All posts by Lukman Ardiansyah

28
June2019

Kian hari tren belanja online mendulang banyak peminat. Para pelanggan lebih memilih bertransaksi melalui website juga aplikasi e-Commerce di ponsel pintarnya dibanding berbelanja langsung. Sistem belanja online memudahkan mereka yang sibuk sehingga memungkinkan bisa memperoleh barang yang diinginkan kapan saja tanpa perlu ke luar rumah. Melansir iPrice—platform yang berafiliasi dengan lebih dari 1000 e-Commerce di Asia Tenggara—terdapat peningkatan kunjungan mobile besar-besaran pada e-Commerce di Asia Tenggara. Menyentuh angka 87 persen, Indonesia telah menjadi negara dengan pangsa trafik perangkat mobile tertinggi. Data ini menggambarkan tingginya preferensi konsumen Indonesia terhadap belanja online seiring meningkatnya penggunaan internet dan perangkat mobile di tanah air.

Ternyata, fenomena ini berdampak langsung kepada para pelaku retail tradisional atau kerap disebut brick and mortar. Sebuah artikel yang dirilis Forbes, “Retail in Crisis: These are the Changes Brick-and-Mortar Stores Must Make” menyebutkan di sepanjang musim liburan 2013 para pelaku retail di Amerika hanya menikmati separuh penghasilannya dibanding musim liburan di tiga tahun lalu. Konsumen di Amerika lebih banyak mendapatkan informasi terkait produk yang ingin dibelinya dengan melakukan penelusuran online ketimbang bertemu dengan pelayan toko.

Tidak ingin merugi lebih besar, kini para pelaku retail konvensional di Indonesia maupun luar negeri mulai ikut mencoba menjajakan produk dagangannya dengan sistem digital. Namun, sangat disayangkan tidak jarang ditemukan pelaku retail yang belum siap secara manajemen dan teknis dalam memaksimalkan penggunaan sistem digital ini. Misalnya, masih ada pelaku retail yang menyebarkan brosur secara langsung kepada pelanggan meski telah menerapkan konsep digitalisasi. Hal ini justru akan menguras tenaga dan jelas menambah beban keuangan toko.

Continue reading E-mail Marketing Dukung Pelaku Retail Sukses Berbisnis Online

20
May2019

Berbagai Sektor Bisnis Gunakan E-mail Marketing untuk Optimalkan Strategi Pemasaran

Penggunaan e-mail marketing terbukti membawa banyak manfaat dalam dunia bisnis, misalnya kemampuan menjangkau pasar secara global dalam hitungan detik serta dapat dijalankan dengan biaya overhead yang sangat rendah. E-mail marketing juga memiliki kemampuan untuk memuat konten yang beragam dan dapat disesuaikan dengan target market yang akan dibidik.

Kini, para pebisnis dan korporasi pun gencar menggunakan e-mail marketing untuk memaksimalkan strategi pemasaran bisnis mereka. Metode pengiriman e-mail ini user friendly untuk berbagai sektor/industri. Lebih dari itu, e-mail marketing memang sejalan dengan era industri 4.0 saat ini yang segala sesuatunya terhubung dengan internet (Internet of Things) dan automasi. Oleh karena itu, para pelaku industri berlomba mengoptimalkan layanan sesuai bidang bisnisnya.

1. Pendidikan (education industry)

Menurut website resmi Quacquarelli Symonds (QS)—perusahaan pemasaran terkemuka bidang pendidikan di United Kingdom—memeriksa e-mail melalui posel pintar menjadi hal pertama yang dilakukan 58% konsumen/pengguna online di pagi hari, sedangkan 11% pengguna memutuskan untuk membuka Facebook.

Melansir sumber yang sama, hasil survei menjelaskan bahwa e-mail marketing campaign sangat diperlukan untuk strategi pemasaran suatu universitas atau sekolah. Setiap tahun sejak 1997, sebesar 64% hingga 78% perguruan tinggi melaporkan adanya peningkatan jumlah pelamar (calon mahasiswa) dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut terjadi sejak mereka menggunakan e-mail marketing.

Tentunya pelaku industri di sektor pendidikan dapat memanfaatkan e-mail marketing untuk menginformasikan berbagai hal yang mampu menaikan reputasi juga kesadaran masyarakat atas produknya. Misalnya, sekolah atau perguruan tinggi menyebarkan informasi terkait alur atau proses penerimaan siswa baru.

Selain itu, melalui e-mail marketing, instansi pendidikan bisa menjawab berbagai pertanyaan yang masuk dari para siswa, meminta siswa untuk mengisi survei kepuasan di setiap akhir semester, promosi atau informasi beasiswa, juga dapat membangun komunikasi dengan para alumni, dan tentunya untuk meningkatkan jumlah siswa pendaftar baru.

2. Perhotelan (hospitality industry)

Apa yang terlintas ketika Anda berpikir tentang industri perhotelan? Ada banyak hal tentunya, ya, bisa tentang penginapan, makanan, atau destinasi. Industri ini tumbuh pesat seiring perkembangan teknologi. Kini, hampir semua pilihan layanan yang tersedia di industri perhotelan ada di ujung jari Anda.

