Category Archives: Autoresponder

Berkaitan tentang fungsi, kegunaan dan manfaat autoresponder pada email marketing

22
December2016
Selamat Natal dan Tahun Baru
Selamat Natal dan Tahun Baru

Natal telah tiba, rayakan sukacita dan damai natal bersama-sama. Segeralah untuk berbagi kebahagian bersama sanak saudara, teman, bahkan kolega bisnis Anda dengan cara mengucapkan “Selamat Natal dan Tahun Baru”. Dahulu mengucapkan natal menggunakan surat ataupun kartu ucapan yang dikirimkan jauh-jauh hari sangatlah populer. Namun tampaknya,di zaman serba digital seperti saat ini, cara lama tersebut sudah mulai ditinggalkan. Karena di zaman digital yang telah berbasiskan internet atau online membuat segala sesuatunya menjadi lebih instan, cepat dan mudah. Tanpa membuang waktu lama, ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru langsung tersampaikan dengan baik. Itulah yang membuat banyak orang lebih memilih media digital untuk saling berbagi ucapan.

Ada beberapa media digital yang kerap dijadikan sebagai ajang saling berkomunikasi, menjaga keakraban di momen-momen hari raya, seperti hari raya natal. Kita mengenal sosial media seperti Facebook, Twitter, Path, Instagram, BBM, Whatsapp, Line yang sangat populer dikalangan masyarakat saat ini. Namun ternyata, dari semua sosial media tersebut, jika digunakan untuk mengucapkan hari raya seperti Selamat Natal dan Tahun Baru dengan kolega bisnis sepertinya terasa kurang profesional. Lalu pertanyaannya, media digital apa yang bisa dipakai mengirimkan ucapan hari raya seperti Selamat Natal dan Tahun Baru agar terlihat lebih profesional? Jawabannya adalah email marketing.
Continue reading Ucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru dengan Email Marketing

14
July2016
manfaat autoresponder dalam bisnis online
manfaat autoresponder dalam bisnis online

Anda seorang pelaku bisnis online yang menggunakan email marketing sebagai strategi bisnis Anda? Jika ya, berarti Anda sudah tak asing lagi dengan istilah autoresponder. Ternyata manfaat autoresponder untuk bisnis online Anda menjadi salah satu strategi untuk mempertahankan loyalitas pelanggan bisnis online Anda (baca: Pertahankan Loyalitas Pelanggan Bisnis Online, Begini Caranya). Hal tersebut bisa terjadi karena ternyata autoresponder merupakan salah satu cara Anda berkomunikasi dengan pelanggan bisnis Anda. Agar Anda lebih memahaminya, simak penjelasan berikut ini.
Continue reading Nikmati Manfaat Autoresponder untuk Bisnis Online

1
June2015
Cara Melakukan Follow Up Kepada Subscriber Baru
Cara Melakukan Follow Up Kepada Subscriber Baru

Bagi banyak bisnis, menjangkau customer baru adalah prioritas teratas. Karena itu, bagaimana melakukan follow up kepada subscriber baru adalah hal yang sangat penting untuk dibicarakan.

Anda ingin sekali memperluas audiens Anda, membangun koneksi-koneksi baru, dan hingga akhirnya menumbuhkan bisnis Anda.

Tapi ada satu pertanyaan penting: Ketika bisnis Anda telah menjangkau satu customer baru, atau bahkan jika Anda sebelumnya telah membagikan pengalaman mengesankan kepada seorang customer pertama kali, apa yang Anda lakukan untuk membuat customer baru Anda kembali ke bisnis Anda?

Hubungan tidak terjadi dalam satu hari.

Meskipun kesan pertama yang hebat adalah salah satu langkah penting menuju hubungan yang berlangsung lama, namun Anda perlu maju selangkah lagi untuk menunjukkan kepada customer seberapa penting mereka bagi Anda dan mendapatkan loyalitas mereka.

Ketika Anda berinvestasi dalam membangun hubungan dengan customers Anda melalui email marketing, mereka membayar upaya Anda dengan kembali ke bisnis Anda.

Jika Anda belum mulai mengumpulkan alamat email di toko Anda atau melalui formulir pendaftaran online, maka mulailah menjangkau customer dengan informasi yang Anda tahu akan bermanfaat bagi para customer Anda.

