Category Archives: Content

Membahas pesan atau isi email yang dikirim melalui email marketing

9
June2015
12 Contoh Email Marketing Yang Baik
12 Contoh Email Marketing Yang Baik

Biasanya kita memerlukan inspirasi untuk melakukan pekerjaan kita dengan lebih baik. Tidak jadi masalah apakah Anda seorang master marketing dan memahami teknologi yang terus berkembang atau seorang pemula yang baru saja memulai marketing, kita semua memerlukan contoh-contoh yang luar biasa. Ini akan membantu kita lebih kreatif, menjadikannya sebagai eksperimen, dan meningkatkan marketing kita sendiri.

Biasanya inspirasi mudah didapat karena kebanyakan konten marketing bisa diakses semua orang. Anda bisa mencari di internet atau di jejaring sosial untuk melihat apa yang sedang diperbincangkan oleh koneksi-koneksi Anda.

Tetapi ada satu saluran marketing yang benar-benar sulit untuk menemukan contoh yang baik, yaitu email. Tidak ada yang biasa tentang email – umumnya Anda perlu berlangganan dulu ke sebuah contact list untuk menemukan contoh-contoh email yang bagus. Bahkan jika Anda sudah subscribe ke emailemail yang bagus, mereka sering memborbardir Anda hari demi hari, sehingga cukup sulit untuk menemukan yang luar biasa diantara emailemail itu.

Karena cukup sulit untuk menemukan contoh-contoh email marketing yang baik, maka artikel kali ini akan menyediakannya untuk Anda. Silahkan baca terus untuk menemukan sejumlah email yang keren dan mengetahui hal-hal apa yang membuatnya luar biasa – atau cukup scroll ke bawah untuk mendapatkan kesan umum dari masing-masing contoh.

Berikut ini adalah 12 contoh email marketing terbaik yang kami kutip dari HubSpot:

1. Warby Parker

Subject dari email ini adalah: “Uh-oh, your prescription is expiring.

Contoh email dar Warby Parker
Contoh email dar Warby Parker

Ini adalah contoh pemicu email yang cerdas. Anda akan senang karena Warby Parker mengingatkan Anda tentang resep kacamata yang akan segera kadaluarsa dan perlu diperbaharui.

Lihat juga cara marketing mereka dibagian bawah email: Jika Anda tidak tahu ke mana harus pergi untuk memperbaharui subscription Anda, maka informasi bagi seorang optometris (pemeriksa mata) tepat dalam email. Dengan begitu seolah-olah tidak ada alasan untuk tidak berbelanja kacamata yang baru.

2. Charity: Water

Saat orang berbicara tentang email marketing, banyak dari mereka yang lupa menyebutkan email transaksional. Ini adalah jenis email otomatis yang masuk ke dalam inbox Anda setelah melakukan tindakan tertentu di sebuah website. Kontennya bisa apa saja mulai dari mengisi sebuah form sampai membeli sebuah produk.

Ketika seseorang menyumbang ke sebuah proyek, uang yang mereka sumbangkan akan menempuh banyak rute terlebih dahulu. Kebanyakan kegiatan amal tidak menjelaskan tentang rute tersebut sama sekali – Charity: Water menggunakan emailemail otomatis untuk menunjukkan kepada donor bagaimana uang yang mereka berikan mengalir dari waktu ke waktu. Dengan timeline proyek dan jadwal yang menyertai, walaupun Anda tidak benar-benar membaca email – Anda langsung tahu dimana Anda berada dalam proses keseluruhan.

contoh email dari Charity: water
contoh email dari Charity: water

3. BuzzFeed

Pertama-tama, BuzzFeed memiliki subject email yang ditulis dengan keren dan teks pra-tampil (teks berwarna abu di samping subject email). Subject email yang digunakan selalu singkat dan memikat – yang cocok sempurna dengan konten BuzzFeed. Banyak yang sangat suka dengan ide teks pra-tampil yang melengkapi subject email.

Sebagai contoh, jika subject email adalah pertanyaan, maka teks pra-tampilnya adalah jawaban. Atau jika subject email adalah sebuah perintah (seperti contoh di bawah), maka teks pra-tampilnya tampak seperti pikiran logis berikutnya setelah teks tersebut:

contoh email 3
Subject email

 

Ketika Anda membuka email, isinya juga luar biasa. Perhatikan teks alternatif yang terdapat dimana logo BuzzFeed dan gambar pertama seharusnya berada. Email tersebut masih menyampaikan apa yang ingin disampaikan – dan terlihat sangat baik – terlepas dari apakah Anda mengaktifkan gambar atau tidak. Ini adalah sesuatu yang harus ada dalam setiap email marketing .

Tanpa gambar:

Contoh email BuzzFeed tanpa gambar
Contoh email BuzzFeed tanpa gambar

Dengan gambar:

Contoh email BuzzFedd dengan gambar
Contoh email BuzzFedd dengan gambar

4. Canva

Yang menarik dari email Canva adalah kesederhanaannya. Ketika email tersebut muncul dengan konsep desain baru, mereka memungkinkan para subscriber mereka tahu dengan mengirimkan sebuah email seperti yang Anda lihat di bawah ini.

 

Contoh email dari Canva
Contoh email dari Canva

Masing-masing memberikan deskripsi singkat, menunjukkan pra-tampil, dan kemudian mendorong pembaca untuk mencobanya sendiri.

5. Birchbox

Subject email yang berasal dari layanan subscription produk kecantikan Birchbox berbunyi: “Kami Melupakan Sesuatu di Box Februari Anda!

Tentu saja, mereka sebenarnya tidak lupa untuk memberikan kode diskon tersebut dalam box nya – tetapi itu adalah sebuah cara cerdas untuk mendapatkan perhatian.

Contoh email BIRCHBOX
Contoh email BIRCHBOX

6. Cook Smarts

Perusahaan ini mengirim resep masakan enak dalam bentuk rencana hidangan ke dalam inbox subscriber setiap minggu. Email yang dikirim memiliki layout yang sangat apik: Setiap email mengandung tiga sesi berbeda (satu untuk menu, satu untuk tutorial dapur, dan satu untuk tip). Ini berarti Anda tidak harus mencari sendiri bagian paling menarik dari tulisan-tulisan blog mereka – Anda tahu persis dimana harus mencari setelah satu atau dua email.

Selain itu ada ajakan  “Forward To A Friend” pada bagian kanan atas email. Email seperti ini sangat mungkin untuk di-forward banyak orang.

Contoh email Cook Smart
Contoh email Cook Smarts

7. Dropbox

Mungkin sulit bagi Anda untuk menyukai sebuah email dari perusahaan yang belum pernah Anda gunakan produknya. Tetapi Dropbox menemukan sebuah cara untuk membuat emailkembali lagi ke kami!”-nya menawan dan lucu.

Mereka juga selalu mempertahankan emailnya singkat dan cantik untuk menekankan pesan bahwa mereka tidak ingin mengganggu, mereka hanya ingin mengingatkan penerima bahwa mereka ada dan mengapa mereka bisa membantu.

Ketika mengirim jenis-jenis email seperti ini, Anda bisa memasukkan sebuah insentif bagi penerima untuk datang kembali menggunakan layanan Anda, seperti kupon yang ada batas kadaluwarsanya.

Contoh email dari Dropbox
Contoh email dari Dropbox

8. Paperless Post

Bagian header dari email ini sangat menarik. Pertama, ia memberikan ajakan-ajakan yang jelas termasuk rasa adanya urgensi : “Yang Pertama Dari Yang Utama : Kirim Kartu Kepada Ibu!

Kemudian, bagian sub-header menanyakan sebuah pertanyaan yang memaksa penerima untuk berpikir kepada diri mereka sendiri. “Kau tidak mungkin melupakan Hari Ibu, kan?

Di bawah isian ini, desain grid sederhana yang mudah untuk dilihat sekilas dan cukup menarik secara visual. Klik pada salah satu diantara kartu tersebut dan Anda akan langsung diarahkan ke halaman pembelian.

contoh email dari Paperless Post
contoh email dari Paperless Post

9. Stitcher

Manusia haus akan pengalaman personal. Ketika email tampak dibuat khusus untuk Anda, Anda akan merasa spesial – Anda tidak mendapatkan apa yang didapatkan setiap orang. Anda mungkin merasa seperti perusahaan mengirimi Anda email yang mengerti kondisi Anda, mereka peduli tentang preferensi Anda dan itu membuat Anda senang!

