Category Archives: Subject Email

Memuat segala informasi dan tips untuk membuat subject email yang baik

28
December2015
Tips Membuat Subject Line
Tips Membuat Subject Line

Ketika ingin membuat subject line, banyak dari kita yang tidak tahu di mana, bagaimana, dan apa yang terbaik untuk memulainya. Jangan lupa pula untuk mempertimbangkan hal-hal yang dapat membantu membuat subject line agar tampak mobile friendly. Tujuannya untuk memudahkan jerih payah kita agar seseorang membuka email yang kita kirimkan. Continue reading Tips Membuat Subject Line Agar Tampak Mobile Friendly

9
June2015
12 Contoh Email Marketing Yang Baik
12 Contoh Email Marketing Yang Baik

Biasanya kita memerlukan inspirasi untuk melakukan pekerjaan kita dengan lebih baik. Tidak jadi masalah apakah Anda seorang master marketing dan memahami teknologi yang terus berkembang atau seorang pemula yang baru saja memulai marketing, kita semua memerlukan contoh-contoh yang luar biasa. Ini akan membantu kita lebih kreatif, menjadikannya sebagai eksperimen, dan meningkatkan marketing kita sendiri.

Biasanya inspirasi mudah didapat karena kebanyakan konten marketing bisa diakses semua orang. Anda bisa mencari di internet atau di jejaring sosial untuk melihat apa yang sedang diperbincangkan oleh koneksi-koneksi Anda.

Tetapi ada satu saluran marketing yang benar-benar sulit untuk menemukan contoh yang baik, yaitu email. Tidak ada yang biasa tentang email – umumnya Anda perlu berlangganan dulu ke sebuah contact list untuk menemukan contoh-contoh email yang bagus. Bahkan jika Anda sudah subscribe ke emailemail yang bagus, mereka sering memborbardir Anda hari demi hari, sehingga cukup sulit untuk menemukan yang luar biasa diantara emailemail itu.

Karena cukup sulit untuk menemukan contoh-contoh email marketing yang baik, maka artikel kali ini akan menyediakannya untuk Anda. Silahkan baca terus untuk menemukan sejumlah email yang keren dan mengetahui hal-hal apa yang membuatnya luar biasa – atau cukup scroll ke bawah untuk mendapatkan kesan umum dari masing-masing contoh.

Berikut ini adalah 12 contoh email marketing terbaik yang kami kutip dari HubSpot:

1. Warby Parker

Subject dari email ini adalah: “Uh-oh, your prescription is expiring.

Contoh email dar Warby Parker
Contoh email dar Warby Parker

Ini adalah contoh pemicu email yang cerdas. Anda akan senang karena Warby Parker mengingatkan Anda tentang resep kacamata yang akan segera kadaluarsa dan perlu diperbaharui.

Lihat juga cara marketing mereka dibagian bawah email: Jika Anda tidak tahu ke mana harus pergi untuk memperbaharui subscription Anda, maka informasi bagi seorang optometris (pemeriksa mata) tepat dalam email. Dengan begitu seolah-olah tidak ada alasan untuk tidak berbelanja kacamata yang baru.

2. Charity: Water

Saat orang berbicara tentang email marketing, banyak dari mereka yang lupa menyebutkan email transaksional. Ini adalah jenis email otomatis yang masuk ke dalam inbox Anda setelah melakukan tindakan tertentu di sebuah website. Kontennya bisa apa saja mulai dari mengisi sebuah form sampai membeli sebuah produk.

Ketika seseorang menyumbang ke sebuah proyek, uang yang mereka sumbangkan akan menempuh banyak rute terlebih dahulu. Kebanyakan kegiatan amal tidak menjelaskan tentang rute tersebut sama sekali – Charity: Water menggunakan emailemail otomatis untuk menunjukkan kepada donor bagaimana uang yang mereka berikan mengalir dari waktu ke waktu. Dengan timeline proyek dan jadwal yang menyertai, walaupun Anda tidak benar-benar membaca email – Anda langsung tahu dimana Anda berada dalam proses keseluruhan.

contoh email dari Charity: water
contoh email dari Charity: water

3. BuzzFeed

Pertama-tama, BuzzFeed memiliki subject email yang ditulis dengan keren dan teks pra-tampil (teks berwarna abu di samping subject email). Subject email yang digunakan selalu singkat dan memikat – yang cocok sempurna dengan konten BuzzFeed. Banyak yang sangat suka dengan ide teks pra-tampil yang melengkapi subject email.

Sebagai contoh, jika subject email adalah pertanyaan, maka teks pra-tampilnya adalah jawaban. Atau jika subject email adalah sebuah perintah (seperti contoh di bawah), maka teks pra-tampilnya tampak seperti pikiran logis berikutnya setelah teks tersebut:

contoh email 3
Subject email

 

Ketika Anda membuka email, isinya juga luar biasa. Perhatikan teks alternatif yang terdapat dimana logo BuzzFeed dan gambar pertama seharusnya berada. Email tersebut masih menyampaikan apa yang ingin disampaikan – dan terlihat sangat baik – terlepas dari apakah Anda mengaktifkan gambar atau tidak. Ini adalah sesuatu yang harus ada dalam setiap email marketing .

Tanpa gambar:

Contoh email BuzzFeed tanpa gambar
Contoh email BuzzFeed tanpa gambar

Dengan gambar:

Contoh email BuzzFedd dengan gambar
Contoh email BuzzFedd dengan gambar

4. Canva

Yang menarik dari email Canva adalah kesederhanaannya. Ketika email tersebut muncul dengan konsep desain baru, mereka memungkinkan para subscriber mereka tahu dengan mengirimkan sebuah email seperti yang Anda lihat di bawah ini.