Namun, layaknya bidang bisnis lain, di era digital ini industri perhotelan pun menghadapi persaingan yang luar biasa. Oleh karena itu, solusi yang mungkin dilakukan untuk mengatasi situasi tersebut adalah membuat perencanaan strategi pemasaran dengan mamanfaatkan e-mail marketing.

 Ashley Malone, Global B2B E-mail Marketing Team Lead Trivago menyebutkan beberapa hal dasar yang akan bisa dilakukan sektor perhotelan ketika mengimplementasikan e-mail marketing sebagai alat untuk menggalakkan strategi pemasaran.

Pertama, penggunaan e-mail marketing yang efektif di dunia perhotelan dapat dimulai ketika pelanggan telah memesan dan menginap di hotel. Hal ini menjadi kesempatan pemilik jasa untuk menanyakan review atau penilaian terkait pelayanan terhadap pelanggan melalui e-mail marketing.

Kedua, beberapa hotel mungkin telah membuat akun media sosial. Kemudian yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana untuk bisa meningkatkan jumlah followers? Jawabannya jelas, e-mail marketing. Setiap e-mail yang terkirim merupakan peluang untuk mempromosikan akun media sosial selain menjalin hubungan baik dengan para tamu.

Terakhir, dengan mengaplikasikan e-mail marketing di sektor perhotelan, maka dapat membantu para tamu untuk mengetahui apakah pesanan kamar sudah masuk ke sistem atau sebaliknya. Sedangkan bagi pemilik hotel, hal tersebut berguna dalam menumbuhkan kesan pertama kepada pelanggan atau para tamu.  

 E-mail marketing sudah menjadi strategi pemasaran yang sangat populer dalam meningkatkan brand awareness. Tidak sebatas itu, email marketing bisa dikirim sebagai kartu ucapan terima kasih karena telah menginap atau pun promosi food and beverage (F&B). Penggunaan e-mail marketing tentu bisa membantu pebinis perhotelan untuk menarik banyak pelanggan/tamu.

3. Finansial (finance industry)

Saat ini, e-mail marketing seakan telah menjadi suatu keharusan untuk diterapkan di situs layanan keuangan atau di sektor finansial seperti perbankan. Tujuannya tentu untuk mengetuk hati para nasabah agar memberikan citra atau penilaian yang baik kepada perusahaan pelayanan keuangan. Dilansir dari laman resmi Staenz, Digital Marketing Academy, bahwa e-mail marketing telah menjadi media yang berpengaruh besar bagi pelayanan keuangan dan sebagai alat bantu penyedia layanan agar terhubung dengan pelanggan secara digital.

E-mail marketing pada sektor finansial berguna untuk menjaring dan menumbuhkan kepercayaan klien, mengingat banyak klien dari jasa keuangan yang potensial memeriksa setiap e-mail atau e-nota yang masuk setelah melakukan transaksi (pembayaran, pinjaman, transfer, dll). Melalui e-mail marketing yang dikirim ke pelanggan, kredibilitas suatu instansi keuangan akan bisa meningkat.  Informasi apapun yang dikirim perusahaan juga dapat diterima lebih cepat, tentu hal ini menguntungkan para pelanggan. Nah, dengan berbagai manfaat dari e-mail marketing tersebut akan meningkatkan jumlah transaksi yang dijalankan.

Demikian beberapa informasi terkait manfaat penggunaan e-mail marketing  di sektor pendidikan, perhotelan, dan pelayanan keuangan. Namun, harus dipastikan konten dari e-mail yang dikirim harus disusun secara menarik, lho.

Ingatlah! apapun sektor bisnisnya, Docoblast sebagai penyedia layanan email marketing akan siap membantu bisnis Anda. Jangan lupa kunjungi website Docoblast untuk dapatkan fasilitas free trial dan untuk informasi lebih lanjut, Anda juga bisa hubungi tim Docoblast melalui customer care di sini.

3
May2019

Dukung Industri 4.0, DocoBalast Relaunching di Acara #DocotelStory4U
Di era industri 4.0, penggunaan internet telah menjadi suatu keharusan. Angka pengguna internet atau netter di penjuru Bumi, khususnya di Indonesia pun terus meningkat. Hal ini tergambar melalui hasil survei yang telah dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), didapati pada tahun 2017 pengguna internet di Indonesia mencapai 143,26 juta jiwa dari total populasi penduduk Indonesia 262 juta orang.

Tingginya aktivitas masyarakat dengan menggunakan internet tidak lain karena beragam fungsi dan manfaat yang dapat dirasakan di berbagai aspek kehidupan, seperti komunikasi, hiburan, jasa/pelayanan, dan transaksi. Sadar akan hal ini, Docotel mendukung gerakan industri 4.0 melalui kecanggihan Internet, maka pada tahun 2013 meluncurkan sebuah aplikasi bernama Docoblast. Docoblast merupakan layanan digital marketing sebagai alat pemasaran dan transaksi yang sangat efektif.