Itulah sebabnya mengapa banyak orang yang menyukai EmailDirekomendasikan untuk Anda” dari Stitcher tentang aplikasi radio show/podcast. Banyak orang cenderung mendengarkan episode-episode dari podcast yang sama meskipun bercabang ke episode yang lain. Tetapi konten Stitcher menginginkan pembaca untuk menemukan (dan subscribe) semua konten hebat lainnya yang mereka punya – dan hanya kmungkinan kecil bagi pembaca untuk tidak tertarik.

Email ini juga tampaknya menjadi contoh penggunaan desain responsif yang sangat brilian. Warnanya cerah, dan tidak begitu sulit untuk melakukan scroll dan klik – perhatikan bahwa call-to-action yang ada cukup besar untuk disentuh dengan jari.

COntoh email dari Stitcher
Contoh email dari Stitcher

10. Turnstyle Cycle

Ketika seseorang menerima email dari spin studio TurnStyle Cycle, mereka akan merasa sedang membaca email dari seorang teman baik.

Dengan desain yang diperhatikan, mereka mempertahankan email yang dikirim tetap sederhana: sebuah header brand diikuti dengan teks biasa dan footer sederhana. Tetapi yang menarik perhatian adalah isinya. Sangat ramah dan tulus: “Kami tahu Anda sibuk dan tidak ingin Anda kehilangan sesuatu:” “Silakan beritahu kami jika kami bisa membantu mengakomodasi;” “Jangan sungkan menghubungi kami – kami ingin membantu 🙂“. Ditambah mereka memberikan kepada pembaca rincian-rincian yang perlu diketahui – pengingat apa yang pernah didaftar dan kapan, dan nomor telepon untuk menjangkau mereka.

Contoh email dari
Contoh email dari Turnstyle Cycle

11. Poppin

Menawarkan kupon dan diskon lewat email adalah sarana yang efektif untuk memperoleh sekaligus mempertahankan customer, karena siapa yang tidak ingin menghemat uang?

Warna yang cerah dan tebal serta jenis huruf yang lunak sangat serasi dengan branding mereka yang modern dan sejuk, dan desainnya juga sederhana dengan empat call-to-action.

Contoh email dari Popin
Contoh email dari Poppin

12. Drybar

Terkadang, email yang terbaik memiliki desain yang paling sederhana. Email seperti ini sangat mudah ditelusuri, sehingga memudahkan bagi pembaca untuk mencerna apa yang disampaikan dalam email tersebut. Isinya sederhana tetapi cerdas dan serasi dengan brand mereka.

Karena tujuan email ini memberitahu sebuah produk baru dan bukan untuk mengonversi seseorang menjadi lead atau customer, maka batasi informasi hanya sampai disitu.

Contoh email dari Drybar
Contoh email dari Drybar

12 poin di atas adalah contoh email yang paling menarik yang bisa Anda jadikan referensi. Anda bisa menerapkan ide-ide tersebut untuk kampanye email berikutnya, atau mencoba free email marketing jika belum menjadi DocoBlast customer.

Have fun with email marketing and good luck!

1
June2015
Cara Melakukan Follow Up Kepada Subscriber Baru
Cara Melakukan Follow Up Kepada Subscriber Baru

Bagi banyak bisnis, menjangkau customer baru adalah prioritas teratas. Karena itu, bagaimana melakukan follow up kepada subscriber baru adalah hal yang sangat penting untuk dibicarakan.

Anda ingin sekali memperluas audiens Anda, membangun koneksi-koneksi baru, dan hingga akhirnya menumbuhkan bisnis Anda.

Tapi ada satu pertanyaan penting: Ketika bisnis Anda telah menjangkau satu customer baru, atau bahkan jika Anda sebelumnya telah membagikan pengalaman mengesankan kepada seorang customer pertama kali, apa yang Anda lakukan untuk membuat customer baru Anda kembali ke bisnis Anda?

Hubungan tidak terjadi dalam satu hari.

Meskipun kesan pertama yang hebat adalah salah satu langkah penting menuju hubungan yang berlangsung lama, namun Anda perlu maju selangkah lagi untuk menunjukkan kepada customer seberapa penting mereka bagi Anda dan mendapatkan loyalitas mereka.

Ketika Anda berinvestasi dalam membangun hubungan dengan customers Anda melalui email marketing, mereka membayar upaya Anda dengan kembali ke bisnis Anda.

Jika Anda belum mulai mengumpulkan alamat email di toko Anda atau melalui formulir pendaftaran online, maka mulailah menjangkau customer dengan informasi yang Anda tahu akan bermanfaat bagi para customer Anda.

Butuh inspirasi? Berikut tujuh ide untuk melakukan follow up dengan customers baru:

  1. Memberikan welcome email yang hangat

Salah satu cara termudah untuk menjaga momentum yang sedang terjadi adalah dengan mengirim welcome email. Pertimbangkan juga untuk memasukkan 4 elemen berikut ke dalam welcome email Anda:

  • Perkenalan yang hangat dan ramah
  • Rangkuman apa yang akan diperoleh pada emails berikutnya
  • Jaminan privasi dan keamanan data
  • Signature personal dengan rincian kontak
  1. Berterima kasih atas bisnis mereka (dan menawarkan insentif untuk datang kembali)

Berterima kasih kepada customer baru melalui thank you email adalah salah satu cara untuk menunjukkan bahwa mereka penting bagi Anda. Ucapan terima kasih yang terbaik adalah yang bersifat personal dan menawarkan customer sebuah insentif untuk datang kembali.

Pikirkan bagaimana Anda bisa menawarkan sebuah ucapan terima kasih yang original. Pertimbangkan membuat video berdurasi 30-detik untuk menunjukkan apresiasi Anda, atau mencantumkan sebuah foto ceria Anda dan staf Anda.

Kemudian, temukan sejumlah ide untuk mendorong para customer melakukan bisnis dengan Anda lagi. Berikan penawaran terbatas atau deadline yang ketat untuk mendorong mereka melakukan bisnis dengan Anda lagi.

  1. Memelihara hubungan baru dengan serangkaian Autoresponder

Autoresponder adalah alat yang memungkinkan Anda membuat serangkaian email otomatis yang dikirim ke sebuah kontak setelah mereka masuk ke dalam list. Mirip dengan welcome email, manfaat autoresponder ini adalah Anda bisa “membuatnya di awal dan tidak memikirkannya lagi kemudian”. Anda menetukan frekuensi untuk menjangkau kontak-kontak Anda, merancang sekumpulan email, dan menambahkan kontak-kontak relevan ke list ini.

Autoresponder sangat bermanfaat bagi kontak-kontak baru karena dengan itu Anda memastikan mereka mendapatkan perkenalan yang sangat berkesan tentang bisnis Anda sejak awal. Ini adalah kesempatan Anda untuk menjelaskan profil bisnis Anda, memberikan informasi bermanfaat yang membeberkan keahlian Anda, dan secara reguler mengingatkan mereka tentang cara-cara mudah untuk terhubung dengan Anda.

  1. Menawarkan bantuan

Bahkan setelah mendapatkan pengalaman pertama yang mengesankan dengan bisnis Anda, ada peluang customer Anda tidak mengetahui beragam produk atau jasa yang Anda tawarkan. Berikan orang dorongan untuk kembali dengan memberi mereka lebih banyak informasi tentang kelebihan bisnis Anda.

Apakah Anda menawarkan jasa atau produk musiman yang bisa membantu seorang customer memecahkan masalah selama periode waktu tertentu? Pertimbangkan untuk menawarkan jasa-jasa ini dengan diskon kepada customers baru atau buat paket “permulaan” yang khusus ditujukan untuk customer baru.

Ingat, gaya bahasa yang digunakan tidak boleh terlalu promosional dan lebih banyak tentang bagaimana Anda berupaya untuk membantu customer Anda mengatasi masalah-masalah, kebutuhan, atau minat spesifik mereka.