 

Contoh email dari Canva
Contoh email dari Canva

Masing-masing memberikan deskripsi singkat, menunjukkan pra-tampil, dan kemudian mendorong pembaca untuk mencobanya sendiri.

5. Birchbox

Subject email yang berasal dari layanan subscription produk kecantikan Birchbox berbunyi: “Kami Melupakan Sesuatu di Box Februari Anda!

Tentu saja, mereka sebenarnya tidak lupa untuk memberikan kode diskon tersebut dalam box nya – tetapi itu adalah sebuah cara cerdas untuk mendapatkan perhatian.

Contoh email BIRCHBOX
Contoh email BIRCHBOX

6. Cook Smarts

Perusahaan ini mengirim resep masakan enak dalam bentuk rencana hidangan ke dalam inbox subscriber setiap minggu. Email yang dikirim memiliki layout yang sangat apik: Setiap email mengandung tiga sesi berbeda (satu untuk menu, satu untuk tutorial dapur, dan satu untuk tip). Ini berarti Anda tidak harus mencari sendiri bagian paling menarik dari tulisan-tulisan blog mereka – Anda tahu persis dimana harus mencari setelah satu atau dua email.

Selain itu ada ajakan  “Forward To A Friend” pada bagian kanan atas email. Email seperti ini sangat mungkin untuk di-forward banyak orang.

Contoh email Cook Smart
Contoh email Cook Smarts

7. Dropbox

Mungkin sulit bagi Anda untuk menyukai sebuah email dari perusahaan yang belum pernah Anda gunakan produknya. Tetapi Dropbox menemukan sebuah cara untuk membuat emailkembali lagi ke kami!”-nya menawan dan lucu.

Mereka juga selalu mempertahankan emailnya singkat dan cantik untuk menekankan pesan bahwa mereka tidak ingin mengganggu, mereka hanya ingin mengingatkan penerima bahwa mereka ada dan mengapa mereka bisa membantu.

Ketika mengirim jenis-jenis email seperti ini, Anda bisa memasukkan sebuah insentif bagi penerima untuk datang kembali menggunakan layanan Anda, seperti kupon yang ada batas kadaluwarsanya.

Contoh email dari Dropbox
Contoh email dari Dropbox

8. Paperless Post

Bagian header dari email ini sangat menarik. Pertama, ia memberikan ajakan-ajakan yang jelas termasuk rasa adanya urgensi : “Yang Pertama Dari Yang Utama : Kirim Kartu Kepada Ibu!

Kemudian, bagian sub-header menanyakan sebuah pertanyaan yang memaksa penerima untuk berpikir kepada diri mereka sendiri. “Kau tidak mungkin melupakan Hari Ibu, kan?

Di bawah isian ini, desain grid sederhana yang mudah untuk dilihat sekilas dan cukup menarik secara visual. Klik pada salah satu diantara kartu tersebut dan Anda akan langsung diarahkan ke halaman pembelian.

contoh email dari Paperless Post
contoh email dari Paperless Post

9. Stitcher

Manusia haus akan pengalaman personal. Ketika email tampak dibuat khusus untuk Anda, Anda akan merasa spesial – Anda tidak mendapatkan apa yang didapatkan setiap orang. Anda mungkin merasa seperti perusahaan mengirimi Anda email yang mengerti kondisi Anda, mereka peduli tentang preferensi Anda dan itu membuat Anda senang!

Itulah sebabnya mengapa banyak orang yang menyukai EmailDirekomendasikan untuk Anda” dari Stitcher tentang aplikasi radio show/podcast. Banyak orang cenderung mendengarkan episode-episode dari podcast yang sama meskipun bercabang ke episode yang lain. Tetapi konten Stitcher menginginkan pembaca untuk menemukan (dan subscribe) semua konten hebat lainnya yang mereka punya – dan hanya kmungkinan kecil bagi pembaca untuk tidak tertarik.

Email ini juga tampaknya menjadi contoh penggunaan desain responsif yang sangat brilian. Warnanya cerah, dan tidak begitu sulit untuk melakukan scroll dan klik – perhatikan bahwa call-to-action yang ada cukup besar untuk disentuh dengan jari.

COntoh email dari Stitcher
Contoh email dari Stitcher

10. Turnstyle Cycle

Ketika seseorang menerima email dari spin studio TurnStyle Cycle, mereka akan merasa sedang membaca email dari seorang teman baik.

Dengan desain yang diperhatikan, mereka mempertahankan email yang dikirim tetap sederhana: sebuah header brand diikuti dengan teks biasa dan footer sederhana. Tetapi yang menarik perhatian adalah isinya. Sangat ramah dan tulus: “Kami tahu Anda sibuk dan tidak ingin Anda kehilangan sesuatu:” “Silakan beritahu kami jika kami bisa membantu mengakomodasi;” “Jangan sungkan menghubungi kami – kami ingin membantu 🙂“. Ditambah mereka memberikan kepada pembaca rincian-rincian yang perlu diketahui – pengingat apa yang pernah didaftar dan kapan, dan nomor telepon untuk menjangkau mereka.

Contoh email dari
Contoh email dari Turnstyle Cycle

11. Poppin

Menawarkan kupon dan diskon lewat email adalah sarana yang efektif untuk memperoleh sekaligus mempertahankan customer, karena siapa yang tidak ingin menghemat uang?