Butuh inspirasi? Berikut tujuh ide untuk melakukan follow up dengan customers baru:

  1. Memberikan welcome email yang hangat

Salah satu cara termudah untuk menjaga momentum yang sedang terjadi adalah dengan mengirim welcome email. Pertimbangkan juga untuk memasukkan 4 elemen berikut ke dalam welcome email Anda:

  • Perkenalan yang hangat dan ramah
  • Rangkuman apa yang akan diperoleh pada emails berikutnya
  • Jaminan privasi dan keamanan data
  • Signature personal dengan rincian kontak
  1. Berterima kasih atas bisnis mereka (dan menawarkan insentif untuk datang kembali)

Berterima kasih kepada customer baru melalui thank you email adalah salah satu cara untuk menunjukkan bahwa mereka penting bagi Anda. Ucapan terima kasih yang terbaik adalah yang bersifat personal dan menawarkan customer sebuah insentif untuk datang kembali.

Pikirkan bagaimana Anda bisa menawarkan sebuah ucapan terima kasih yang original. Pertimbangkan membuat video berdurasi 30-detik untuk menunjukkan apresiasi Anda, atau mencantumkan sebuah foto ceria Anda dan staf Anda.

Kemudian, temukan sejumlah ide untuk mendorong para customer melakukan bisnis dengan Anda lagi. Berikan penawaran terbatas atau deadline yang ketat untuk mendorong mereka melakukan bisnis dengan Anda lagi.

  1. Memelihara hubungan baru dengan serangkaian Autoresponder

Autoresponder adalah alat yang memungkinkan Anda membuat serangkaian email otomatis yang dikirim ke sebuah kontak setelah mereka masuk ke dalam list. Mirip dengan welcome email, manfaat autoresponder ini adalah Anda bisa “membuatnya di awal dan tidak memikirkannya lagi kemudian”. Anda menetukan frekuensi untuk menjangkau kontak-kontak Anda, merancang sekumpulan email, dan menambahkan kontak-kontak relevan ke list ini.

Autoresponder sangat bermanfaat bagi kontak-kontak baru karena dengan itu Anda memastikan mereka mendapatkan perkenalan yang sangat berkesan tentang bisnis Anda sejak awal. Ini adalah kesempatan Anda untuk menjelaskan profil bisnis Anda, memberikan informasi bermanfaat yang membeberkan keahlian Anda, dan secara reguler mengingatkan mereka tentang cara-cara mudah untuk terhubung dengan Anda.

  1. Menawarkan bantuan

Bahkan setelah mendapatkan pengalaman pertama yang mengesankan dengan bisnis Anda, ada peluang customer Anda tidak mengetahui beragam produk atau jasa yang Anda tawarkan. Berikan orang dorongan untuk kembali dengan memberi mereka lebih banyak informasi tentang kelebihan bisnis Anda.

Apakah Anda menawarkan jasa atau produk musiman yang bisa membantu seorang customer memecahkan masalah selama periode waktu tertentu? Pertimbangkan untuk menawarkan jasa-jasa ini dengan diskon kepada customers baru atau buat paket “permulaan” yang khusus ditujukan untuk customer baru.

Ingat, gaya bahasa yang digunakan tidak boleh terlalu promosional dan lebih banyak tentang bagaimana Anda berupaya untuk membantu customer Anda mengatasi masalah-masalah, kebutuhan, atau minat spesifik mereka.

  1. Minta feedback

Sebagai pemilik bisnis, Anda ingin memastikan bahwa Anda melakukan segala sesuatu yang Anda bisa untuk memberikan kesan pertama yang kuat dan bertahan lama. Lakukan follow up dengan survei-survei online, tunjukkan kepada customers baru bahwa Anda berkomitmen terhadap pengalaman yang berkesan dan Anda menghargai opini mereka.

Ini juga peluang yang sangat baik untuk menanyakan sejumlah pertanyaan yang akan memberikan Anda pengetahuan tentang siapa customer Anda, mereka tertarik pada hal-hal apa, dan cara-cara yang bisa Anda gunakan untuk terhubung dengan mereka.

  1. Ajak mereka kembali

Events merupakan cara yang sangat baik untuk membawa kembali orang-orang ke bisnis Anda. Ini juga cara yang sangat ampuh bagi customers baru untuk bertemu orang-orang yang telah mereka kenal dan menyukai bisnis Anda.