  1. Minta feedback

Sebagai pemilik bisnis, Anda ingin memastikan bahwa Anda melakukan segala sesuatu yang Anda bisa untuk memberikan kesan pertama yang kuat dan bertahan lama. Lakukan follow up dengan survei-survei online, tunjukkan kepada customers baru bahwa Anda berkomitmen terhadap pengalaman yang berkesan dan Anda menghargai opini mereka.

Ini juga peluang yang sangat baik untuk menanyakan sejumlah pertanyaan yang akan memberikan Anda pengetahuan tentang siapa customer Anda, mereka tertarik pada hal-hal apa, dan cara-cara yang bisa Anda gunakan untuk terhubung dengan mereka.

  1. Ajak mereka kembali

Events merupakan cara yang sangat baik untuk membawa kembali orang-orang ke bisnis Anda. Ini juga cara yang sangat ampuh bagi customers baru untuk bertemu orang-orang yang telah mereka kenal dan menyukai bisnis Anda.

Periksa kembali kalender Anda dan mulailah memikirkan tentang apa yang akan datang berikutnya untuk bisnis Anda dalam beberapa pekan ke depan. Kemudian, pikirkan tentang bagaimana Anda bisa melibatkan audiens baru Anda pada setiap acara yang akan datang.

Apakah Anda memutuskan untuk melakukan open house, membawa pembicara tamu yang menurut Anda akan disukai para customer, atau bermitra dengan nirlaba favorit Anda untuk sebuah event, pastikan customers baru Anda mengetahuinya.

  1. Memperlihatkan sisi sosial Anda

Mempromosikan media sosial Anda kepada customers baru akan membuat mereka membaca konten dan mengetahui aktivitas-aktivitas terbaru bisnis Anda. Itulah sebabnya, walaupun mereka belum terbiasa dengan bisnis Anda, mereka akan memiliki gambaran yang lebih baik tentang apa bidang yang digeluti bisnis Anda.

Media sosial juga merupakan tempat yang sangat baik bagi customers baru untuk melihat apa yang dikatakan orang lain tentang bisnis Anda. Bagaimana Anda berinteraksi dengan para customers di media sosial akan memberikan mereka gambaran yang baik.

Dengan membagikan link ke website dan jejaring sosial, Anda akan mengarahkan trafik dan pengikut, yang berarti lebih banyak mata yang melihat informasi yang telah Anda buat atau bagikan.

Email dan media sosial bekerja paling baik jika digunakan bersama-sama. Karena itu, tambahkan tombol-tombol ke media sosial pada bagian bawah masing-masing email yang Anda kirim.

Santap saat hidangan masih panas.

Dengan 7 ide ini, Anda siap untuk menjangkau customer baru dan terus menawarkan kepada mereka pengalaman yang tidak bisa disaingi oleh para pesaing Anda.

Pilih satu ide dari daftar ini dan buat akun DocoBlast Anda sekarang! Psst, Anda juga bisa menggunakan free email marketing bila Anda mau.

28
May2015
6 Kesalahan Saat Menggunakan Gambar dalam Email Marketing
6 Kesalahan Saat Menggunakan Gambar dalam Email Marketing

Menambahkan gambar ke dalam kampanye email marketing bisa membuat pesan Anda lebih hidup. Tetapi tahukah Anda berapa banyak gambar yang sebaiknya ditambahkan kedalam email Anda? Bagaimana memastikan gambar-gambar Anda akan tampil dengan baik untuk orang yang Anda kirim?

Gambar memiliki kekuatan untuk memberi kesan kuat pada pembaca.

Tetapi jika Anda tidak mengikuti beberapa tips yang penting, ada kemungkinan gambar-gambar Anda justru bisa memiliki efek sebaliknya.

Berikut adalah 6 kesalahan umum dalam penggunaan gambar, serta anjuran tentang bagaimana menghindarinya dalam kampanye email Anda berikutnya.

  1. Menyimpang dari brand sendiri

Setiap gambar di dalam email perlu memperkuat nilai-nilai bisnis dan brand Anda. Carilah cara-cara untuk memasukkan warna-warna perusahaan dan logo dalam gambar, sehingga para kontak Anda akan langsung memikirkan bisnis Anda. Anda juga bisa menggunakan gambar-gambar orisinil kapan pun Anda mau, atau membeli stok foto dari beberapa website agar lebih terlihat professional.

  1. Ukuran gambar yang berlebihan

Ketika Anda telah memutuskan gambar mana yang akan digunakan, Anda perlu memastikan bahwa gambar-gambar tersebut tepat dengan kampanye email Anda. Jika Anda mengalami kesulitan menentukan ukuran gambar yang tepat, Anda juga bisa mencoba memotong (cropping) gambar menjadi ukuran berbeda.

Untuk template satu kolom, gambar tidak boleh lebih dari 600 pixel (lebar template email). Tentukan tinggi gambar dan lebar untuk semua gambar, dan pastikan Anda melakukan preview email di perangkat mobile sebelum dikirim.

  1. Menggunakan tipe file yang keliru

Jika Anda menemukan bahwa kualitas gambar terdistorsi, periksa tipe file gambarnya. Kebanyakan gambar kemungkinan akan disimpan sebagai file JPG atau PNG.

Meskipun filefile JPG umumnya bagus untuk gambar-gambar kecil, tetapi format ini tidak begitu bagus untuk gambar-gambar yang ada teks-nya. File PNG mendukung teks dan bisa mengatasi distorsi yang disebabkan oleh jenis-jenis file lain.

  1. Mengabaikan opsi-opsi tampilan berbeda

Ingat bahwa email Anda bisa tampil secara berbeda di berbagai program email – beberapa program email bahkan akan memblokir gambar secara otomatis.

Inilah sebabnya mengapa lebih baik menggunakan template email dan menyisipkan konten, dan bukan hanya mengunggah gambar dan menggunakannya sebagai kampanye email keseluruhan.

Salah satu cara terbaik untuk memastikan email Anda bisa ditampilkan sebagaimana yang Anda inginkan, adalah dengan menambahkan link “tampilkan sebagai halaman web” di bagian teratas email Anda. Dengan begitu, setiap orang yang mengalami masalah tampilan bisa menampilkan email penuh seperti yang Anda telah desain.

Anda juga perlu menambahkan deskripsi pada setiap gambar, yang akan muncul apabila gambar tidak bisa dibuka.

  1. Menggunakan terlalu banyak atau terlalu sedikit gambar

Pernahkah Anda berpikir berapa banyak gambar yang harus dimasukkan dalam email Anda? Baru-baru ini dilakukan survei terhadap 2 juta email customer untuk menemukan apakah ada korelasi antara jumlah gambar yang dimasukkan di email dengan engagement audiens.

Ditemukan bahwa – dengan beberapa pengecualian – email yang memiliki tiga atau lebih sedikit gambar dan sekitar 20 baris teks menghasilkan CTR (clickthrough rate) tertinggi.

Anda bisa menggunakan hasil survei ini sebagai panduan untuk mendesain kampanye email Anda. Ingat bahwa jumlah ini bisa bervariasi sesuai jenis pesan yang Anda buat dan informasi yang ingin Anda masukkan. Ingat juga bahwa dengan semakin banyaknya orang yang membaca email melalui perangkat mobile, desain kampanye Anda harus ringkas dan jelas.

  1. Tidak menyediakan langkah selanjutnya

Penggunaan gambar sangat baik untuk menarik perhatian, tetapi pastikan bahwa Anda tahu apa yang harus dilakukan dengan perhatian tersebut ketika Anda sudah mendapatkannya.

Pikirkan tentang tindakan yang Anda ingin orang lakukan. Jika Anda adalah organisasi non-profit yang berharap untuk menghasilkan donasi – Anda bisa menggunakan sebuah gambar untuk membuat koneksi personal dengan pembaca Anda dan memasukkan sebuah tombol untuk donasi online.

Anda bisa melakukan hal yang sama jika Anda sedang mencoba mempromosikan produk-produk Anda atau menyoroti layanan-layanan berbeda yang Anda miliki. Pastikan Anda menyediakan cara yang mudah bagi orang untuk mengambil tahap selanjutnya.

Menghadirkan kekuatan gambar kedalam email.