Warna yang cerah dan tebal serta jenis huruf yang lunak sangat serasi dengan branding mereka yang modern dan sejuk, dan desainnya juga sederhana dengan empat call-to-action.

Contoh email dari Popin
Contoh email dari Poppin

12. Drybar

Terkadang, email yang terbaik memiliki desain yang paling sederhana. Email seperti ini sangat mudah ditelusuri, sehingga memudahkan bagi pembaca untuk mencerna apa yang disampaikan dalam email tersebut. Isinya sederhana tetapi cerdas dan serasi dengan brand mereka.

Karena tujuan email ini memberitahu sebuah produk baru dan bukan untuk mengonversi seseorang menjadi lead atau customer, maka batasi informasi hanya sampai disitu.

Contoh email dari Drybar
Contoh email dari Drybar

12 poin di atas adalah contoh email yang paling menarik yang bisa Anda jadikan referensi. Anda bisa menerapkan ide-ide tersebut untuk kampanye email berikutnya, atau mencoba free email marketing jika belum menjadi DocoBlast customer.

Have fun with email marketing and good luck!

28
May2015
4 hal yang harus dilakukan oleh wekcme email atau email selamat datang
Pentingnya welcome email dalam email marketing

Sebagai pelaku bisnis, Anda tentu tahu betapa pentingnya “first impression” dari bisnis Anda. Apakah itu kali pertama seseorang memasuki toko Anda, kali pertama seseorang menelpon kantor Anda, atau kali pertama seseorang mencari bisnis Anda di internet, Anda berupaya keras untuk memastikan para pelanggan pergi dengan berpikir positif tentang bisnis Anda.

Tetapi bagaimana dengan kesan pertama yang akan diperoleh seorang customer melalui email marketing bisnis Anda?

Manfaat “welcome email”                            

Kita cenderung lupa bahwa setiap kali seorang customer membuka email dari organisasi Anda, mereka benar-benar mengalami pengalaman yang bisa berimbas pada cara pandang mereka terhadap bisnis Anda.

Seperti ketika seseorang memutuskan untuk naik ke mobilnya dan mengunjungi toko Anda, ketika seseorang memutuskan mendaftar untuk menerima rangkaian email Anda, mereka melakukan itu dengan ekspektasi yang pasti. Ekspektasi-ekspektasi tersebut akan datang dari pengalaman awal yang dimiliki oleh pembaca dengan bisnis Anda – jadi Anda tahu ekspektasi tersebut akan tinggi.

Itulah sebabnya sangat mengherankan bahwa banyak bisnis sekarang ini yang memberikan perhatian sangat kecil kepada “welcome email” yang mereka kirim.

Kekeliruan sebagian besar bisnis

“Welcome email” merupakan respon otomatis yang diterima customer ketika mereka mendaftar untuk mendapatkan newsletter email sebuah bisnis.

Karena “welcome email” adalah email yang diotomatisasi dan kebanyakan layanan email menyediakan konten siap kirim bagi bisnis untuk digunakan, maka banyak pemilik bisnis yang bahkan tidak tahu seperti apa pengalaman pertama yang mereka berikan kepada para pembaca mereka.

Ini adalah masalah besar, khususnya mengingat open rate untuk “welcome email” jauh lebih tinggi dibanding email biasa. (Rata-rata openrate untuk “welcome email” adalah 50-60%).

Jumlah ini menunjukkan banyaknya orang yang disuguhi dengan kesan pertama yang kurang optimal. Bahkan lebih buruk lagi, akan ada banyak orang yang memiliki ekspektasi rendah untuk email yang akan mereka dapatkan dari organisasi Anda di masa mendatang.

Ada hal-hal tertentu yang bisa dan harus dimiliki oleh semua “welcome email”. Berikut 4 diantaranya:

  1. Menegaskan kembali bahwa mereka telah mengambil keputusan tepat

Faktanya adalah, bahkan customer yang mencintai bisnis Anda bisa saja merasa enggan untuk memberikan alamat email mereka, khususnya jika mereka masih baru bagi bisnis Anda dan belum membangun hubungan yang kuat dengan Anda.

Bagi customer yang memutuskan untuk subscribe, mereka akan ingin mengetahui sejak awal bahwa mereka telah mengambil keputusan yang tepat.

Berikut 3 cara untuk melakukan ini:

  • Ingat tips-tips menulis subject email.
    Hanya karena “welcome email” dikirim secara otomatis, bukan berarti Anda tidak perlu memperhatikan tips-tips terbaik yang telah Anda lakukan dalam email marketing. Subject email dari “welcome email” harus menarik perhatian pembaca, berterima kasih karena telah mendaftar, dan memberi mereka alasan untuk membuka email Anda. Cobalah sesuatu seperti “Terima kasih telah mendaftar. Selanjutnya apa?”, atau mempelajari tips membuat subject email lainnya.
  • Biarkan mereka tahu bahwa mereka telah menjadi bagian dari sebuah komunitas.
    Jangan takut untuk memamerkan keberhasilan Anda sebagai pelaku email marketing. Membiarkan pembaca tahu berapa banyak orang yang menerima newsletter Anda setiap bulan adalah cara yang sangat ampuh untuk menegaskan kembali keputusan mereka melakukan subscribe dengan list Anda.
  • Buat mereka merasa aman
    Orang biasanya cenderung bersikap protektif terhadap informasi mereka di dunia online. Dengan memberitahukan kepada customer sejak awal bahwa Anda berencana melindungi kerahasiaan alamat email mereka adalah cara yang sangat baik untuk membuat mereka merasa aman.
  1. Beritahu mereka apa yang akan diterima dalam email selanjutnya

Ketika Anda telah menegaskan kembali keputusan pembaca untuk melakukan subscribe dengan mailing list, selanjutnya Anda perlu menawarkan gambaran umum tentang apa saja yang akan mereka dapatkan selanjutnya.