Periksa kembali kalender Anda dan mulailah memikirkan tentang apa yang akan datang berikutnya untuk bisnis Anda dalam beberapa pekan ke depan. Kemudian, pikirkan tentang bagaimana Anda bisa melibatkan audiens baru Anda pada setiap acara yang akan datang.

Apakah Anda memutuskan untuk melakukan open house, membawa pembicara tamu yang menurut Anda akan disukai para customer, atau bermitra dengan nirlaba favorit Anda untuk sebuah event, pastikan customers baru Anda mengetahuinya.

  1. Memperlihatkan sisi sosial Anda

Mempromosikan media sosial Anda kepada customers baru akan membuat mereka membaca konten dan mengetahui aktivitas-aktivitas terbaru bisnis Anda. Itulah sebabnya, walaupun mereka belum terbiasa dengan bisnis Anda, mereka akan memiliki gambaran yang lebih baik tentang apa bidang yang digeluti bisnis Anda.

Media sosial juga merupakan tempat yang sangat baik bagi customers baru untuk melihat apa yang dikatakan orang lain tentang bisnis Anda. Bagaimana Anda berinteraksi dengan para customers di media sosial akan memberikan mereka gambaran yang baik.

Dengan membagikan link ke website dan jejaring sosial, Anda akan mengarahkan trafik dan pengikut, yang berarti lebih banyak mata yang melihat informasi yang telah Anda buat atau bagikan.

Email dan media sosial bekerja paling baik jika digunakan bersama-sama. Karena itu, tambahkan tombol-tombol ke media sosial pada bagian bawah masing-masing email yang Anda kirim.

Santap saat hidangan masih panas.

Dengan 7 ide ini, Anda siap untuk menjangkau customer baru dan terus menawarkan kepada mereka pengalaman yang tidak bisa disaingi oleh para pesaing Anda.

Pilih satu ide dari daftar ini dan buat akun DocoBlast Anda sekarang! Psst, Anda juga bisa menggunakan free email marketing bila Anda mau.

28
May2015
4 hal yang harus dilakukan oleh wekcme email atau email selamat datang
Pentingnya welcome email dalam email marketing

Sebagai pelaku bisnis, Anda tentu tahu betapa pentingnya “first impression” dari bisnis Anda. Apakah itu kali pertama seseorang memasuki toko Anda, kali pertama seseorang menelpon kantor Anda, atau kali pertama seseorang mencari bisnis Anda di internet, Anda berupaya keras untuk memastikan para pelanggan pergi dengan berpikir positif tentang bisnis Anda.

Tetapi bagaimana dengan kesan pertama yang akan diperoleh seorang customer melalui email marketing bisnis Anda?

Manfaat “welcome email”                            

Kita cenderung lupa bahwa setiap kali seorang customer membuka email dari organisasi Anda, mereka benar-benar mengalami pengalaman yang bisa berimbas pada cara pandang mereka terhadap bisnis Anda.

Seperti ketika seseorang memutuskan untuk naik ke mobilnya dan mengunjungi toko Anda, ketika seseorang memutuskan mendaftar untuk menerima rangkaian email Anda, mereka melakukan itu dengan ekspektasi yang pasti. Ekspektasi-ekspektasi tersebut akan datang dari pengalaman awal yang dimiliki oleh pembaca dengan bisnis Anda – jadi Anda tahu ekspektasi tersebut akan tinggi.

Itulah sebabnya sangat mengherankan bahwa banyak bisnis sekarang ini yang memberikan perhatian sangat kecil kepada “welcome email” yang mereka kirim.

Kekeliruan sebagian besar bisnis

“Welcome email” merupakan respon otomatis yang diterima customer ketika mereka mendaftar untuk mendapatkan newsletter email sebuah bisnis.

Karena “welcome email” adalah email yang diotomatisasi dan kebanyakan layanan email menyediakan konten siap kirim bagi bisnis untuk digunakan, maka banyak pemilik bisnis yang bahkan tidak tahu seperti apa pengalaman pertama yang mereka berikan kepada para pembaca mereka.

Ini adalah masalah besar, khususnya mengingat open rate untuk “welcome email” jauh lebih tinggi dibanding email biasa. (Rata-rata openrate untuk “welcome email” adalah 50-60%).

