25
January2016
Liburan itu Perlu
Liburan itu Perlu

“Bingung mau liburan ke mana? Sudah tahu di mana tempat liburan menarik pada musim panas kali ini?” Pertanyaan sejenis itu sering muncul untuk mengawali penawaran traveling. Kalau bisnis kita bergerak di bidang traveling yang berbasis website, kita jangan melulu hanya bertumpu pada organic SEO. Selain menyediakan konten yang informatif di website, kita juga perlu menjalin engagement melalui email. Kabari mereka tentang daftar tempat liburan menarik. Orang-orang itu biasanya browsing untuk mencari tahu di mana tempat liburan menarik sebelum mereka pergi berlibur. Namun, kali ini kita jangan terlalu lama menunggu. Buatlah mereka berdecak kagum dalam khayalannya saat mereka melihat beberapa tempat liburan menarik dalam email yang kita kirimkan.

Temukan Tempat Liburan Menarik
Temukan Tempat Liburan Menarik

Mengemas Info Tempat Liburan Menarik dalam Email

Ide ini cukup sederhana, tetapi perlu diimplementasikan. Ciptakan kesan awal yang baik dengan membuat subject line seperti ini; “Bukalah Email ini dan Temukan Tempat Liburan Menarik.” Dengan hanya sedikit persiapan, pesan yang kita kirim ke subscribers kali ini dapat menjadi lebih efektif dalam menjaring orang untuk mengunjungi lokasi kita, melakukan pembelian, atau menghadiri acara liburan yang kita adakan. Berikut adalah daftar singkat yang dapat membantu untuk memikirkan apa yang semestinya ada pada email liburan ini.

1. Menuliskan Tujuan Liburan

Apa yang ingin kita capai musim liburan ini? Apakah kita ingin mempromosikan produk baru? Apakah kita ingin melihat peningkatan penjualan dalam persentase tertentu? Apa pun yang kita cari untuk keluar pada musim liburan, tuliskanlah. Bagikan informasi tempat liburan menarik dalam email. Ini tidak harus dibuat seperti disertasi, cukup hanya menuliskan tujuan dalam dua baris sehingga kita memiliki beberapa arah untuk memandu pembaca.

2. Mengevaluasi Hasil Sebelumnya

Sebelum memulai brainstorming ide-ide baru, secara cepat kita tuliskan daftar tempat liburan menarik dari upaya pemasaran yang sudah dilakukan sebelumnya. Luangkan waktu beberapa menit untuk membedah daftar tempat liburan menarik atau hal lainnya. Upaya yang sukseskah? Kampanye yang tidak memiliki hasilkah? Sekarang tanyakan pada diri sendiri mengapa setiap kampanye ini bernasib sama seperti yang mereka lakukan.

3. Brainstorming Ide-ide Baru

Mulai brainstorming beberapa ide liburan baru sekarang. Banyak usaha kecil atau menengah yang memiliki staf marketing terbatas sehingga karyawan yang ada dapat diperankan untuk berkontribusi memberikan ide pemasaran–tidak peduli harus memiliki pengalaman dan latar belakang pemasaran atau tidak. Saat meeting perusahaan dimulai sekitar satu jam lagi, sebelum kita membuka, bawalah kopi atau kudapan dan mintalah semua orang untuk datang dengan ide-ide pemasaran untuk bisnis yang kita jalani. Lemparkan  ide-ide di sekitar dan lihat ide mana yang membuat orang sangat antusias menanggapinya. Buatlah daftar ide-ide yang memungkinkan untuk dijalani dalam waktu dekat. Namun, perlu diingat bahwa dalam brainstorming tidak ada ide yang jelek. Yang ada hanya ide yang diungkapkan dan tidak diungkapkan.

4. Menandai Kalender Liburan

Musim liburan bukan hanya pasca hari raya keagamaan. Kita bisa dan harus memulai upaya pemasaran kita dengan baik sebelum atau sesudah itu. Bahkan, kita dapat memanfaatkan momentum liburan seperti liburan sekolah atau long weekend untuk mengabarkan di mana tempat liburan menarik yang bisa dengan mudah dikunjungi dan hemat biaya. Kita tidak harus menjalankan penjualan atau mengirim email yang hanya berfokus pada setiap hari libur, tetapi tidak memberikan alasan mengapa menjangkau mereka–para pelanggan kita.

5. Membuat Perencanaan

Sebenarnya kita memiliki berbagai macam ide yang beterbangan di sekitar kita. Sekarang kita perlu mencari tahu ide mana yang akan kita eksekusi. Pastikan kita memiliki waktu dan sumber daya yang cukup untuk mengambil setiap tugasnya. Lebih baik jangan bekerja terlalu berat sendiri (one man show), atau kampanye kita bisa jadi akan lesu. Perencanaan ini harus mencakup tenggat waktu, materi yang dibutuhkan, kecenderungan perilaku individu, pengingat media sosial, dan penyertaan tanggal.

6. Membuat Segmentasi Email

Sekarang adalah saat yang tepat untuk melihat pada daftar email dan membuat klasifikasi untuk menempatkan ke kategori khusus. Misalnya, untuk promosi liburan sekolah tengah tahun ini, kita mungkin hanya ingin mengirim email ke segmen pelanggan tetap. Bisa juga kita membuat email liburan edisi khusus untuk mengaktifkan kembali nama-nama yang sudah berhenti berlangganan di daftar kita (siapa tahu ada peluang lagi seperti mantan kekasih yang mencoba kembali merujuk).

7. Uji Coba Email

Salah satu keuntungan besar dari perencanaan ke depan adalah kita memiliki waktu untuk menguji dan mengubah email untuk kesuksesan yang lebih optimal. Bagaimana caranya menguji email kita? Ada puluhan tes yang dapat dicoba, tapi di sini ada tiga tes yang paling efektif untuk meningkatkan pemasaran dalam rangka menemukan tempat liburan menarik: uji coba penawaran, uji coba subject line, uji coba format email.

Jadi, mulailah hari ini! DocoBlast mempunyai fitur-fitur yang tepat untuk mengemas tempat liburan menarik dalam email marketing. Strategi email marketing perlu didukung aplikasi yang mumpuni. Cobalah dengan free email marketing sekarang juga!

One thought on “Buka Email dan Temukan Tempat Liburan Menarik”

Leave a Reply