20
September2016
tipografi
tipografi

Ya, sesuai janji kita di artikel sebelumnya untuk membahas mengenai tipografi. Sekarang kita coba untuk menjelaskan tipografi yang sangat penting untuk Anda ketahui dalam dunia desain, terlebih bila Anda senang menggunakan desain untuk email marketing Anda. Mari kita lanjuti pembahasannya. Tipografi diartikan sebagai seni memilih dan menata huruf pada ruang untuk menciptakan kesan khusus, sehingga pembaca dapat membaca semaksimal mungkin.Tipografi bisa dilakukan secara manual dengan tangan (hand drawing) hingga menggunakan komputer. Pilihan dengan komputer memang tepat karena akan lebih mudah dan lebih cepat dengan pilihan huruf yang variatif. Jenis-jenis font begitu banyak, namun tetap dapat dikategorikan sebagai berikut:

  1. Huruf Tanpa Kait (Sans Serif)

Huruf yang tidak memiliki kait (hook) hanya batang dan tangkainya saja. Contoh: Arial, Avant Garde, Switzerland, Vaground dan lain-lain. Ujung huruf bisa tajam atau tumpul. Huruf yang mempunyai sifat kurang formal, sederhana, akrab. Huruf ini mempunyai keuntungan sangat mudah dibaca. Huruf yang cocok untuk huruf desain di layar komputer, desain untuk pertelevisian dan media elektronika lainnya.

Contoh Sans serif
Contoh Sans serif

2. Huruf Berkait (Serif)

Huruf yang memiliki kait (hook) pada ujungnya. Contoh: Times New Roman, Garamond, Dwitan, Tiffany dan lain-lain. Huruf ini sifatnya formal, elegant, mewah, anggun, intelektual. Huruf ini apabila dibandingkan dengan font Sans Serif kurang mudah dibaca. Huruf ini cocok untuk desain di media cetak seperti koran, skripsi, brosur dan lain-lain.

Contoh Serif
Contoh Serif

 3. Huruf Tulis (Script)

Huruf yang setiap masing-masingnya terkait seperti tulisan tangan. Contoh: Brush Script, Shelley, Mystral, Comic Sans, Lucida Handwriting dan lain-lain. Huruf yang mempunyai sifat anggun, tradisional, pribadi, informal. Huruf yang kurang mudah dibaca, sehingga dianjurkan jangan dipakai terlalu banyak dan terlalu kecil. Huruf yang cocok untuk desain di undangan pernikahan, ulang tahun, keluarga, upacara tradisional dan lain-lain.

Contoh Script
Contoh Script

 4. Huruf Dekoratif

Huruf yang setiap bagiannya dibuat secara detail, kompleks dan rumit. Contoh: Augsburger Initial, English dan lain-lain. Huruf yang bersifat mewah, bebas, anggun tradisional. Huruf ini biasanya sangat sulit dibaca, hanya baik tampil 1 huruf saja, jangan tampil satu kata. Huruf yang sebaiknya dipakai untuk hiasan, aksen, huruf awal alinea artikel (Cap Hub), logo pernikahan, logo perusahaan.

Contoh Brush Script
Contoh Brush Script

 5. Huruf Monospace

Huruf yang bentuknya bisa sama dengan huruf Sans Serif atau Serif . Hal yang membedakan adalah jarak dan ruang setiap hurufnya sama, misalnya jarak dan ruang huruf ’i’ dan ’m’ dihitung sama dengan’m’. Contoh: Courier, Monotype, Lucida Console dan lain-lain. Huruf ini bersifat formal, sederhana, futuristik, kaku seperti mesin tik. Huruf yang bisa dibilang mudah dibaca akan tetapi terkesan kurang rapi dan efisien ruang jika tampil terlalu banyak. Huruf ini cocok untuk tampilan pengetikan kode/ bahasa program di komputer, logo grup musik alternatif atau grunge.

Contoh Monospace
Contoh Monospace

Itulah jenis-jenis huruf yang perlu Anda ketahui sebelum Anda melakukan desain untuk email marketing, setiap huruf memiliki keunikan dan kegunaannya sendiri-sendiri, pilihlah jenis huruf yang sesuai dengan bisnis dan konsumen Anda. Anda juga dapat menyimak artikel sebelumnya terkait prinsip-prinsip desain, dan elemen-elemen desain. Simak terus artikel di blog.docoblast.com dan gunakanlah DocoBlast sebagai jasa email marketing dan desain email marketing Anda.

Leave a Reply