Jumlah ini menunjukkan banyaknya orang yang disuguhi dengan kesan pertama yang kurang optimal. Bahkan lebih buruk lagi, akan ada banyak orang yang memiliki ekspektasi rendah untuk email yang akan mereka dapatkan dari organisasi Anda di masa mendatang.

Ada hal-hal tertentu yang bisa dan harus dimiliki oleh semua “welcome email”. Berikut 4 diantaranya:

  1. Menegaskan kembali bahwa mereka telah mengambil keputusan tepat

Faktanya adalah, bahkan customer yang mencintai bisnis Anda bisa saja merasa enggan untuk memberikan alamat email mereka, khususnya jika mereka masih baru bagi bisnis Anda dan belum membangun hubungan yang kuat dengan Anda.

Bagi customer yang memutuskan untuk subscribe, mereka akan ingin mengetahui sejak awal bahwa mereka telah mengambil keputusan yang tepat.

Berikut 3 cara untuk melakukan ini:

  • Ingat tips-tips menulis subject email.
    Hanya karena “welcome email” dikirim secara otomatis, bukan berarti Anda tidak perlu memperhatikan tips-tips terbaik yang telah Anda lakukan dalam email marketing. Subject email dari “welcome email” harus menarik perhatian pembaca, berterima kasih karena telah mendaftar, dan memberi mereka alasan untuk membuka email Anda. Cobalah sesuatu seperti “Terima kasih telah mendaftar. Selanjutnya apa?”, atau mempelajari tips membuat subject email lainnya.
  • Biarkan mereka tahu bahwa mereka telah menjadi bagian dari sebuah komunitas.
    Jangan takut untuk memamerkan keberhasilan Anda sebagai pelaku email marketing. Membiarkan pembaca tahu berapa banyak orang yang menerima newsletter Anda setiap bulan adalah cara yang sangat ampuh untuk menegaskan kembali keputusan mereka melakukan subscribe dengan list Anda.
  • Buat mereka merasa aman
    Orang biasanya cenderung bersikap protektif terhadap informasi mereka di dunia online. Dengan memberitahukan kepada customer sejak awal bahwa Anda berencana melindungi kerahasiaan alamat email mereka adalah cara yang sangat baik untuk membuat mereka merasa aman.
  1. Beritahu mereka apa yang akan diterima dalam email selanjutnya

Ketika Anda telah menegaskan kembali keputusan pembaca untuk melakukan subscribe dengan mailing list, selanjutnya Anda perlu menawarkan gambaran umum tentang apa saja yang akan mereka dapatkan selanjutnya.

Penting agar apa yang Anda sampaikan kepada pembaca dalam “welcome email” konsisten dengan apa yang dijanjikan pada saat mendaftar. Anda tentu bukan orang yang menawarkan kupon dan deals tertentu untuk membuat orang mendaftar dan kemudian mengatakan kepada para pembaca bahwa apa yang akan mereka dapatkan adalah update berita.

Luangkan waktu untuk memeriksa kembali apa yang Anda tawarkan kepada pembaca saat mendaftar. Jangan lupa untuk memasukkan rincian-rincian tentang jenis konten yang akan Anda kirim, dan seberapa sering Anda berencana akan mengirimnya.

  1. Pastikan email berikutnya sampai (di inbox bukan folder spam)

Bahkan pelaku email marketing yang paling berpengalaman sekalipun terkadang masih bisa menjadi korban filter SPAM.

Jika Anda DocoBlast customer, Anda bisa mengecek apakah kata-kata yang akan Anda gunakan berpotensi masuk ke folder spam atau tidak.

Anda perlu menggunakan “welcome email” sebagai cara agar pesan Anda tidak ditandai spam, dan juga untuk meningkatkan peluang Anda untuk diperhatikan di dalam inbox pembaca.

Salah satu cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan meminta mereka untuk menambahkan bisnis Anda ke dalam kontak mereka. Dengan begitu, email Anda tidak hanya sampai dengan selamat di kontak inbox (lolos dari folder spam) tetapi juga lebih besar kemungkinan dikenali oleh pembaca.

  1. Mendorong pembaca untuk bergabung dengan jejaring sosial Anda

Jika Anda melakukan segala sesuatunya dengan benar sampai titik ini, pembaca-pembaca Anda akan merasa lebih senang dibanding sebelumnya ketika mendapatkan email dari bisnis Anda.