Dengan beberapa tips ini, Anda siap untuk menambahkan gambar-gambar yang tampak menarik kedalam email Anda. Anda bisa memulai dengan melihat gambar mana yang mendapatkan paling banyak engagement di media sosial dan menambahkannya kedalam kampanye email Anda berikutnya.

Sediakan link setelah gambar dan lihat apakah ada lebih banyak orang yang mengambil tindakan berdasarkan konten yang Anda kirim.

Anda bisa memulai free email marketing dan menggunakan tips di atas untuk kampanye bisnis Anda!

28
May2015
4 hal yang harus dilakukan oleh wekcme email atau email selamat datang
Pentingnya welcome email dalam email marketing

Sebagai pelaku bisnis, Anda tentu tahu betapa pentingnya “first impression” dari bisnis Anda. Apakah itu kali pertama seseorang memasuki toko Anda, kali pertama seseorang menelpon kantor Anda, atau kali pertama seseorang mencari bisnis Anda di internet, Anda berupaya keras untuk memastikan para pelanggan pergi dengan berpikir positif tentang bisnis Anda.

Tetapi bagaimana dengan kesan pertama yang akan diperoleh seorang customer melalui email marketing bisnis Anda?

Manfaat “welcome email”                            

Kita cenderung lupa bahwa setiap kali seorang customer membuka email dari organisasi Anda, mereka benar-benar mengalami pengalaman yang bisa berimbas pada cara pandang mereka terhadap bisnis Anda.

Seperti ketika seseorang memutuskan untuk naik ke mobilnya dan mengunjungi toko Anda, ketika seseorang memutuskan mendaftar untuk menerima rangkaian email Anda, mereka melakukan itu dengan ekspektasi yang pasti. Ekspektasi-ekspektasi tersebut akan datang dari pengalaman awal yang dimiliki oleh pembaca dengan bisnis Anda – jadi Anda tahu ekspektasi tersebut akan tinggi.

Itulah sebabnya sangat mengherankan bahwa banyak bisnis sekarang ini yang memberikan perhatian sangat kecil kepada “welcome email” yang mereka kirim.

Kekeliruan sebagian besar bisnis

“Welcome email” merupakan respon otomatis yang diterima customer ketika mereka mendaftar untuk mendapatkan newsletter email sebuah bisnis.

Karena “welcome email” adalah email yang diotomatisasi dan kebanyakan layanan email menyediakan konten siap kirim bagi bisnis untuk digunakan, maka banyak pemilik bisnis yang bahkan tidak tahu seperti apa pengalaman pertama yang mereka berikan kepada para pembaca mereka.

Ini adalah masalah besar, khususnya mengingat open rate untuk “welcome email” jauh lebih tinggi dibanding email biasa. (Rata-rata openrate untuk “welcome email” adalah 50-60%).

Jumlah ini menunjukkan banyaknya orang yang disuguhi dengan kesan pertama yang kurang optimal. Bahkan lebih buruk lagi, akan ada banyak orang yang memiliki ekspektasi rendah untuk email yang akan mereka dapatkan dari organisasi Anda di masa mendatang.

Ada hal-hal tertentu yang bisa dan harus dimiliki oleh semua “welcome email”. Berikut 4 diantaranya:

  1. Menegaskan kembali bahwa mereka telah mengambil keputusan tepat

Faktanya adalah, bahkan customer yang mencintai bisnis Anda bisa saja merasa enggan untuk memberikan alamat email mereka, khususnya jika mereka masih baru bagi bisnis Anda dan belum membangun hubungan yang kuat dengan Anda.

Bagi customer yang memutuskan untuk subscribe, mereka akan ingin mengetahui sejak awal bahwa mereka telah mengambil keputusan yang tepat.

Berikut 3 cara untuk melakukan ini:

  • Ingat tips-tips menulis subject email.
    Hanya karena “welcome email” dikirim secara otomatis, bukan berarti Anda tidak perlu memperhatikan tips-tips terbaik yang telah Anda lakukan dalam email marketing. Subject email dari “welcome email” harus menarik perhatian pembaca, berterima kasih karena telah mendaftar, dan memberi mereka alasan untuk membuka email Anda. Cobalah sesuatu seperti “Terima kasih telah mendaftar. Selanjutnya apa?”, atau mempelajari tips membuat subject email lainnya.
  • Biarkan mereka tahu bahwa mereka telah menjadi bagian dari sebuah komunitas.
    Jangan takut untuk memamerkan keberhasilan Anda sebagai pelaku email marketing. Membiarkan pembaca tahu berapa banyak orang yang menerima newsletter Anda setiap bulan adalah cara yang sangat ampuh untuk menegaskan kembali keputusan mereka melakukan subscribe dengan list Anda.
  • Buat mereka merasa aman
    Orang biasanya cenderung bersikap protektif terhadap informasi mereka di dunia online. Dengan memberitahukan kepada customer sejak awal bahwa Anda berencana melindungi kerahasiaan alamat email mereka adalah cara yang sangat baik untuk membuat mereka merasa aman.
  1. Beritahu mereka apa yang akan diterima dalam email selanjutnya

Ketika Anda telah menegaskan kembali keputusan pembaca untuk melakukan subscribe dengan mailing list, selanjutnya Anda perlu menawarkan gambaran umum tentang apa saja yang akan mereka dapatkan selanjutnya.

Penting agar apa yang Anda sampaikan kepada pembaca dalam “welcome email” konsisten dengan apa yang dijanjikan pada saat mendaftar. Anda tentu bukan orang yang menawarkan kupon dan deals tertentu untuk membuat orang mendaftar dan kemudian mengatakan kepada para pembaca bahwa apa yang akan mereka dapatkan adalah update berita.

Luangkan waktu untuk memeriksa kembali apa yang Anda tawarkan kepada pembaca saat mendaftar. Jangan lupa untuk memasukkan rincian-rincian tentang jenis konten yang akan Anda kirim, dan seberapa sering Anda berencana akan mengirimnya.

  1. Pastikan email berikutnya sampai (di inbox bukan folder spam)

Bahkan pelaku email marketing yang paling berpengalaman sekalipun terkadang masih bisa menjadi korban filter SPAM.

Jika Anda DocoBlast customer, Anda bisa mengecek apakah kata-kata yang akan Anda gunakan berpotensi masuk ke folder spam atau tidak.

Anda perlu menggunakan “welcome email” sebagai cara agar pesan Anda tidak ditandai spam, dan juga untuk meningkatkan peluang Anda untuk diperhatikan di dalam inbox pembaca.

Salah satu cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan meminta mereka untuk menambahkan bisnis Anda ke dalam kontak mereka. Dengan begitu, email Anda tidak hanya sampai dengan selamat di kontak inbox (lolos dari folder spam) tetapi juga lebih besar kemungkinan dikenali oleh pembaca.

  1. Mendorong pembaca untuk bergabung dengan jejaring sosial Anda

Jika Anda melakukan segala sesuatunya dengan benar sampai titik ini, pembaca-pembaca Anda akan merasa lebih senang dibanding sebelumnya ketika mendapatkan email dari bisnis Anda.

Inilah saat yang sempurna untuk mengembangkan hubungan ini di luar inbox – pada semua jejaring sosial Anda.

Ini adalah “win-win solution” untuk Anda dan customer Anda. Anda memiliki peluang untuk mengubah setiap subscriber baru menjadi seorang fan atau pengikut, dan para customer Anda diberikan lebih banyak opsi tentang bagaimana mereka ingin terhubung dengan brand Anda secara online.

Anda bisa (dan sebaiknya) bertindak selangkah lebih maju, dengan memberikan alamat email dan nomor telepon yang mereka bisa gunakan untuk menghubungi Anda jika ada pertanyaan atau kekhawatiran.

Ingat ini adalah “welcome email” Anda

Melakukan personalisasi pada email selamat datang tidak hanya akan meningkatkan kesan pertama yang bisa Anda berikan bagi para pembaca, tetapi juga akan membantu Anda lebih unggul dari para pesaing.

Kebanyakan bisnis mengirimkan “welcome email” dengan pesan yang kaku dan tidak menarik, namun Anda akan memberikan sebuah pengalaman yang akan membentuk apa yang dipikirkan oleh customer tentang brand Anda.