Pada tahun 2019 ini, DocoBlast memberlakukan beberapa pembaruan yang kemudian dilakukan relaunching oleh Nico Amon selaku CEO Docotel di acara #DocotelStory4U yang berlangsung di Swiss-Belhotel Mangga Besar, Jakarta (21/04).

“DocoBlast sendiri merupakan sebuah aplikasi yang dikembangkan dan jelas dirancang oleh tim yang kreatif dan dinamis. Tahun ini kita akan relaunch Docoblast, mulai dari logo dan website-nya. Bisnis (aplikasi) ini adalah bisnis yang sangat menarik, kita bisa melihat trennya bahwa klien itu datang sendiri,” papar Nico Amon di tengah acara #DocotelStory4U.

Continue reading Dukung Industri 4.0, DocoBlast Relaunching di Acara #DocotelStory4U

26
March2019
WhatsApp Business Efektif Kembangkan Bisnis Anda
Docoblast Terapkan WhatsApp Business.

Di usia yang telah menginjak angka 10, reputasi WhatsApp sebagai aplikasi chatting yang mampu memudahkan urusan komunikasi semakin meningkat. Menurut Tableau, software company asal Amerika Serikat, total pengguna aktif WhatsApp di seluruh dunia dari April 2013 hingga Desember 2017 telah menyentuh 1,5 miliar. Warga Arab Saudi diketahui sebagai pengguna WhatsApp paling aktif di dunia dengan menduduki peringkat pertama pada kuartal ketiga tahun 2017. Masih di kuartal yang sama, Indonesia berada di urutan kedelapan. Continue reading WhatsApp Business Efektif Kembangkan Bisnis Anda

11
March2019

Apakah email marketing campaign yang dilakukan selama ini telah meningkatkan pendapatan bisnis Anda?

Menurut VentureBeat, email memiliki ROI (return on investment) tertinggi dari semua jenis saluran pemasaran yang ada. Oleh karena itu, jika Anda tidak bisa mengoptimalkan email marketing campaign agar terlihat lebih menarik, maka Anda bisa kehilangan klik yang berharga, penjualan, hingga akhirnya memengaruhi keuntungan bisnis Anda.

Kini, tidak perlu khawatir, tanpa ribet Anda dapat meningkatkan laba bisnis dari dengan membuat tampilan desain email marketing campaign lebih eye-catching dan sesuai keinginan market. Di dalam konteks bisnis, desain dan marketing dapat dikatakan saling mendukung. Desain tanpa marketing akan tidak terarah, begitu pun marketing tanpa desain akan tidak menarik dan tanpa makna.

Sentuhan desain yang menarik pada email marketing campaign tentunya dapat menghindari kesan kaku dan membosankan bagi para pelanggan. Lalu, bagaimana cara untuk membuat tampilan email marketing campaign yang menarik? Tentu saja pilihlah aplikasi berbasis website penyedia layanan pengiriman e-mail yang dilengkapi fitur Drag and Drop.

Apa itu fitur Drag and Drop?

Drag and Drop merupakan salah satu fitur dari aplikasi berbasis website penyedia layanan pengiriman e-mail yang dapat membantu pengguna dalam membuat email marketing campaign. Cara memanfaatkan fitur ini, yaitu memindahkan objek dengan cara mengklik kemudian menariknya (drag), setelah itu diletakkan (drop) pada lokasi atau template yang diinginkan.

Sebelumnya, ketika pengguna ingin membuat email marketing campagin, maka perlu menginput data atau konten ke template yang sudah disediakan di website tersebut dan tidak bisa mengatur sesuai keinginannya, sehingga tidak jarang malah tampak kaku. Namun,  dengan adanya fitur Drag and Drop, kini pengguna bisa fleksibel melakukan eksplorasi dan mendesain email marketing campaign sesuai selera dan menyesuaikan kebutuhan atau keinginan market.

Selain dapat melatih dan mengembangkan kreativitas si pengguna, fitur Drag and Drop memiliki sifat yang responsif. Fitur Drag and Drop yang responsif diperlukan bagi aplikasi berbasis website layanan pengiriman email agar tampilan dari email kompatibel di perangkat apa pun, baik mobile, desktop, juga tablet sehingga mobile friendly. Dengan demikian, penerima atau pelanggan bisa membuka email marketing campaign Anda di manapun tanpa mengalami pengurangan kualitas.

Kehadiran fitur Drag and Drop ternyata juga dapat membuat pelanggan melakukan insert link dengan mudah seperti link dari berbagai media sosial dan survey link yang bisa diatur oleh penempatan atau posisinya. Si pengguna juga tidak perlu susah payah mencari berbagai icon media sosial karena sudah disediakan oleh fitur yang ini.

Itulah penjelasan mengenai fitur Drag and Drop yang dapat membantu Anda dalam membuat email marketing campaign agar lebih menarik, kreatif, serta mampu menarik perhataan pelanggan sehingga mampu meningkatkan laba bisnis Anda. Nah, bagi Anda yang penasaran dengan fitur Drag and Drop bisa menggunakan fasilitas free trial, lho! Di mana bisa mendapatkannya? Tentunya dari penyedia e-mail marketing tools profesional; DocoBlast.