Inilah saat yang sempurna untuk mengembangkan hubungan ini di luar inbox – pada semua jejaring sosial Anda.

Ini adalah “win-win solution” untuk Anda dan customer Anda. Anda memiliki peluang untuk mengubah setiap subscriber baru menjadi seorang fan atau pengikut, dan para customer Anda diberikan lebih banyak opsi tentang bagaimana mereka ingin terhubung dengan brand Anda secara online.

Anda bisa (dan sebaiknya) bertindak selangkah lebih maju, dengan memberikan alamat email dan nomor telepon yang mereka bisa gunakan untuk menghubungi Anda jika ada pertanyaan atau kekhawatiran.

Ingat ini adalah “welcome email” Anda

Melakukan personalisasi pada email selamat datang tidak hanya akan meningkatkan kesan pertama yang bisa Anda berikan bagi para pembaca, tetapi juga akan membantu Anda lebih unggul dari para pesaing.

Kebanyakan bisnis mengirimkan “welcome email” dengan pesan yang kaku dan tidak menarik, namun Anda akan memberikan sebuah pengalaman yang akan membentuk apa yang dipikirkan oleh customer tentang brand Anda.

Lakukan tahap-tahap yang diberikan kepada Anda dalam tulisan ini dan ingat ini adalah “welcome email” Anda. Ini adalah peluang Anda untuk memperkenalkan email marketing dan memperkenalkan kembali bisnis Anda kepada target audiens. Pastikan “welcome email” ditulis dengan kata-kata Anda sendiri dan pastikan bahwa email selamat datang ini mencerminkan pengalaman personal yang rencananya akan Anda berikan kepada para pembaca Anda.

Buat “welcome email” Anda mengesankan.

Bagaimana cara Anda membentuk first-impression yang baik dengan para customers? Tahukah Anda, bahwa Anda bisa menggunakan free email marketing untuk mengirim “welcome email”?

18
May2015
Tips untuk Menulis Email yang Dibuka, Dibaca, dan Diklik
Tips untuk Menulis Email yang Dibuka, Dibaca, dan Diklik

Apakah terasa seperti tantangan besar untuk membuat orang membuka dan membaca email Anda? Dan kemudian melanjutkan dengan mengklik?

Seharusnya tidak sesulit itu. Berikut ini adalah tips penting untuk menulis emailemail yang akan dibuka, dibaca, dan diklik.

Siap?

Bagaimana membuat email yang ditunggu-tunggu

Pertanyaan cepat:

Email mana yang paling Anda nantikan untuk terima: sebuah email dari teman terbaik Anda atau sebuah email dari suatu perusahaan? Dan yang mana diantara dua email ini yang Anda lebih pilih untuk dibaca?

Pilihan mudah, bukan?

Jadi, ketika Anda mengirim email ke orang-orang yang ada dalam list Anda, apa yang Anda lakukan? Apakah Anda menulis seolah-olah Anda sedang menyapa kerumunan orang yang begitu banyak? Apakah Anda menulis sama seperti yang dilakukan oleh bagian marketing perusahaan secara masif?

Jika Anda ingin para subscriber menantikan emailemail Anda, maka Anda harus mempertimbangkan untuk berperilaku lebih seperti seorang teman.

Anda kenal, suka, dan mempercayai teman Anda, bukan?

Cobalah menulis email yang sedikit berbeda dengan email perusahaan, dan buat desain email yang minimalis. Buat tulisan dengan gaya bahasa yang lebih casual namun tetap menjaga respek.

Ikuti 8 langkah esensial berikut ini untuk menulis email yang ramah dan tidak sabar dinanti oleh pembaca.

