. Dan jangan terpaku pada kaidah-kaidah penulisan formal.

25. Jangan egois. Pedulilah dengan kebutuhan para pembaca Anda.

Bagaimana menjual dalam emailemail Anda

Menjual Dengan Email
Menjual Dengan Email

Anda tidak hanya menulis email untuk bersenangsenang, bukan? Sebagai pemilik bisnis Anda harus menjual untuk bisa bertahan dalam bisnis (suka atau tidak).

Jadi bagaimana cara terbaik untuk menjual tanpa terlihat berlebihan?

Ikuti 8 tips ini untuk mengubah lebih banyak pembaca email menjadi pembeli :

26. Jangan menjual sebelum prospek siap.Jadilah seorang teman dan sumber informasi terpercaya terlebih dahulu; dan pembaca Anda akan lebih siap membeli dari Anda.

27. Soroti manfaat. Jangan menjual produk. Tetapi, juallah manfaat yang ditawarkan kepada customer Anda.

28. Tunjukkan apa yang tidak akan diperoleh pembaca. Kebanyakan orang menghindari risiko. Mereka ingin menghindari ketidaknyamanan, kesalahan, dan komplikasi. Pertimbangkan untuk merumuskan ulang manfaat dari penawaran Anda sebagai sebuah solusi.

29. Bekerja demi tujuan. Ceritakan cerita-cerita menarik yang mengarah ke pesan penjualan Anda.

30. Memberikan tenggat yang jelas. Ini mencegah orang menunda-nunda.

31. Sisipkan banyak link (pada halaman yang sama). Karena ini meningkatkan peluang orang mengklik link tersebut.

32. Memiliki call-to-action yang jelas. Katakan kepada pembaca secara tepat apa yang Anda harap mereka lakukan selanjutnya, dan ingatkan mereka mengapa mereka akan tertarik untuk membeli.

33. Gunakan NB yang kuat. Ingatkan atau ulangi apa yang akan mereka lewatkan jika mereka tidak mengambil penawaran Anda.

Fakta tentang email Anda

Inbox setiap orang selalu menerima banyak email. Tidak ada yang suka menerima lebih banyak email.

Anda seharusnya bangga bahwa orang telah dengan senang hati bergabung dengan list Anda dan senang menerima pesan-pesan Anda. Setiap subscriber telah memberi Anda kepercayaan yang sulit didapat.

Tetapi berhati-hatilah. Jangan pernah mengabaikan perhatian siapapun. Karena waktu setiap orang sangat berharga.

Dari waktu ke waktu, Anda harus membuktikan nilai Anda kepada para subscriber email Anda. Kenali para pembaca Anda dengan sangat baik sehingga Anda bisa berempati dengan masalah-masalah mereka. Tanyakan pertanyaan dan tawarkan bantuan.

Tulislah email seolah-olah Anda sedang mengirim email kepada seorang teman baik, karena di situlah bagaimana orang akan mengetahui Anda, menyukai Anda, dan mempercayai Anda..

Ketika Anda telah mendapatkan ketiga hal ini, berarti Anda telah mendapatkan kemampuan untuk menumbuhkan bisnis Anda.

Siap mencoba langsung? Gunakan free email marketing dengan Unlimited Contact yang bisa Anda bangun dan kirim!

13
May2015
Apa Itu Email Transaksional?
Apa Itu Email Transaksional?

Banyak profesional marketing yang sangat terampil dalam mengirim email kepada calon customers, lalu membuat mereka menjadi seorang customer aktif atau loyalis brand. Akan tetapi, untuk mereka yang baru dalam dunia marketing dan bahkan beberapa pelaku marketing yang sudah lama berkecimpung pun belum sepenuhnya memahami bagaimana membuat email transaksional yang efektif.

Jika Anda bingung, baik karena Anda tidak yakin apa itu email transaksional atau Anda tidak yakin apa perbedaan email transaksional dengan email lainnya, maka tulisan ini sangat tepat untuk Anda.

Apa sebenarnya email transaksional itu? Mengapa email transaksional merupakan bagian penting dari email marketing?