Penting agar apa yang Anda sampaikan kepada pembaca dalam “welcome email” konsisten dengan apa yang dijanjikan pada saat mendaftar. Anda tentu bukan orang yang menawarkan kupon dan deals tertentu untuk membuat orang mendaftar dan kemudian mengatakan kepada para pembaca bahwa apa yang akan mereka dapatkan adalah update berita.

Luangkan waktu untuk memeriksa kembali apa yang Anda tawarkan kepada pembaca saat mendaftar. Jangan lupa untuk memasukkan rincian-rincian tentang jenis konten yang akan Anda kirim, dan seberapa sering Anda berencana akan mengirimnya.

  1. Pastikan email berikutnya sampai (di inbox bukan folder spam)

Bahkan pelaku email marketing yang paling berpengalaman sekalipun terkadang masih bisa menjadi korban filter SPAM.

Jika Anda DocoBlast customer, Anda bisa mengecek apakah kata-kata yang akan Anda gunakan berpotensi masuk ke folder spam atau tidak.

Anda perlu menggunakan “welcome email” sebagai cara agar pesan Anda tidak ditandai spam, dan juga untuk meningkatkan peluang Anda untuk diperhatikan di dalam inbox pembaca.

Salah satu cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan meminta mereka untuk menambahkan bisnis Anda ke dalam kontak mereka. Dengan begitu, email Anda tidak hanya sampai dengan selamat di kontak inbox (lolos dari folder spam) tetapi juga lebih besar kemungkinan dikenali oleh pembaca.

  1. Mendorong pembaca untuk bergabung dengan jejaring sosial Anda

Jika Anda melakukan segala sesuatunya dengan benar sampai titik ini, pembaca-pembaca Anda akan merasa lebih senang dibanding sebelumnya ketika mendapatkan email dari bisnis Anda.

Inilah saat yang sempurna untuk mengembangkan hubungan ini di luar inbox – pada semua jejaring sosial Anda.

Ini adalah “win-win solution” untuk Anda dan customer Anda. Anda memiliki peluang untuk mengubah setiap subscriber baru menjadi seorang fan atau pengikut, dan para customer Anda diberikan lebih banyak opsi tentang bagaimana mereka ingin terhubung dengan brand Anda secara online.

Anda bisa (dan sebaiknya) bertindak selangkah lebih maju, dengan memberikan alamat email dan nomor telepon yang mereka bisa gunakan untuk menghubungi Anda jika ada pertanyaan atau kekhawatiran.

Ingat ini adalah “welcome email” Anda

Melakukan personalisasi pada email selamat datang tidak hanya akan meningkatkan kesan pertama yang bisa Anda berikan bagi para pembaca, tetapi juga akan membantu Anda lebih unggul dari para pesaing.

Kebanyakan bisnis mengirimkan “welcome email” dengan pesan yang kaku dan tidak menarik, namun Anda akan memberikan sebuah pengalaman yang akan membentuk apa yang dipikirkan oleh customer tentang brand Anda.

Lakukan tahap-tahap yang diberikan kepada Anda dalam tulisan ini dan ingat ini adalah “welcome email” Anda. Ini adalah peluang Anda untuk memperkenalkan email marketing dan memperkenalkan kembali bisnis Anda kepada target audiens. Pastikan “welcome email” ditulis dengan kata-kata Anda sendiri dan pastikan bahwa email selamat datang ini mencerminkan pengalaman personal yang rencananya akan Anda berikan kepada para pembaca Anda.

Buat “welcome email” Anda mengesankan.

Bagaimana cara Anda membentuk first-impression yang baik dengan para customers? Tahukah Anda, bahwa Anda bisa menggunakan free email marketing untuk mengirim “welcome email”?

25
May2015
Kesalahan-kesalahan dasar dalam email marketing
Kesalahan-kesalahan dasar dalam email marketing

Di dunia digital marketing, strategi email marketing memang sangat menjanjikan. Walaupun belakangan ini kampanye melalui social media juga sedang naik daun, apalagi bisnis yang menargetkan konsumen-konsumen muda. Tetapi faktanya,  kampanye dengan strategi email marketing masih merupakan cara yang paling efektif.

Mengapa demikian?

Konsumen muda yang kebanyakan berada diumur 17 sampai dengan 25 tahun, lambat namun pasti, merasa semakin tidak nyaman dengan social media marketing. Mereka merasa tidak nyaman saat Facebook feed atau  timeline Twitter mereka dipenuhi oleh iklan-iklan yang tidak mereka ketahui. Ditambah lagi dengan maraknya akun bot Twitter yang berupa akun auto-reply atau auto-retweet yang menggangu kenyamanan pengguna social media.

Itulah mengapa email marketing masih mempunyai keunggulan karena email yang berisi kampanye dan promosi-promosi tersebut hanya dikirim ke mereka yang memang menginginkan dan mengizinkannya.