  1. Jangan bicarakan tentang list Anda. Berhenti membicarakan tentang para subscriber Anda. Menulislah seolah-olah Anda sedang mengirim email ke satu orang saja. Hal itu akan membuat email Anda lebih personal.
  2. Berhenti membuang-buang waktu orang. Kirim email hanya jika Anda punya sesuatu yang benar-benar bernilai atau bermanfaat untuk disampaikan.
  3. Bermanfaat. Jangan mengirim email hanya saat Anda butuh sesuatu dari pembaca Anda. Jadilah orang yang bermanfaat, murah hati, ramah, dan seperti teman sejati.
  4. Gunakan nama asli Anda sebagai pengirim. Cantumkan nama dan reputasi pada bagian nama pengirim. Itu tentu lebih bersifat personal, bukan?
  5. Bisa dipercaya. Biarkan orang tahu apa yang Anda harapkan. Ya, pesan-pesan penjualan harus menjadi bagian dari email marketing Anda, itu tidak jadi masalah. Perjelas tentang itu ketika mereka melakukan pendaftaran.
  6. Jangan terkesan berlebihan. Jangan merasa sungkan untuk mempersonalisasi email, tetapi jangan mengulang-ulang nama orang terlalu sering, karena itu membuat Anda terdengar seperti robot call center.
  7. Berada di pihak pembaca. Ingatkan orang bahwa mereka tidak sendiri. Katakan kepada mereka Anda memahami masalah-masalah mereka. Berempatilah dengan mereka, dan tanyakan bagaimana Anda bisa membantu mereka.
  8. Berikan reward karena membaca. Pastikan orang mendapatkan manfaat dari membaca emailemail Anda. Bagaimana caranya? Bagikan tips yang bermanfaat. Buat mereka merasa lebih baik. Buat mereka terinspirasi.

Bagaimana membuat email Anda dibuka

menulis email yang akan dibuka
menulis email yang akan dibuka

Kebanyakan inbox selalu penuh dengan emailemail yang tidak menarik dan membosankan.

Emailemail yang Anda kirim akan mudah tenggelam dalam inbox yang selalu dipenuhi kiriman email dari seluruh dunia. Dan fitur Gmail tabs telah menjadikan Anda lebih sulit lagi untuk bisa diperhatikan.

Satu-satunya cara adalah bagaimana Anda menulis subject email menarik yang membuat Anda menonjol, yang memikat orang untuk membuka email Anda.

Subject email perlu menarik perhatian, sama seperti headline. Berikut 8 tips tentang hal tersebut:

  1. Janjikan sesuatu yang baik.Jika orang tahu secara khusus apa yang akan mereka pelajari atau bagaimana Anda akan membuat mereka lebih senang, lebih informan, atau lebih baik dalam bisnis, maka mereka akan penasaran untuk membaca lebih lanjut.
  2. Gunakan kata-kata berenergi. Kata-kata yang bersifat emosional akan menarik perhatian, dan membuat subject email Anda menonjol diantara emails lain dalam inbox.
  3. Gunakan angka. Karena angka-angka seperti 7 atau 33 akan menyita penglihatan.
  4. Rasa penasaran. Jangan takut untuk sesekali menggunakan kata-kata yang tidak biasa. Gelitik rasa ingin tahu pembaca maka mereka akan senang untuk mencari tahu lebih lanjut.
  5. Tekankan kesalahan-kesalahan umum. Karena tidak ada orang yang mau dianggap bodoh.
  6. Berhenti berusaha terlihat pintar. Subject email yang spefisik dan sederhana selalu mengalahkan alternatif-alternatif yang terlihat pintar.
  7. Eksperimen. Jangan selalu menurut pada apa yang sudah ada. Cobalah sesuatu yang baru. Berani tampil beda. Anda akan dikejutkan dengan apa yang berfungsi dan apa yang tidak.
  8. Belajar dari para master. Daftar ke contact list yang hebat dan analisa subject email mereka. Dijamin Anda akan mempelajari sesuatu yang baru.

Anda juga bisa membaca lebih jauh mengenai tips menulis subject email yang baik.

Bagaimana menulis email yang membangun engagement

Menulis email yang membangun engagement
Menulis email yang membangun engagement

Jadi, Anda telah berhasil membuat orang membuka emailemail Anda. Selanjutnya apa? Bagaimana Anda menjaga perhatian mereka? Bagaimana Anda membuat mereka tetap membaca emailemail Anda kata demi kata?

Ikuti 9 tips berikut untuk emailemail yang akan menawan para pembaca:

17. Menulis cepat. Karena dengan menulis cepat antusiasme dan personalitas Anda yang sesungguhnya akan keluar.

18. Singkat. Edit email Anda dengan sangat hati-hati. Email yang panjang dan berat akan menghilangkan minat pembaca. Tantang diri Anda untuk memotong naskah sampai setengahnya di waktu berikutnya Anda mengedit.

