21
June2019

Tingkatkan Engagement Konsumen E-Commerce dengan E-mail Marketing

Tingkatkan Engagement Konsumen E-Commerce dengan E-mail Marketing

Melakukan promosi secara online bagi sebuah perusahaan e-commerce sudah menjadi sebuah keharusan. Kini, promosi banyak dilakukan melalui iklan-iklan yang dipasang di media sosial maupun website. Namun, tak jarang promosi tersebut tidak cukup efektif sebab hanya sekilas dilihat oleh konsumen dan berpotensi dianggap sebagai spam. Kenyataannya, penggunaan e-mail marketing masih lebih menarik konsumen e-commerce.

Berdasarkan hasil riset niagahoster.co.id, e-mail marketing masih menjadi sarana paling efektif yang bisa digunakan oleh berbagai jenis industri, termasuk e-commerce. Penggunaan e-mail marketing dirasa mampu menarik konsumen di area yang paling personal, yakni kotak masuk e-mail, sehingga konsumen dapat melihat penjelasan produk atau promosi yang ditawarkan secara jelas dan lebih lengkap.

Melalui e-mail marketing perusahaan dapat melakukan customer engagement (keterlibatan konsumen).  The Marketing Science Instititute mendefinisikan customer engagement sebagai manifestasi perilaku pelanggan terhadap merek (perusahaan) di luar aktivitas pembelian yang dihasilkan dari motivasi individu pelanggan seperti word of mouth, rekomendasi, interaksi antarkonsumen, blogging, menulis review, dan aktivitas lain yang sejenis.

Oleh karena itu, aktivitas promosi menggunakan e-mail marketing dapat menciptakan pengalaman yang lebih dekat kepada pelanggan sehingga mereka dapat memberi ulasan (feedback) yang baik juga bagi perusahaan.

Efektivitas e-mail marketing yang masih tinggi sebagai media promosi dapat dimanfaatkan secara maksimal. Berikut alasan e-mail marketing lebih efektif dimanfaatkan dalam meningkatkan engagement pelanggan dibandingkan sarana promosi lainnya.

  1. Tak perlu biaya besar

Menurut riset yang dilakukan oleh Direct Marketing Association (DMA), investasi yang dikeluarkan untuk membuat e-mail marketing tidak perlu dalam jumlah besar, tetapi revenue atau Return of Investment (ROI) yang dihasilkan dapat meningkat lebih banyak, yakni 3800 persen lebih besar dari investasi tersebut.

Cukup dengan membuat konten berisi rincian produk atau jasa dalam pola digital yang menarik, maka konsumen akan berpotensi membeli produk atau jasa tersebut.

Promosi yang dilakukan dalam e-mail marketing dengan konten-konten yang kreatif akan lebih menarik pelanggan dan memberi semangat untuk memberikan feedback atau review pada produk guna meningkatkan potensi pembelian kembali (re-purchase).

  1. Terhubung ke berbagai media sosial

Hasil riset McKinsey and Company seperti dilansir Niagahoster menggambarkan e-mail marketing 40 kali lebih efektif menjaring konsumen dibandingkan Facebook dan Twiter. Efektivitas ini berkaitan dengan pengiriman konten-konten promosi pada e-mail, yakni area paling personal bagi konsumen.

Sebenarnya e-mail marketing membuat strategi pemasaran lebih efisien, sebab promosi yang dilakukan akan otomatis terintegrasi ke media sosial milik konsumen. Hanya dengan membuka e-mail pribadi, konsumen dapat langsung mengakses link yang diarahkan ke media sosial maupun website perusahaan. Konsumen juga berpotensi menyebarkan promosi yang ditawarkan tersebut ke media sosial milik pribadi maupun teman-temannya. Hal inilah yang membuat jangkauan e-mail marketing bisa lebih luas.

Tingkat kesadaran konsumen terhadap merek atau brand awareness juga akan meningkat melalui e-mail marketing ini. Melalui konten kreatif yang ditayangkan di website dan dikirimkan secara langsung dalam bentuk link kepada konsumen, nilai brand akan meningkat dan mendapatkan perhatian khusus dari pelanggan.

  1. Personalisasi

Seperti yang telah dijelaskan, e-mail marketing memiliki kekuatan pada personalisasi konsumen, yakni menjangkau ranah paling pribadi di e-mail. Sifat e-mail marketing ini akan memancing perhatian yang lebih besar dari konsumen untuk memberikan kepercayaan (trust) dan loyalitas pada suatu produk atau jasa.

Personalisasi memungkinkan perusahaan berkomunikasi langsung dengan konsumen hingga meningkatkan engagement. Salah satu langkah “akrab” melalui personalisasi ini adalah dengan menyebut nama pada e-mail yang dikirimkan kepada konsumen. Personalisasi ini penting agar calon pelanggan merasa nyaman menerima e-mail dari perusahaan. Jika pelanggan sudah merasa nyaman, maka perusahaan bisa lebih mudah untuk menawarkan produk atau jasa melalui e-mail tersebut.

Beberapa poin pembahasan ini saling berkaitan, utamanya pada masalah personalisasi, karena inti dari e-mail marketing adalah bagaimana perusahaan menjelaskan dengan detail tentang produk atau jasa yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan konsumen.

  1. Klasifikasi target pelanggan yang jelas

E-mail marketing secara tidak langsung mampu menargetkan tipe konsumen yang menjadi sasaran penjualan. Jika target marketing yang diterapkan sudah cukup spesifik, maka respons dan hasil yang didapat perusahaan akan semakin baik. Dengan e-mail marketing perusahaan dapat mengatur daftar penerima berdasarkan demografik, zona waktu, status, dan sebagainya.

Saat perusahaan telah membuat sistem e-mail marketing yang jelas berdasarkan tipe konsumen, hasil pemasaran akan bisa diukur dengan jelas pula, yakni dengan membaca hasil analisis yang telah ditampilkan. Dalam merancang e-mail marketing, yang di dalamnya terdapat e-mail blast, maka semua elemen yang dimasukkan dapat diukur dan dinilai sendiri.

Menurut progresstech.co.id, database yang bisa digunakan untuk merancang kembali e-mail blast yang lebih efektif dapat diukur menggunakan matrik dan analitik, seperti click-to-deliver, tingkat retensi subscriber, informasi demografik atau zona waktu penerima e-mail, dan sebagainya.  Jika menilik poin personalisasi, ini menjadi unsur paling penting saat menggunakan penghitungan matrik dan analitik. Perusahaan dapat melacak penjualan berdasarkan user engagement. Bahkan, keterangan dari matrik juga memungkinkan perusahaan untuk mengukur kampanye e-mail blast mana yang menyebabkan penurunan atau peningkatan langganan (subscription).

Tidak ada salahnya memahami poin-poin di atas, sebab Anda dapat membuktikan manfaat e-mail marketing dalam menarik konsumen secara efektif. Jadi, yuk gunakan e-mail marketing untuk bisnis Anda yang lebih baik!

Leave a Reply