Pertama-tama, email transaksional tidak hanya terkait dengan pelaku marketing e-commerce (ini persepsi yang umum yang salah). Email transaksional adalah email yang dikirim perusahaan kepada kontak, leads, atau customer untuk membantu memfasilitasi atau menindaklanjuti suatu jenis tindakan yang telah dilakukan oleh pengguna di website mereka.

Tetapi jenis tindakan apa yang kita sedang bicarakan di sini? Ya, tindakan itu bisa salah satu dari banyak tindakan. Berikut tindakan-tindakan paling umum yang bisa memicu sebuah email transaksional:

  • Konfirmasi order
  • Email tindak-lanjut setelah men-download sebuah konten – seperti whitepaper atau ebook
  • Email terima kasih karena telah menyelesaikan sebuah tindakan – seperti pengisian sign-up form

Beberapa email transaksional bisa mendorong penerima untuk segera melakukan tindakan, sementara beberapa lainnya hanya berfungsi sebagai konfirmasi dan tidak memerlukan tindakan. Pesan-pesan seperti ini hanya merupakan cara untuk mengkonfirmasi bahwa sesuatu telah terjadi sebagai akibat tindakan pengguna, terkadang bahkan menyampaikan informasi tambahan yang terkait dengan tindakan yang mereka lakukan.

Misalnya, seseorang bisa menggabungkan antara email terima-kasih dengan email untuk promosi – dan bahkan memasukkan upsell, crosssell, atau informasi lain yang membantu menggerakkan penerima lebih jauh ke bawah corong penjualan.

Email Transaksional Memberikan Peluang Marketing yang Besar

Banyak pebisnis mengasumsikan bahwa mereka hanya boleh mengirim email transaksional ke customer ketika customer membeli sesuatu dari bisnis tersebut. Tetapi ingat, Anda tidak harus menjadi seorang pelaku marketing e-commerce untuk mengirim sebuah email transaksional – email seperti ini bisa dikirim untuk setiap transaksi, tidak tergantung pada apakah ada uang yang terlibat atau tidak.

Di situlah dimana peluang besar ada dengan sendirinya bagi pelaku marketing. Email transaksional biasanya dikirim setelah ada tindakan berarti yang dilakukan oleh seorang pengunjung ke website Anda. Sebuah tindakan yang mengindikasikan bahwa mereka mempercayai Anda, tertarik dengan Anda. Inilah sebabnya mengapa emailemail transaksional merupakan salah satu dari email yang memiliki open rate paling tinggi karena penerima tertarik terhadap konten email tersebut.

Jika para penerima membuka emailemail transaksional Anda, maka itu adalah peluang yang sangat besar untuk memberikan informasi tambahan yang Anda ingin beri tahu kepada para pembaca tersebut tentang perusahaan Anda.

Bukan DocoBlast customers? Gunakan free email marketing dengan Unlimited Contact yang bisa Anda bangun dan kirim!

16
April2015
Membuat Subject Email yang Baik
Membuat Subject Email yang Baik

Ada pepatah yang bilang “don’t judge a book by its cover”. Akan tetapi, kalau dikaitkan dengan email, semua orang akan langsung membuat keputusan hanya dengan melihat subject  email.

Subject email yang baik bisa memberikan dampak kuat kepada pembaca.

Kata-kata yang Anda pilih untuk subject email bisa memiliki dampak besar terhadap terbayar atau tidaknya kerja keras yang telah Anda lakukan dalam menyusun email tersebut. Continue reading 12 Tips Menyusun Subject Email Yang Baik

13
April2015

Tingkatkan open rate dengan sederhana

Anda telah melakukan segala sesuatunya dengan benar. Anda telah membuat konten email marketing yang menarik, menambahkan call-to-action yang efektif dan sudah menemukan formula yang tepat untuk subject email. Akan tetapi, masih ada sesuatu yang salah! Open rate  email (persentase terbacanya email) belum juga mengalami peningkatan dan bahkan mulai terasa bahwa ada sejumlah kontak yang tidak pernah membuka email Anda.

Continue reading Tingkatkan Open Rate Email dengan Cara yang Sederhana