19. Tanyakan pertanyaan. Bayangkan melakukan percakapan tatap-muka dengan pembaca Anda. Anda akan menanyakan pertanyaan-pertanyaan pada situasi tersebut, bukan

20. Tambahkan sentuhan personal. Karena Anda sedang mencoba untuk membuat pembaca tahu, suka, dan mempercayai Anda, bukan?

21. Jangan menggunakan salam yang terlihat otomatis. Cobalah gunakan ungkapan-ungkapan seperti salam hangathormat saya, atau jabat erat. Memvariasikan ucapan salam Anda akan membuat Anda terkesan lebih personal.

22. Buat gaya menulis yang natural. Berhenti memikirkan tentang email marketing. Anggap emailemail Anda sebagai sebuah cara untuk berbicara dengan para customer atau pembaca Anda.

23. Tambahkan personalitas. Gunakan kata-kata dan ungkapan-ungkapan yang bisa Anda gunakan saja. Berperilakulah seperti manusia sesungguhnya.

24. Berhenti membosankan. Pahami tanda-tanda dari tulisan yang membosankan. Tulis kalimat yang pendek dan kuat. Upayakan to the point. Dan jangan terpaku pada kaidah-kaidah penulisan formal.

25. Jangan egois. Pedulilah dengan kebutuhan para pembaca Anda.

Bagaimana menjual dalam emailemail Anda

Menjual Dengan Email
Menjual Dengan Email

Anda tidak hanya menulis email untuk bersenangsenang, bukan? Sebagai pemilik bisnis Anda harus menjual untuk bisa bertahan dalam bisnis (suka atau tidak).

Jadi bagaimana cara terbaik untuk menjual tanpa terlihat berlebihan?

Ikuti 8 tips ini untuk mengubah lebih banyak pembaca email menjadi pembeli :

26. Jangan menjual sebelum prospek siap.Jadilah seorang teman dan sumber informasi terpercaya terlebih dahulu; dan pembaca Anda akan lebih siap membeli dari Anda.

27. Soroti manfaat. Jangan menjual produk. Tetapi, juallah manfaat yang ditawarkan kepada customer Anda.

28. Tunjukkan apa yang tidak akan diperoleh pembaca. Kebanyakan orang menghindari risiko. Mereka ingin menghindari ketidaknyamanan, kesalahan, dan komplikasi. Pertimbangkan untuk merumuskan ulang manfaat dari penawaran Anda sebagai sebuah solusi.

29. Bekerja demi tujuan. Ceritakan cerita-cerita menarik yang mengarah ke pesan penjualan Anda.

30. Memberikan tenggat yang jelas. Ini mencegah orang menunda-nunda.

31. Sisipkan banyak link (pada halaman yang sama). Karena ini meningkatkan peluang orang mengklik link tersebut.

32. Memiliki call-to-action yang jelas. Katakan kepada pembaca secara tepat apa yang Anda harap mereka lakukan selanjutnya, dan ingatkan mereka mengapa mereka akan tertarik untuk membeli.

33. Gunakan NB yang kuat. Ingatkan atau ulangi apa yang akan mereka lewatkan jika mereka tidak mengambil penawaran Anda.

Fakta tentang email Anda

Inbox setiap orang selalu menerima banyak email. Tidak ada yang suka menerima lebih banyak email.

Anda seharusnya bangga bahwa orang telah dengan senang hati bergabung dengan list Anda dan senang menerima pesan-pesan Anda. Setiap subscriber telah memberi Anda kepercayaan yang sulit didapat.

Tetapi berhati-hatilah. Jangan pernah mengabaikan perhatian siapapun. Karena waktu setiap orang sangat berharga.

Dari waktu ke waktu, Anda harus membuktikan nilai Anda kepada para subscriber email Anda. Kenali para pembaca Anda dengan sangat baik sehingga Anda bisa berempati dengan masalah-masalah mereka. Tanyakan pertanyaan dan tawarkan bantuan.

Tulislah email seolah-olah Anda sedang mengirim email kepada seorang teman baik, karena di situlah bagaimana orang akan mengetahui Anda, menyukai Anda, dan mempercayai Anda..

Ketika Anda telah mendapatkan ketiga hal ini, berarti Anda telah mendapatkan kemampuan untuk menumbuhkan bisnis Anda.

Siap mencoba langsung? Gunakan free email marketing dengan Unlimited Contact yang bisa Anda bangun dan kirim!