Lakukan tahap-tahap yang diberikan kepada Anda dalam tulisan ini dan ingat ini adalah “welcome email” Anda. Ini adalah peluang Anda untuk memperkenalkan email marketing dan memperkenalkan kembali bisnis Anda kepada target audiens. Pastikan “welcome email” ditulis dengan kata-kata Anda sendiri dan pastikan bahwa email selamat datang ini mencerminkan pengalaman personal yang rencananya akan Anda berikan kepada para pembaca Anda.

Buat “welcome email” Anda mengesankan.

Bagaimana cara Anda membentuk first-impression yang baik dengan para customers? Tahukah Anda, bahwa Anda bisa menggunakan free email marketing untuk mengirim “welcome email”?

22
May2015
9 Faktor Penting untuk mengoptimalkan Email Marketing
9 Faktor Penting untuk mengoptimalkan Email Marketing

Sebagai seorang pelaku marketing, mengirim email seharusnya menjadi salah satu alat favorit Anda. Mengirim email bukan hanya cara yang sangat baik untuk berkomunikasi dengan audiens Anda  dan menjaga daftar kontak Anda tetap sehat, tetapi email marketing juga bisa (dan seharusnya) digunakan sebagai sebuah jalur untuk menghasilkan leads.

Namun untuk mendapatkan lebih banyak leads dari email marketing, Anda terlebih dahulu harus memastikan bahwa pembaca membuka emailemail Anda, dan mengklik linklink yang ada di dalam email. Inilah sebabnya mengapa sebagai seorang pelaku marketing, kita semua terobsesi dengan open rate dan click-through rate – karena peningkatan variabel-variabel ini akan memberikan lebih banyak peluang untuk mengkonversi para pembaca menjadi leads.

Tapi bagaimana cara membuat email yang sempurna? Bagaimana Anda mendorong para pembaca untuk membuka email Anda ketika mereka ada banyak email lain di dalam inbox mereka? Bagaimana Anda membuat penawaran yang menarik dan cukup memikat untuk mendorong mereka mengklik dan mengunjungi landing page yang Anda buat? Terlepas dari apakah Anda baru saja memulai strategi email marketing, ataukah Anda telah melakukannya selama bertahun-tahun, ada 9 komponen email yang penting untuk Anda selalu perhatikan. Mari kita lihat satu per satu.

1.     Subject Email

Mengapa subject email penting:

Anda perlu merebut perhatian pembaca. Subject email Anda adalah apa yang akan dilihat oleh para penerima email sebelum mereka membuka email Anda. Yang lebih penting, subject email adalah satu dari sedikit informasi yang akan mereka perhitungkan ketika memutuskan apakah harus membuka email Anda terlebih dahulu atau tidak.

Bagaimana Mengoptimalkannya:

Pertama, subject email harus relevan dengan audiens. Subject email harus berkaitan dengan hal-hal yang diminati pembaca. Jika Anda mengirim email ke sebuah list yang berisi para pelaku marketing kelas-menengah dan Anda tahu bahwa salah satu dari penyebab stres utama mereka adalah tidak cukupnya waktu dalam keseharian mereka, maka Anda bisa menggunakan subject email yang mengatakan, “Siap menghemat waktu marketing Anda?”

Coba gunakan kalimat yang menawarkan bantuan atau manfaat bagi audiens Anda.  Menawarkan solusi membuat mereka terpikat dan ingin mencari tahu bagaimana Anda bisa membantu memecahkan masalah yang mereka hadapi.

Cara lain untuk mengoptimalkan subject email adalah membuatnya lebih personal. Misalnya, memasukkan nama pertama penerima atau nama perusahaannya. Sebagian besar orang akan selalu membuka sebuah email yang memiliki subject email seperti “Bagaimana marketing Docotel bisa lebih efesien” daripada subject email yang mengatakan “Bagaimana marketing perusahaan Anda bisa lebih efisien” karena email tersebut terasa dikhususkan bagi mereka.

2.     Nama Pengirim

Mengapa nama pengirim penting:

Anda perlu membangun trust dengan para pembaca. Nama yang Anda gunakan untuk mengirim email adalah komponen lain yang akan dilihat penerima sebelum membuka email, dan ini berpengaruh bagi mereka dalam membuat keputusan apakah membuka email tersebut atau tidak. Mengoptimalkan pemilihan nama pengirim, dan menggunakan nama tersebut secara konsisten akan membantu membangun rasa percaya terhadap nama tersebut dan memungkinkan para pembaca mengenali emailemail Anda secara lebih mudah ke depannya.

Bagaimana mengoptimalkannya:

Email marketing harus dipersonalisasi – kirim emailemail Anda dari nama seseorang yang sebenarnya dan masukan juga signature di bagian bawah setiap email. Anda juga bisa mempertimbangkan untuk memasukkan gambar kecil pengirim dengan signature nya jika Anda merasa nyaman dengan ide tersebut; ini dapat membantu dalam menghasilkan kesan ramah dan sangat personal dan memperkuat dugaan bahwa emailemail yang datang benar-benar berasal dari orang, bukan robot atau mesin marketing yang tidak memiliki emosi.

Anda juga bisa mengetes beberapa nama pengirim di email Anda untuk melihat yang mana yang paling baik. Mungkin mengirim email dari CEO perusahaan Anda merupakan yang paling efektif, atau mungkin para pembaca Anda suka menerima email tentang ebook baru Anda dari penulis ebook itu sendiri, bersama dengan nama perusahaan untuk membantu pembaca agar lebih baik dalam mengidentifikasi penulis email yang belum dikenal. Cobalah beberapa variasi dan lihat yang mana yang mana yang paling baik.

3.     Personalisasi

Mengapa personalisasi penting:

Salah satu cara terbaik untuk membuat email Anda tampak lebih relevan bagi pembaca adalah dengan menunjukkan kepada mereka bahwa Anda mengetahui sesuatu tentang para pembaca tersebut – bahwa Anda mengenal siapa mereka, dimana mereka bekerja, apa yang menarik bagi mereka. Tentunya dengan cara yang tidak berlebihan, tetapi dengan cara yang baik seperti “Saya memahami apa masalah Anda, dan saya bisa membantu Anda memecahkannya.” Anda bisa melakukan ini dengan personalisasi.

Bagaimana mengoptimalkan:

Personalisasi lebih dari sekadar mengalamatkan email ke nama pertama seseorang. Manfaatkan data-data demografi dan perilaku yang Anda miliki tentang para pembaca Anda dengan memasukkannya dalam emailemail Anda. Anda bisa menggunakan nama perusahaan mereka, lokasi mereka, peran mereka di perusahaan, halaman-halaman yang mereka buka di website Anda, itemitem yang sebelumnya mereka telah beli, dan banyak lagi. Cobalah untuk keratif! Marketing massal tidak efektif lagi. Temukan cara-cara untuk menunjukkan kepada pembaca bahwa Anda mengkhususkan pesan Anda kepada mereka.

4.     Konten

Mengapa konten penting:

Anda perlu membuat emailemail Anda singkat dan menarik. Ini sering menjadi komponen yang mendapatkan fokus paling banyak dari para pelaku marketing ketika mencoba untuk mengoptimalkan emailemail mereka. Bagaimana membuatnya kedengaran menarik? Bagaimana membuat penawaran lebih meyakinkan? Penting untuk menggunakan bahasa, nada, dan layout yang tepat untuk meningkatkan kemungkinan pembaca akan mengklik untuk mengambil manfaat dari penawaran Anda.

Bagaimana Mengoptimalkannya:

Pertama dan terutama, Anda perlu memastikan bahwa isi email Anda jelas menyampaikan apa penawaran Anda dan mengapa penawaran itu berharga. Ikatkan kembali dengan proposisi nilai Anda. Ketika menulis isi yang baik, Anda membutuhkan bahasa yang singkat dan menarik. Misalnya, dalam sebuah email yang dikirim untuk ebook tentang bagaimana menggunakan Twitter untuk bisnis, bisa dimulai dengan “Cara kita menggunakan Twitter keliru”.

Jadikan isi email Anda singkat, memikat, dan menarik. Ceritakan sebuah cerita, gunakan statistik untuk menekankan sebuah poin, dan jangan takut menggunakan bahasa yang kuat.

