30
December2019
loyalitas konsumen
loyalitas konsumen

Banyak faktor yang mempengruhi loyalitas konsumen kepada bisnis anda.

Tentunya faktor yang mempengaruhi loyalitas konsumen pun harus Anda ketahui sebagai pemilik bisnis.

Anda sebagai pebisnis tentu sependapat jika mempertahankan loyalitas konsumen memang sangat diperlukan.

Perusahaan perlu menjaga loyalitas konsumen karena memang menjaga loyalitas konsumen lebih sulit dibandingkan menarik konsumen baru.

Karena loyalitas sama halnya dengan kesetiaan, maka tentunya, menjaga kesetiaan seseorang konsumen terhadap produk atau jasa sebuah perusahaan akan lebih sulit bila dibandingkan dengan mencari konsumen yang baru.

BACA JUGA: Perbedaan Whatsapp Business Hape dengan Whatsapp Business API Wappin

Coba bayangkan, pelanggan yang sudah bertahun-tahun menggunakan produk atau jasa Anda pergi begitu saja meninggalkan produk atau jasa Anda.

Hal ini sangat merugikan pebisnis baik dalam segi keuntungan ataupun prospek lanjutan terhadap produk atau jasa lainnya yang akan ditawarkan.

Mengenai loyalitas konsumen, ada beberapa situasi yang sekiranya dapat mempengaruhi loyalnya konsumen terhadap suatu produk atau jasa yang ditawarkan.

Inilah beberapa hal tersebut yang harus Anda ketahui!

  1. Dinamika pasar

Suatu produk atau jasa tentu memiliki pasarnya masing-masing, tetapi apa yang akan terjadi bilamana suatu produk atau jasa memiliki saingan sejenis dalam satu pasar yang sama.

Ya, efek yang jelas akan terlihat adalah peluang dalam pasar akan terpecah-pecah dan sebagai dampaknya situasi seperti ini akan mempengaruhi loyalitas pelanggan.

Apalagi jika Anda sebagai pebisnis tidak mampu mengikuti dinamika pasar, pasti loyalitas terhadap produk atau jasa Anda akan berkurang.

BACA JUGA: Ini 3 Rekomendasi Usaha yang Bisa Gunakan PPOB, Usaha  Kamu Salah Satunya?

  1. Banyaknya jenis produk atau jasa sejenis

Coba bayangkan jika produk atau jasa yang Anda tawarkan bukanlah satu-satunya yang ada di pasaran.

Persaingan tentu akan terjadi, masing-masing produk atau jasa akan memberikan keunggulan-keunggulan untuk disajikan dalam pasar.

Hal yang jadi pertanyaan sekarang adalah lalu bagaimana sikap konsumen?

Jika diposisikan sebagai konsumen, tentu konsumen akan mengalami kebingungan untuk menentukkan sikap keputusan menggunakan produk atau jasa yang mana.

Jika ternyata produk atau jasa sejenis seperti bisnis Anda memiliki satu keunggulan juga.

Cara berpromosinya yang “menjual” bisa menjadi faktor, sehingga jangan heran jika pelanggan Anda akan menghilang dari daftar loyalitas konsumen.

Situasi seperti inilah yang membuat konsumen yang semula loyal terhadap produk atau jasa Anda menjadi enggan menggunakan produk atau jasa Anda lagi.

Sehingga, untuk mengatasi hal tersebut kualitas produk atau jasa dan cara Anda berkomunikasi dalam memasarkan perlu disempurnakan kembali.

BACA JUGA: Sebelum Menggunakan Whatsapp API, Siapkan Hal Ini Terlebih Dahulu

  1. Konsistensi pebisnis

Poin ketiga ini berbeda dengan dua poin di atas sebelumnya, jika sebelumnya merupakan poin yang dapat mempengaruhi kesetiaan pelanggan dari sisi negatif.

Maka untuk poin yang ketiga ini berbicara tentang bagaimana kesetiaan pelanggan tetap terjaga dari sudut pandang positif.

Hal yang akan membuat kesetiaan pelanggan tetap terjaga yaitu konsistensi pebisnis.

Bagaimana pebisnis mencoba untuk tetap konsisten menjaga kualitas produk atau jasa, menjaga kualitas layanan dan komunikasi dengan pelanggan.

Konsistensi ini diharapkan dapat tetap terjaga untuk menghadapi dinamika pasar dan juga persaingan produk atau jasa sejenis yang berada dalam satu pasar yang sama.

Loyalitas konsumen akan tetap berada pada taraf yang positif dalam ranah bisnis bilamana pebisnis menjaga loyalitas itu sendiri.

Tentunya dengan cara mampu menerapkan konsistensi terhadap apa yang telah dijanjikan atau ditawarkan kepada pelanggan, terlebih lagi menjaga loyalitas dalam bentuk komunikasi dan interaksi.

Leave a Reply