Namun sayangnya, masih banyak pelaku marketing—pemula maupun sudah bertahun-tahun—yang masih ceroboh dan melakukan kesalahan-kesalahan dasar saat menjalankan email marketing mereka, dan tentu saja membuat kampanye yang dikirim menjadi sia-sia.

Oleh karena itu kesalahan-kesalahan dasar berikut ini harus dihindari untuk memaksimalkan email marketing Anda :

1.     Kesalahan dalam memilih subject email

Subject email adalah “pintu masuk” pada sebuah email dan kuncinya adalah struktur kata-kata yang menarik, yang memancing customer untuk membuka email tersebut. Kesalahan pemilihan kata-kata dapat membuat customer tidak tertarik membuka email Anda. Lebih buruk lagi, kesalahan pemilihan kata dapat membuat email Anda ditandai sebagai spam.

2.    Contact List email yang tidak tertarget dengan jelas.

Ada beberapa orang yang percaya bahwa membeli contact list email adalah rahasia kesuksesan secara instan yang membuat email marketing Anda sukses. Faktanya, seperti yang sudah dijelaskan di artikel sebelumnya, membeli contact list email sangatlah beresiko. Dengan membeli contact list email, sama saja Anda mengirim email marketing ke orang-orang yang tidak menginginkanya. Hal tersebut bisa merusak reputasi perusahaan sekaligus brand Anda.

3.    Desain yang tidak responsif

Di era smartphone ini, sebagian orang sudah membuka email mereka dengan menggunakan perangkat mobile. Menggunakan desain yang tidak responsif membuat orang yang menerima email Anda akan segera menutup email tersebut karena tidak nyaman dilihat dari smartphone mereka.

Jadi, pastikanlah desain email Anda responsive. Bukan hanya nyaman dilihat saat dibuka dari PC, tetapi juga nyaman saat dilihat dari tablet atau smartphone.

4.    Konten yang tidak menarik

Content is the king. Jangan pernah mengirim email yang hanya memberitahukan bahwa Anda “exist” di dunia ini tanpa memikirkan apakah email yang Anda kirim menarik atau tidak. Pikirkanlah konten yang menarik dan informatif karena itulah yang diinginkan customer Anda. Semakin menarik konten yang Anda berikan, semakin positif image dari brand Anda akan terbentuk.

Tidak mau mengulang kesalahan yang sama? Mulai kampanye Anda sekarang dengan free email marketing !

22
May2015
9 Faktor Penting untuk mengoptimalkan Email Marketing
9 Faktor Penting untuk mengoptimalkan Email Marketing

Sebagai seorang pelaku marketing, mengirim email seharusnya menjadi salah satu alat favorit Anda. Mengirim email bukan hanya cara yang sangat baik untuk berkomunikasi dengan audiens Anda  dan menjaga daftar kontak Anda tetap sehat, tetapi email marketing juga bisa (dan seharusnya) digunakan sebagai sebuah jalur untuk menghasilkan leads.

Namun untuk mendapatkan lebih banyak leads dari email marketing, Anda terlebih dahulu harus memastikan bahwa pembaca membuka emailemail Anda, dan mengklik linklink yang ada di dalam email. Inilah sebabnya mengapa sebagai seorang pelaku marketing, kita semua terobsesi dengan open rate dan click-through rate – karena peningkatan variabel-variabel ini akan memberikan lebih banyak peluang untuk mengkonversi para pembaca menjadi leads.

Tapi bagaimana cara membuat email yang sempurna? Bagaimana Anda mendorong para pembaca untuk membuka email Anda ketika mereka ada banyak email lain di dalam inbox mereka? Bagaimana Anda membuat penawaran yang menarik dan cukup memikat untuk mendorong mereka mengklik dan mengunjungi landing page yang Anda buat? Terlepas dari apakah Anda baru saja memulai strategi email marketing, ataukah Anda telah melakukannya selama bertahun-tahun, ada 9 komponen email yang penting untuk Anda selalu perhatikan. Mari kita lihat satu per satu.

1.     Subject Email

Mengapa subject email penting:

Anda perlu merebut perhatian pembaca. Subject email Anda adalah apa yang akan dilihat oleh para penerima email sebelum mereka membuka email Anda. Yang lebih penting, subject email adalah satu dari sedikit informasi yang akan mereka perhitungkan ketika memutuskan apakah harus membuka email Anda terlebih dahulu atau tidak.

Bagaimana Mengoptimalkannya:

Pertama, subject email harus relevan dengan audiens. Subject email harus berkaitan dengan hal-hal yang diminati pembaca. Jika Anda mengirim email ke sebuah list yang berisi para pelaku marketing kelas-menengah dan Anda tahu bahwa salah satu dari penyebab stres utama mereka adalah tidak cukupnya waktu dalam keseharian mereka, maka Anda bisa menggunakan subject email yang mengatakan, “Siap menghemat waktu marketing Anda?”

Coba gunakan kalimat yang menawarkan bantuan atau manfaat bagi audiens Anda.  Menawarkan solusi membuat mereka terpikat dan ingin mencari tahu bagaimana Anda bisa membantu memecahkan masalah yang mereka hadapi.

Cara lain untuk mengoptimalkan subject email adalah membuatnya lebih personal. Misalnya, memasukkan nama pertama penerima atau nama perusahaannya. Sebagian besar orang akan selalu membuka sebuah email yang memiliki subject email seperti “Bagaimana marketing Docotel bisa lebih efesien” daripada subject email yang mengatakan “Bagaimana marketing perusahaan Anda bisa lebih efisien” karena email tersebut terasa dikhususkan bagi mereka.