Juga penting agar Anda menggunakan paragraf-paragraf pendek dan poin-poin untuk memvariasikan teks secara visual, sehingga tidak terlihat monoton. Sekarang ini tidak ada lagi orang yang punya waktu untuk membaca esai, dan jika email Anda terlihat agak padat secara visual, maka pembaca akan kehilangan minat. Pertahankan agar tetap terlihat ringan.

5.     Gambar

Mengapa gambar penting:

Seperti halnya setiap aset marketing lainnya, email Anda harus memikat secara visual. Meskipun email teks biasa lebih bagus kinerjanya dibanding emailemail berbasis HTML, namun gambar masih bisa memegang peran penting dalam menarik perhatian pembaca ketika mereka membuka emailemail Anda. Gambar juga bisa membantu isi email Anda menyampaikan informasi tentang penawaran Anda

Bagaimana mengoptimalkan:

Gunakan gambar-gambar yang relevan. Gambar yang tidak deskriptif tidak akan menjelaskan apa yang ada dalam email Anda, atau apa yang Anda tawarkan kepada pembaca. Jauh lebih efektif jika menggunakan gambar yang serasi dengan penawaran Anda. Jika penawaran Anda adalah ebook, misalnya, Anda bisa cukup menggunakan gambar sampul ebook, yang bisa menjelaskan kepada pembaca bahwa “Ini adalah sebuah ebook dan bisa Anda miliki.”

6.     Call-to-Action

Mengapa penting:

Anda ingin para pembaca Anda melakukan klik dan berubah menjadi customer. Call-to-action merupakan komponen terpenting dalam email-email Anda, karena tujuan akhir dari email Anda adalah agar para pembaca mengklik dan melakukan tindakan. Bahkan, alasan mengapa Anda mengoptimalkan emailemail Anda adalah agar lebih banyak dari pembaca yang mengklik pada call-to-action tersebut untuk mengarahkan mereka ke landing page yang telah Anda buat, dimana mereka kemudian bisa dikonversi menjadi leads.

Bagaimana mengoptimalkan:

Untuk memulai, pertama-tama Anda harus memilih satu call-to-action utama yang akan menjadi fokus. Kerucutkan ke satu tindakan utama yang Anda ingin dilakukan oleh pembaca.

Kemudian, buat call-to-action Anda. Apakah itu berupa tombol atau sebuah link, Anda perlu memastikan bahwa call-to-action Anda menonjol dan impresif secara visual. Ini harus menjadi fokus dari email Anda, jadi buat menonjol dan menarik perhatian pembaca.

Disarankan untuk menempatkan call-to-action di bagian atas, sehingga langsung terlihat tanpa pembaca harus melakukan scroll jauh ke bawah.

Anda juga perlu megoptimalkan bahasa yang Anda gunakan dalam call-to-action. Anda perlu menggunakan isi yang jelas dan berorientasi tindakan (“download“, “daftar”, “shop now”), penting (“sekarang”), dan ramah (“bergabung dengan kami”, “dapatkan…”).

Terakhir, cara yang baik untuk mengoptimalkan call-to-action Anda adalah dengan memasukkan banyak link dan tombol dalam email Anda yang semuanya akan mengarahkan pembaca ke landing page yang sama.Tujuannya untuk menawarkan lebih banyak peluang kepada pembaca untuk segera mengklik.

7.     Link Berbagi ke Media Sosial

Mengapa link berbagi ke media sosial penting:

Anda ingin mendorong para pembaca untuk membagikan konten-konten yang Anda kirim. Dengan memudahkan pembaca email untuk membagikan penawaran-penawaran Anda dengan jejaring mereka, Anda tidak hanya memperluas audiens dan jangkauan, tetapi Anda juga memperluas peluang untuk menghasilkan leads baru.

Bagaimana mengoptimalkannya:

Masukkan link berbagi ke media sosial dalam semua email Anda! Dan jangan takut untuk memberikan opsi-opsi kepada pembaca – setiap orang memiliki jejaring sosial favorit mereka sendiri. Masukkan link untuk Facebook, Twitter, LinkedIn, Pinterest, atau Google+.

Tips lain untuk mengoptimalkan link berbagi ke media sosial ini adalah mengkustomisasi mereka dengan isi email Anda sendiri. Tidak perlu menggunakan salinan tweet autopopulated – Anda bisa menulisnya sendiri! Merupakan ide yang baik juga untuk mengoptimalkan meta description dari landing page, karena salinan tersebut adalah apa yang akan ditampilkan oleh Facebook dan LinkedIn ketika orang membagikan tautan-tautan yang menuju ke halaman-halaman tersebut.

Apapun yang Anda lakukan, buat mudah bagi pembaca Anda untuk membagikan konten Anda, dan berikan alasan bahwa mereka memang perlu membagikannya

8.     Link Unsubscribe

Mengapa link unsbscribe penting:

Pertama-tama, perlu diketahui bahwa tidak memasukkan link unsubscribe dalam email yang dikirim merupakan tindakan ilegal.

Selain masalah hukum, perlu diingat juga jika mereka tidak tertarik mendapatkan emailemail Anda, jangan memaksa mereka untuk tetap ada dalam list. Berikan mereka opsi untuk unsubscribe. Ini akan membuat open rates dan clickthrough rate Anda lebih akurat, karena Anda hanya fokus pada orang-orang yang memang ingin ada dalam list Anda.

Bagaimana Mengoptimalkan:

Mudahkan para pembaca untuk menemukan link unsubscribe. Tidak berarti link ini harus ditonjolkan sama seperti call-to-action, namun jangan juga menyembunyikannya. Jika pembaca ingin unsubscribe dari email Anda tetapi tidak bisa menemukan tombol unsubscribe maka bisa saja mereka akan menandai email Anda sebagai spam, dan itu lebih buruk akibatnya karena akan merusak reputasi IP Anda.

Taktik marketing yang baik lainnya adalah mengisi halaman unsubscribe secara personal. Buat halaman tersebut menyenangkan, lucu, memikat, dan mencoba untuk membuat pembaca berubah pikiran agar tetap bertahan dalam list Anda – atau paling tidak lakukan engagement dengan mereka melalui media sosial atau sarana lainnya. Dengan ini, Anda mengurangi kemungkinan mereka meninggalkan daftar Anda, walaupun Anda memberikan opsi tersebut kepada mereka.

9.     Optimisasi Mobile

Mengapa optimisasi mobile penting:

Terkadang jika seseorang membuka email di ponsel ada kalanya teks yang tampil terlalu besar atau terlalu kecil atau terlalu penjang, dan scrolling tidak bisa dilakukan.

Anda tidak ingin para pembaca Anda mengalami hal tersebut ketika membaca email dari Anda. Email Anda harus tampil cantik pada semua perangkat.

Bagaimana mengoptimalkan:

Rancang email Anda untuk bisa beradaptasi dengan perangkat manapun yang digunakan pembaca. Gunakan templatetemplate yang dioptimisasi untuk perangkat mobile, dan optimalkan untuk mendapatkan visual mobile yang paling baik. Dengan itu Anda tidak akan kehilangan peluang untuk mengkonversi sebuah leads hanya karena mereka menggunakan perangkat yang tidak menampilkan email Anda secara sempurna.

Banyak pelaku marketing cenderung merasa kesulitan ketika berurusan dengan optimisasi email, tetapi kenyataannya tidak demikian! Selama Anda tahu elemen-elemen apa yang perlu diperhatikan dan bagaimana mengoptimalkannya, maka Anda telah berada pada jalur yang tepat untuk meningkatkan click-through rate dan jumlah konversi tanpa harus menghabiskan banyak waktu.

Siap mencoba langsung? Gunakan free email marketing dengan Unlimited Contact yang bisa Anda bangun dan kirim!

18
May2015
Tips untuk Menulis Email yang Dibuka, Dibaca, dan Diklik
Tips untuk Menulis Email yang Dibuka, Dibaca, dan Diklik

Apakah terasa seperti tantangan besar untuk membuat orang membuka dan membaca email Anda? Dan kemudian melanjutkan dengan mengklik?