18
May2015
Kunci Kesuksesan Email Marketing
Kunci Kesuksesan Email Marketing

Ada beberapa jenis email marketing yang bisa Anda kirim ke kontak-kontak Anda. Tergantung pada apa tujuan dan kebutuhan bisnis Anda, Anda bisa mengirim newsletter, kiriman khusus, greeting email, email untuk mengembangkan leads, dan sebagainya. Semua opsi ini memiliki tujuannya masing-masing, meski demikian banyak pelaku marketing yang memandang remeh jenis email tertentu yang justru cenderung mendapatkan banyak perhatian, yaitu email transaksional, yang merupakan salah satu dari jenis komunikasi yang paling efektif untuk membangun engagement dengan prospek.

Email transaksional umumnya berupa pesan-pesan yang Anda terima dari situs-situs e-commerce yang mengonfirmasi order Anda dan informasi pengiriman produk serta rincian-rincian lain. Pesan-pesan ini dipicu oleh tindakan spesifik yang telah dilakukan oleh seseorang dan juga bisa digunakan untuk menginformasikan kepada kontak bagaimana melengkapi tindakan khusus tersebut. Misalnya, jika Anda mendaftar untuk sebuah webinar, Anda akan melengkapi sebuah formulir dan kemudian menerima email transaksional, yang akan memberikan Anda informasi login yang relevan untuk bergabung.

Jadi, jika bisnis Anda bukan e-commerce, apa yang sebanding dengan email transaksional bagi para pelaku marketing? Jawabannya adalah thank-you email, atau pesan-pesan otomatis yang dipicu ketika pengunjung melakukan suatu interaksi di page Anda!

Manfaat Thank You Email

Para penerima menanti-nanti email transaksional atau thank-you email karena email tersebut membantu mereka untuk melengkapi sebuah tindakan. Inilah alasan utama mengapa penerima membuka dan mengklik pada email jenis ini. Dan sebagai seorang pelaku marketing, Anda bisa dengan mudah memanfaatkan situasi ini dengan memasukkan call-to-action dalam thank-you email Anda sesuai dengan kecenderungan umum bahwa leads masih fresh dan sebelumnya telah aktif berinteraksi dengan brand Anda.

Thank-you email  efektif karena 2 alasan:
  1. Email ini menempatkan konten Anda secara langsung dalam inbox target. Bahkan jika penerima mengeklik sebuah link di halaman thank you email, mereka masih akan menemukan informasi yang mereka perlukan, seperti link download ebook, informasi login webinar, dan lain-lain.
  2. Orang akan sering membagikan konten Anda dengan mem-forward-nya lewat email, sehingga thank you email memberi Anda peluang untuk memperluas jangkauan konten ke audiens baru.

Contoh thank you email sederhana:

Hi Dedy,

Terima kasih sudah mengunduh e-book kami yang berjudul All About Email Marketing!

Sudah siap mengaplikasikan e-book ke dalam bisnis Anda? Pelajari bagaimana DocoBlast bisa membantu untuk mengembangkan email marketing Anda!

Regards,

Claudia

Seperti yang Anda lihat, thank you email di atas mencakup dua link : Link pertama terhubung ke halaman terima-kasih untuk penawaran yang diiklankan, dimana pengguna bisa mengakses ebook; dan yang kedua terhubung dengan page agar pengguna bisa langsung mencoba produk yang memungkinkan kita untuk menggerakkan lead lebih jauh ke dalam siklus penjualan.

Thank You Email Dua Kali Lipat Lebih Membangun Engagement Dibanding Email Marketing Umum

Untuk memahami seberapa efektif thank you email dibanding dengan jenis email lainnya , kami membandingkan email ini dengan jenis email lain yang umum dikirim.

Hasilnya, dari 21 thank you email yang telah dikirim, secara rata-rata, email ini menghasilkan 42% open rate dan 14% CTR.

Kami kemudian menganalisa email marketing umum yang telah dikirim. Sampel yang digunakan lebih besar – 131 email – yang secara rata-rata menghasilkan 12% open rate dan 6% CTR.

Dengan kata lain, thank you email otomatis menghasilkan engagement 2 kali lipat lebih tinggi dibanding email marketing biasa.

Sudahkah Anda menggunakan thank you email dalam marketing Anda? Jika belum, mungkin ini waktunya untuk mencoba dengan menggunakan free email marketing.