2.     Nama Pengirim

Mengapa nama pengirim penting:

Anda perlu membangun trust dengan para pembaca. Nama yang Anda gunakan untuk mengirim email adalah komponen lain yang akan dilihat penerima sebelum membuka email, dan ini berpengaruh bagi mereka dalam membuat keputusan apakah membuka email tersebut atau tidak. Mengoptimalkan pemilihan nama pengirim, dan menggunakan nama tersebut secara konsisten akan membantu membangun rasa percaya terhadap nama tersebut dan memungkinkan para pembaca mengenali emailemail Anda secara lebih mudah ke depannya.

Bagaimana mengoptimalkannya:

Email marketing harus dipersonalisasi – kirim emailemail Anda dari nama seseorang yang sebenarnya dan masukan juga signature di bagian bawah setiap email. Anda juga bisa mempertimbangkan untuk memasukkan gambar kecil pengirim dengan signature nya jika Anda merasa nyaman dengan ide tersebut; ini dapat membantu dalam menghasilkan kesan ramah dan sangat personal dan memperkuat dugaan bahwa emailemail yang datang benar-benar berasal dari orang, bukan robot atau mesin marketing yang tidak memiliki emosi.

Anda juga bisa mengetes beberapa nama pengirim di email Anda untuk melihat yang mana yang paling baik. Mungkin mengirim email dari CEO perusahaan Anda merupakan yang paling efektif, atau mungkin para pembaca Anda suka menerima email tentang ebook baru Anda dari penulis ebook itu sendiri, bersama dengan nama perusahaan untuk membantu pembaca agar lebih baik dalam mengidentifikasi penulis email yang belum dikenal. Cobalah beberapa variasi dan lihat yang mana yang mana yang paling baik.

3.     Personalisasi

Mengapa personalisasi penting:

Salah satu cara terbaik untuk membuat email Anda tampak lebih relevan bagi pembaca adalah dengan menunjukkan kepada mereka bahwa Anda mengetahui sesuatu tentang para pembaca tersebut – bahwa Anda mengenal siapa mereka, dimana mereka bekerja, apa yang menarik bagi mereka. Tentunya dengan cara yang tidak berlebihan, tetapi dengan cara yang baik seperti “Saya memahami apa masalah Anda, dan saya bisa membantu Anda memecahkannya.” Anda bisa melakukan ini dengan personalisasi.

Bagaimana mengoptimalkan:

Personalisasi lebih dari sekadar mengalamatkan email ke nama pertama seseorang. Manfaatkan data-data demografi dan perilaku yang Anda miliki tentang para pembaca Anda dengan memasukkannya dalam emailemail Anda. Anda bisa menggunakan nama perusahaan mereka, lokasi mereka, peran mereka di perusahaan, halaman-halaman yang mereka buka di website Anda, itemitem yang sebelumnya mereka telah beli, dan banyak lagi. Cobalah untuk keratif! Marketing massal tidak efektif lagi. Temukan cara-cara untuk menunjukkan kepada pembaca bahwa Anda mengkhususkan pesan Anda kepada mereka.

4.     Konten

Mengapa konten penting:

Anda perlu membuat emailemail Anda singkat dan menarik. Ini sering menjadi komponen yang mendapatkan fokus paling banyak dari para pelaku marketing ketika mencoba untuk mengoptimalkan emailemail mereka. Bagaimana membuatnya kedengaran menarik? Bagaimana membuat penawaran lebih meyakinkan? Penting untuk menggunakan bahasa, nada, dan layout yang tepat untuk meningkatkan kemungkinan pembaca akan mengklik untuk mengambil manfaat dari penawaran Anda.

Bagaimana Mengoptimalkannya:

Pertama dan terutama, Anda perlu memastikan bahwa isi email Anda jelas menyampaikan apa penawaran Anda dan mengapa penawaran itu berharga. Ikatkan kembali dengan proposisi nilai Anda. Ketika menulis isi yang baik, Anda membutuhkan bahasa yang singkat dan menarik. Misalnya, dalam sebuah email yang dikirim untuk ebook tentang bagaimana menggunakan Twitter untuk bisnis, bisa dimulai dengan “Cara kita menggunakan Twitter keliru”.

Jadikan isi email Anda singkat, memikat, dan menarik. Ceritakan sebuah cerita, gunakan statistik untuk menekankan sebuah poin, dan jangan takut menggunakan bahasa yang kuat.

Juga penting agar Anda menggunakan paragraf-paragraf pendek dan poin-poin untuk memvariasikan teks secara visual, sehingga tidak terlihat monoton. Sekarang ini tidak ada lagi orang yang punya waktu untuk membaca esai, dan jika email Anda terlihat agak padat secara visual, maka pembaca akan kehilangan minat. Pertahankan agar tetap terlihat ringan.

5.     Gambar

Mengapa gambar penting:

Seperti halnya setiap aset marketing lainnya, email Anda harus memikat secara visual. Meskipun email teks biasa lebih bagus kinerjanya dibanding emailemail berbasis HTML, namun gambar masih bisa memegang peran penting dalam menarik perhatian pembaca ketika mereka membuka emailemail Anda. Gambar juga bisa membantu isi email Anda menyampaikan informasi tentang penawaran Anda

Bagaimana mengoptimalkan:

Gunakan gambar-gambar yang relevan. Gambar yang tidak deskriptif tidak akan menjelaskan apa yang ada dalam email Anda, atau apa yang Anda tawarkan kepada pembaca. Jauh lebih efektif jika menggunakan gambar yang serasi dengan penawaran Anda. Jika penawaran Anda adalah ebook, misalnya, Anda bisa cukup menggunakan gambar sampul ebook, yang bisa menjelaskan kepada pembaca bahwa “Ini adalah sebuah ebook dan bisa Anda miliki.”