Seharusnya tidak sesulit itu. Berikut ini adalah tips penting untuk menulis emailemail yang akan dibuka, dibaca, dan diklik.

Siap?

Bagaimana membuat email yang ditunggu-tunggu

Pertanyaan cepat:

Email mana yang paling Anda nantikan untuk terima: sebuah email dari teman terbaik Anda atau sebuah email dari suatu perusahaan? Dan yang mana diantara dua email ini yang Anda lebih pilih untuk dibaca?

Pilihan mudah, bukan?

Jadi, ketika Anda mengirim email ke orang-orang yang ada dalam list Anda, apa yang Anda lakukan? Apakah Anda menulis seolah-olah Anda sedang menyapa kerumunan orang yang begitu banyak? Apakah Anda menulis sama seperti yang dilakukan oleh bagian marketing perusahaan secara masif?

Jika Anda ingin para subscriber menantikan emailemail Anda, maka Anda harus mempertimbangkan untuk berperilaku lebih seperti seorang teman.

Anda kenal, suka, dan mempercayai teman Anda, bukan?

Cobalah menulis email yang sedikit berbeda dengan email perusahaan, dan buat desain email yang minimalis. Buat tulisan dengan gaya bahasa yang lebih casual namun tetap menjaga respek.

Ikuti 8 langkah esensial berikut ini untuk menulis email yang ramah dan tidak sabar dinanti oleh pembaca.

  1. Jangan bicarakan tentang list Anda. Berhenti membicarakan tentang para subscriber Anda. Menulislah seolah-olah Anda sedang mengirim email ke satu orang saja. Hal itu akan membuat email Anda lebih personal.
  2. Berhenti membuang-buang waktu orang. Kirim email hanya jika Anda punya sesuatu yang benar-benar bernilai atau bermanfaat untuk disampaikan.
  3. Bermanfaat. Jangan mengirim email hanya saat Anda butuh sesuatu dari pembaca Anda. Jadilah orang yang bermanfaat, murah hati, ramah, dan seperti teman sejati.
  4. Gunakan nama asli Anda sebagai pengirim. Cantumkan nama dan reputasi pada bagian nama pengirim. Itu tentu lebih bersifat personal, bukan?
  5. Bisa dipercaya. Biarkan orang tahu apa yang Anda harapkan. Ya, pesan-pesan penjualan harus menjadi bagian dari email marketing Anda, itu tidak jadi masalah. Perjelas tentang itu ketika mereka melakukan pendaftaran.
  6. Jangan terkesan berlebihan. Jangan merasa sungkan untuk mempersonalisasi email, tetapi jangan mengulang-ulang nama orang terlalu sering, karena itu membuat Anda terdengar seperti robot call center.
  7. Berada di pihak pembaca. Ingatkan orang bahwa mereka tidak sendiri. Katakan kepada mereka Anda memahami masalah-masalah mereka. Berempatilah dengan mereka, dan tanyakan bagaimana Anda bisa membantu mereka.
  8. Berikan reward karena membaca. Pastikan orang mendapatkan manfaat dari membaca emailemail Anda. Bagaimana caranya? Bagikan tips yang bermanfaat. Buat mereka merasa lebih baik. Buat mereka terinspirasi.

Bagaimana membuat email Anda dibuka

menulis email yang akan dibuka
menulis email yang akan dibuka

Kebanyakan inbox selalu penuh dengan emailemail yang tidak menarik dan membosankan.

Emailemail yang Anda kirim akan mudah tenggelam dalam inbox yang selalu dipenuhi kiriman email dari seluruh dunia. Dan fitur Gmail tabs telah menjadikan Anda lebih sulit lagi untuk bisa diperhatikan.

Satu-satunya cara adalah bagaimana Anda menulis subject email menarik yang membuat Anda menonjol, yang memikat orang untuk membuka email Anda.

Subject email perlu menarik perhatian, sama seperti headline. Berikut 8 tips tentang hal tersebut:

  1. Janjikan sesuatu yang baik.Jika orang tahu secara khusus apa yang akan mereka pelajari atau bagaimana Anda akan membuat mereka lebih senang, lebih informan, atau lebih baik dalam bisnis, maka mereka akan penasaran untuk membaca lebih lanjut.
  2. Gunakan kata-kata berenergi. Kata-kata yang bersifat emosional akan menarik perhatian, dan membuat subject email Anda menonjol diantara emails lain dalam inbox.
  3. Gunakan angka. Karena angka-angka seperti 7 atau 33 akan menyita penglihatan.
  4. Rasa penasaran. Jangan takut untuk sesekali menggunakan kata-kata yang tidak biasa. Gelitik rasa ingin tahu pembaca maka mereka akan senang untuk mencari tahu lebih lanjut.
  5. Tekankan kesalahan-kesalahan umum. Karena tidak ada orang yang mau dianggap bodoh.
  6. Berhenti berusaha terlihat pintar. Subject email yang spefisik dan sederhana selalu mengalahkan alternatif-alternatif yang terlihat pintar.
  7. Eksperimen. Jangan selalu menurut pada apa yang sudah ada. Cobalah sesuatu yang baru. Berani tampil beda. Anda akan dikejutkan dengan apa yang berfungsi dan apa yang tidak.
  8. Belajar dari para master. Daftar ke contact list yang hebat dan analisa subject email mereka. Dijamin Anda akan mempelajari sesuatu yang baru.

Anda juga bisa membaca lebih jauh mengenai tips menulis subject email yang baik.

Bagaimana menulis email yang membangun engagement

Menulis email yang membangun engagement
Menulis email yang membangun engagement

Jadi, Anda telah berhasil membuat orang membuka emailemail Anda. Selanjutnya apa? Bagaimana Anda menjaga perhatian mereka? Bagaimana Anda membuat mereka tetap membaca emailemail Anda kata demi kata?

Ikuti 9 tips berikut untuk emailemail yang akan menawan para pembaca:

17. Menulis cepat. Karena dengan menulis cepat antusiasme dan personalitas Anda yang sesungguhnya akan keluar.

18. Singkat. Edit email Anda dengan sangat hati-hati. Email yang panjang dan berat akan menghilangkan minat pembaca. Tantang diri Anda untuk memotong naskah sampai setengahnya di waktu berikutnya Anda mengedit.

19. Tanyakan pertanyaan. Bayangkan melakukan percakapan tatap-muka dengan pembaca Anda. Anda akan menanyakan pertanyaan-pertanyaan pada situasi tersebut, bukan

20. Tambahkan sentuhan personal. Karena Anda sedang mencoba untuk membuat pembaca tahu, suka, dan mempercayai Anda, bukan?

21. Jangan menggunakan salam yang terlihat otomatis. Cobalah gunakan ungkapan-ungkapan seperti salam hangathormat saya, atau jabat erat. Memvariasikan ucapan salam Anda akan membuat Anda terkesan lebih personal.

22. Buat gaya menulis yang natural. Berhenti memikirkan tentang email marketing. Anggap emailemail Anda sebagai sebuah cara untuk berbicara dengan para customer atau pembaca Anda.

23. Tambahkan personalitas. Gunakan kata-kata dan ungkapan-ungkapan yang bisa Anda gunakan saja. Berperilakulah seperti manusia sesungguhnya.

24. Berhenti membosankan. Pahami tanda-tanda dari tulisan yang membosankan. Tulis kalimat yang pendek dan kuat. Upayakan to the point. Dan jangan terpaku pada kaidah-kaidah penulisan formal.

25. Jangan egois. Pedulilah dengan kebutuhan para pembaca Anda.

Bagaimana menjual dalam emailemail Anda

Menjual Dengan Email
Menjual Dengan Email

Anda tidak hanya menulis email untuk bersenangsenang, bukan? Sebagai pemilik bisnis Anda harus menjual untuk bisa bertahan dalam bisnis (suka atau tidak).

Jadi bagaimana cara terbaik untuk menjual tanpa terlihat berlebihan?

Ikuti 8 tips ini untuk mengubah lebih banyak pembaca email menjadi pembeli :

26. Jangan menjual sebelum prospek siap.Jadilah seorang teman dan sumber informasi terpercaya terlebih dahulu; dan pembaca Anda akan lebih siap membeli dari Anda.