6.     Call-to-Action

Mengapa penting:

Anda ingin para pembaca Anda melakukan klik dan berubah menjadi customer. Call-to-action merupakan komponen terpenting dalam email-email Anda, karena tujuan akhir dari email Anda adalah agar para pembaca mengklik dan melakukan tindakan. Bahkan, alasan mengapa Anda mengoptimalkan emailemail Anda adalah agar lebih banyak dari pembaca yang mengklik pada call-to-action tersebut untuk mengarahkan mereka ke landing page yang telah Anda buat, dimana mereka kemudian bisa dikonversi menjadi leads.

Bagaimana mengoptimalkan:

Untuk memulai, pertama-tama Anda harus memilih satu call-to-action utama yang akan menjadi fokus. Kerucutkan ke satu tindakan utama yang Anda ingin dilakukan oleh pembaca.

Kemudian, buat call-to-action Anda. Apakah itu berupa tombol atau sebuah link, Anda perlu memastikan bahwa call-to-action Anda menonjol dan impresif secara visual. Ini harus menjadi fokus dari email Anda, jadi buat menonjol dan menarik perhatian pembaca.

Disarankan untuk menempatkan call-to-action di bagian atas, sehingga langsung terlihat tanpa pembaca harus melakukan scroll jauh ke bawah.

Anda juga perlu megoptimalkan bahasa yang Anda gunakan dalam call-to-action. Anda perlu menggunakan isi yang jelas dan berorientasi tindakan (“download“, “daftar”, “shop now”), penting (“sekarang”), dan ramah (“bergabung dengan kami”, “dapatkan…”).

Terakhir, cara yang baik untuk mengoptimalkan call-to-action Anda adalah dengan memasukkan banyak link dan tombol dalam email Anda yang semuanya akan mengarahkan pembaca ke landing page yang sama.Tujuannya untuk menawarkan lebih banyak peluang kepada pembaca untuk segera mengklik.

7.     Link Berbagi ke Media Sosial

Mengapa link berbagi ke media sosial penting:

Anda ingin mendorong para pembaca untuk membagikan konten-konten yang Anda kirim. Dengan memudahkan pembaca email untuk membagikan penawaran-penawaran Anda dengan jejaring mereka, Anda tidak hanya memperluas audiens dan jangkauan, tetapi Anda juga memperluas peluang untuk menghasilkan leads baru.

Bagaimana mengoptimalkannya:

Masukkan link berbagi ke media sosial dalam semua email Anda! Dan jangan takut untuk memberikan opsi-opsi kepada pembaca – setiap orang memiliki jejaring sosial favorit mereka sendiri. Masukkan link untuk Facebook, Twitter, LinkedIn, Pinterest, atau Google+.

Tips lain untuk mengoptimalkan link berbagi ke media sosial ini adalah mengkustomisasi mereka dengan isi email Anda sendiri. Tidak perlu menggunakan salinan tweet autopopulated – Anda bisa menulisnya sendiri! Merupakan ide yang baik juga untuk mengoptimalkan meta description dari landing page, karena salinan tersebut adalah apa yang akan ditampilkan oleh Facebook dan LinkedIn ketika orang membagikan tautan-tautan yang menuju ke halaman-halaman tersebut.

Apapun yang Anda lakukan, buat mudah bagi pembaca Anda untuk membagikan konten Anda, dan berikan alasan bahwa mereka memang perlu membagikannya

8.     Link Unsubscribe

Mengapa link unsbscribe penting:

Pertama-tama, perlu diketahui bahwa tidak memasukkan link unsubscribe dalam email yang dikirim merupakan tindakan ilegal.

Selain masalah hukum, perlu diingat juga jika mereka tidak tertarik mendapatkan emailemail Anda, jangan memaksa mereka untuk tetap ada dalam list. Berikan mereka opsi untuk unsubscribe. Ini akan membuat open rates dan clickthrough rate Anda lebih akurat, karena Anda hanya fokus pada orang-orang yang memang ingin ada dalam list Anda.

Bagaimana Mengoptimalkan:

Mudahkan para pembaca untuk menemukan link unsubscribe. Tidak berarti link ini harus ditonjolkan sama seperti call-to-action, namun jangan juga menyembunyikannya. Jika pembaca ingin unsubscribe dari email Anda tetapi tidak bisa menemukan tombol unsubscribe maka bisa saja mereka akan menandai email Anda sebagai spam, dan itu lebih buruk akibatnya karena akan merusak reputasi IP Anda.

Taktik marketing yang baik lainnya adalah mengisi halaman unsubscribe secara personal. Buat halaman tersebut menyenangkan, lucu, memikat, dan mencoba untuk membuat pembaca berubah pikiran agar tetap bertahan dalam list Anda – atau paling tidak lakukan engagement dengan mereka melalui media sosial atau sarana lainnya. Dengan ini, Anda mengurangi kemungkinan mereka meninggalkan daftar Anda, walaupun Anda memberikan opsi tersebut kepada mereka.