27. Soroti manfaat. Jangan menjual produk. Tetapi, juallah manfaat yang ditawarkan kepada customer Anda.

28. Tunjukkan apa yang tidak akan diperoleh pembaca. Kebanyakan orang menghindari risiko. Mereka ingin menghindari ketidaknyamanan, kesalahan, dan komplikasi. Pertimbangkan untuk merumuskan ulang manfaat dari penawaran Anda sebagai sebuah solusi.

29. Bekerja demi tujuan. Ceritakan cerita-cerita menarik yang mengarah ke pesan penjualan Anda.

30. Memberikan tenggat yang jelas. Ini mencegah orang menunda-nunda.

31. Sisipkan banyak link (pada halaman yang sama). Karena ini meningkatkan peluang orang mengklik link tersebut.

32. Memiliki call-to-action yang jelas. Katakan kepada pembaca secara tepat apa yang Anda harap mereka lakukan selanjutnya, dan ingatkan mereka mengapa mereka akan tertarik untuk membeli.

33. Gunakan NB yang kuat. Ingatkan atau ulangi apa yang akan mereka lewatkan jika mereka tidak mengambil penawaran Anda.

Fakta tentang email Anda

Inbox setiap orang selalu menerima banyak email. Tidak ada yang suka menerima lebih banyak email.

Anda seharusnya bangga bahwa orang telah dengan senang hati bergabung dengan list Anda dan senang menerima pesan-pesan Anda. Setiap subscriber telah memberi Anda kepercayaan yang sulit didapat.

Tetapi berhati-hatilah. Jangan pernah mengabaikan perhatian siapapun. Karena waktu setiap orang sangat berharga.

Dari waktu ke waktu, Anda harus membuktikan nilai Anda kepada para subscriber email Anda. Kenali para pembaca Anda dengan sangat baik sehingga Anda bisa berempati dengan masalah-masalah mereka. Tanyakan pertanyaan dan tawarkan bantuan.

Tulislah email seolah-olah Anda sedang mengirim email kepada seorang teman baik, karena di situlah bagaimana orang akan mengetahui Anda, menyukai Anda, dan mempercayai Anda..

Ketika Anda telah mendapatkan ketiga hal ini, berarti Anda telah mendapatkan kemampuan untuk menumbuhkan bisnis Anda.

Siap mencoba langsung? Gunakan free email marketing dengan Unlimited Contact yang bisa Anda bangun dan kirim!

18
May2015
Kunci Kesuksesan Email Marketing
Kunci Kesuksesan Email Marketing

Ada beberapa jenis email marketing yang bisa Anda kirim ke kontak-kontak Anda. Tergantung pada apa tujuan dan kebutuhan bisnis Anda, Anda bisa mengirim newsletter, kiriman khusus, greeting email, email untuk mengembangkan leads, dan sebagainya. Semua opsi ini memiliki tujuannya masing-masing, meski demikian banyak pelaku marketing yang memandang remeh jenis email tertentu yang justru cenderung mendapatkan banyak perhatian, yaitu email transaksional, yang merupakan salah satu dari jenis komunikasi yang paling efektif untuk membangun engagement dengan prospek.

Email transaksional umumnya berupa pesan-pesan yang Anda terima dari situs-situs e-commerce yang mengonfirmasi order Anda dan informasi pengiriman produk serta rincian-rincian lain. Pesan-pesan ini dipicu oleh tindakan spesifik yang telah dilakukan oleh seseorang dan juga bisa digunakan untuk menginformasikan kepada kontak bagaimana melengkapi tindakan khusus tersebut. Misalnya, jika Anda mendaftar untuk sebuah webinar, Anda akan melengkapi sebuah formulir dan kemudian menerima email transaksional, yang akan memberikan Anda informasi login yang relevan untuk bergabung.

Jadi, jika bisnis Anda bukan e-commerce, apa yang sebanding dengan email transaksional bagi para pelaku marketing? Jawabannya adalah thank-you email, atau pesan-pesan otomatis yang dipicu ketika pengunjung melakukan suatu interaksi di page Anda!

Manfaat Thank You Email

Para penerima menanti-nanti email transaksional atau thank-you email karena email tersebut membantu mereka untuk melengkapi sebuah tindakan. Inilah alasan utama mengapa penerima membuka dan mengklik pada email jenis ini. Dan sebagai seorang pelaku marketing, Anda bisa dengan mudah memanfaatkan situasi ini dengan memasukkan call-to-action dalam thank-you email Anda sesuai dengan kecenderungan umum bahwa leads masih fresh dan sebelumnya telah aktif berinteraksi dengan brand Anda.

Thank-you email  efektif karena 2 alasan:
  1. Email ini menempatkan konten Anda secara langsung dalam inbox target. Bahkan jika penerima mengeklik sebuah link di halaman thank you email, mereka masih akan menemukan informasi yang mereka perlukan, seperti link download ebook, informasi login webinar, dan lain-lain.
  2. Orang akan sering membagikan konten Anda dengan mem-forward-nya lewat email, sehingga thank you email memberi Anda peluang untuk memperluas jangkauan konten ke audiens baru.

Contoh thank you email sederhana:

Hi Dedy,

Terima kasih sudah mengunduh e-book kami yang berjudul All About Email Marketing!

Sudah siap mengaplikasikan e-book ke dalam bisnis Anda? Pelajari bagaimana DocoBlast bisa membantu untuk mengembangkan email marketing Anda!

Regards,

Claudia

Seperti yang Anda lihat, thank you email di atas mencakup dua link : Link pertama terhubung ke halaman terima-kasih untuk penawaran yang diiklankan, dimana pengguna bisa mengakses ebook; dan yang kedua terhubung dengan page agar pengguna bisa langsung mencoba produk yang memungkinkan kita untuk menggerakkan lead lebih jauh ke dalam siklus penjualan.

Thank You Email Dua Kali Lipat Lebih Membangun Engagement Dibanding Email Marketing Umum

Untuk memahami seberapa efektif thank you email dibanding dengan jenis email lainnya , kami membandingkan email ini dengan jenis email lain yang umum dikirim.

Hasilnya, dari 21 thank you email yang telah dikirim, secara rata-rata, email ini menghasilkan 42% open rate dan 14% CTR.

Kami kemudian menganalisa email marketing umum yang telah dikirim. Sampel yang digunakan lebih besar – 131 email – yang secara rata-rata menghasilkan 12% open rate dan 6% CTR.

Dengan kata lain, thank you email otomatis menghasilkan engagement 2 kali lipat lebih tinggi dibanding email marketing biasa.

Sudahkah Anda menggunakan thank you email dalam marketing Anda? Jika belum, mungkin ini waktunya untuk mencoba dengan menggunakan free email marketing.

3
December2013

selamat-natalKita telah memasuki bulan Desember dan tahun 2012 akan segera berganti. Saat ini adalah kesempatan bagi bisnis anda, terutama bagi sektor Retail, Service Provider, Hiburan/Pariwisata, Kuliner, serta Industri Kreatif untuk menciptakan penjualan. Sedangkan bagi sektor lain, bulan Desember juga momen yang tepat untuk membangun merk dan meningkatkan citra perusahaan anda.

Inilah yang bisa anda lakukan : Continue reading Bisnis Menjelang Natal dan Pergantian Tahun

7
May2013

fb-mobile-appSemakin hari semakin banyak saja orang yang menggunakan smartphone mereka sebagai sumber berita dan hiburan. Pada kenyataannya, lebih 600 juta orang menggunakan mobile app Facebook saat bepergian, berdasarkan data terbaru Facebook.

Jadi, ketimbang bertanya kepada Anda apakah perusahaan Anda siap mengikuti revolusi mobile, penulis justru akan bertanya “Apakah perusahaan Anda siap mengikuti revolusi mobile Facebook?”

Jika Anda memikirkan bagaimana marketing Facebook bisa berbeda antara platform mobile dan komputer desktop, maka tulisan ini cocok untuk Anda. Lanjutkan membaca untuk mendapatkan ide tentang bagaimana Anda bisa mengoptimasi marketing Facebook Anda secara lebih baik untuk platform mobile.

Continue reading Mengoptimasi Konten Sosial untuk Mobile App Facebook