9.     Optimisasi Mobile

Mengapa optimisasi mobile penting:

Terkadang jika seseorang membuka email di ponsel ada kalanya teks yang tampil terlalu besar atau terlalu kecil atau terlalu penjang, dan scrolling tidak bisa dilakukan.

Anda tidak ingin para pembaca Anda mengalami hal tersebut ketika membaca email dari Anda. Email Anda harus tampil cantik pada semua perangkat.

Bagaimana mengoptimalkan:

Rancang email Anda untuk bisa beradaptasi dengan perangkat manapun yang digunakan pembaca. Gunakan templatetemplate yang dioptimisasi untuk perangkat mobile, dan optimalkan untuk mendapatkan visual mobile yang paling baik. Dengan itu Anda tidak akan kehilangan peluang untuk mengkonversi sebuah leads hanya karena mereka menggunakan perangkat yang tidak menampilkan email Anda secara sempurna.

Banyak pelaku marketing cenderung merasa kesulitan ketika berurusan dengan optimisasi email, tetapi kenyataannya tidak demikian! Selama Anda tahu elemen-elemen apa yang perlu diperhatikan dan bagaimana mengoptimalkannya, maka Anda telah berada pada jalur yang tepat untuk meningkatkan click-through rate dan jumlah konversi tanpa harus menghabiskan banyak waktu.

Siap mencoba langsung? Gunakan free email marketing dengan Unlimited Contact yang bisa Anda bangun dan kirim!

16
April2015
Membuat Subject Email yang Baik
Membuat Subject Email yang Baik

Ada pepatah yang bilang “don’t judge a book by its cover”. Akan tetapi, kalau dikaitkan dengan email, semua orang akan langsung membuat keputusan hanya dengan melihat subject  email.

Subject email yang baik bisa memberikan dampak kuat kepada pembaca.

Kata-kata yang Anda pilih untuk subject email bisa memiliki dampak besar terhadap terbayar atau tidaknya kerja keras yang telah Anda lakukan dalam menyusun email tersebut. Continue reading 12 Tips Menyusun Subject Email Yang Baik

26
November2012

Email SubjectInti dari Email Marketing adalah penerima membuka email yang dikirim dan memahami isinya. Dan Subjek sebuah email merupakan umpan yang harus ditangkap, dan membuat customer membuka, membaca dan mengklik email tersebut . Tidak peduli seberapa hebat nya isi email anda, sukses kriteria dari sebuah kampanye email adalah bagaimana cara agar penerima email mau membuka email yang dikirim. Bagaimana caranya? Buatlah Subjek email yang kreatif yang membuat penerima email penasaran ingin membaca isinya.

Sudah dapat kata kuncinya? Kreatif sehingga bisa menciptakan efek penasaran.

Jadi bagaimanakah sebaiknya sebuah Subjek Email yang baik?

  1. Menarik. Subjek email harus menarik, memberikan keunggulan yang langsung, memberikan penerima rasa penasaran untuk membuka email tersebut sekarang bukan nanti. Sebagai contoh, “Diskon 50% untuk semua item, berakhir besok”. Kata kata tersebut memotivasi sebuah aksi nyata untuk membuka email – tidak ketinggalan diskon yang ditawarkan. (Hint: Coba lihat, apakah Subjek Email anda bisa menjawab “Mengapa Sekarang”)
  2. Kreatif. Jadilah pembeda! Selalu ada kekacauan disetiap email kebanyakan orang. Email anda tidak harus terdengar seperti email orang lain yang membuat kekacauan tersebut. Email anda harus unik, tidak biasa – sesuatu yang tidak akan anda temukan tempat lain. Pergunakan kata-kata yang mudah dimengerti dan tentunya sesuai bahasa dengan sebagian besar penerima email yang akan kita kirim. Anda mungkin harus berpikir lebih keras lagi mengenai keuntungan apa yang akan didapatkan oleh penerima yang tidak ditawarkan oleh kompetitor.
  3. Jelas. Jelaskan secara spesifik mengenai penawaran yang akan anda berikan dan jelaskan pula apa yang bisa anda lakukan untuk penerima email. Bukan “Hemat waktu dan biaya, ” melainkan “10 jam seminggu” dan “Rp. 50.000.000 sebulan”. Ucapkan keuntungan yang didapat dengan jelas dan jujur. Jangan pernah membingungkan pembaca dan membohongi pembaca. Anda membohongi pembaca, siap siap untuk kehilangan mereka selamanya.
  4. Keahlian. Tunjukan kepada mereka, kalau anda dapat memberikan apa yang di inginkan oleh penerima email. Sesuatu yang berharga yang dapat mengakomodir kebutuhan mereka dan memecahkan masalah yang ada. Seperti “Dapatkan payung  secara cuma-cuma pada musim hujan ini”. Dengan kata lain, apa yang akan mereka dapatkan ketika membuka email.
  5. Peduli. Tunjukkan kepedulian kepada penerima email. Apa yang membuat mereka terjaga ketika malam? Mereka khawatir terhadap pengeluaran yang banyak untuk Marketing? Masuk kedalam pikiran logis pembaca agar subjek yang dibuat benar benar mengena.

Tips lain:

  • Lebih pendek lebih baik
  • Hindari pengulangan pada subjek.
  • Gunakan bahasa yang mudah dimengerti tanpa perlu berpikir panjang.
  • Usahakan agar email anda mudah di baca pada hanset handphone penerima email.

Bukan DocoBlast customers? Mulai kampanye Anda dengan free email marketing sekaligus Unlimited Contact yang bisa Anda bangun dan kirim!