14
January2016
Trik Pengiriman Email
Trik Pengiriman Email

Inbound marketing yang bagus itu melakukan pengiriman email kepada orang-orang yang benar-benar ingin mengetahui tentang brand kita. Namun, acap kali email kita menyasar ke sembarang alamat email yang tidak valid–atau bahkan yang lebih buruk lagi: mampir di folder spam. Kemudian, ketika seseorang benar-benar membuka email kita, mereka tidak benar-benar mengeklik karena mereka mungkin kurang tertarik dengan beberapa komponen email yang ada. Sudah daftar kontaknya tidak valid, isi kontennya kurang relevan, dan desainnya kurang menarik, pupuslah sudah harapan manis meraih benefit.

Oleh sebab itu, alangkah baiknya jangan menyepelekan bagaimana trik pengiriman email agar email kita diklik. Berikut ini adalah delapan trik pengiriman email yang dapat segera kita lakukan untuk meningkatkan open rate, click through rate, dan menjaring lead melalui email kita.

Silakan Mencoba Trik Pengiriman Email yang Telah Disusun oleh DocoBlast

1. Kirimkan Email Kita dengan Kesan Pendekatan Pribadi

Ketika kita mengirim email dari orang yang memang tampak nyata–tidak terkesan buzzer, open rate email kita pasti meningkat–jelas dan sederhana. Hal itu karena penerima biasanya lebih cenderung memercayai nama pengirim dan alamat email pribadi dibandingkan broadcast message.

Contoh yang dianjurkan:
Nama Pengirim: Darth Vader
Alamat Email Pengirim: darth.vader@corporate.com

Contoh yang tidak dianjurkan:
Nama Pengirim: Marketing Team
Alamat Email Pengirim: marketing@corporate.com

2. Tinjau Ulang Teks Subject Line Sebelum Pengiriman Email

Ini adalah soal teks yang mengikuti subject line di sebagian inbox email subscribers. Tinjau ulang teks subject line di dalam email tersebut. Memaksimalkannya untuk memberikan sinopsis singkat, to-the-point dari apa yang kita tawarkan (menyimpannya dalam 50 karakter atau kurang). Jika kita tidak meninjau ulang, ini berisiko terlewatkannya kesalahan huruf, angka, informasi, atau bahkan efisiensinya karena teks terlalu panjang sehingga terkesan berantakan. Tentu subscribers akan secara otomatis menarik diri dari email kita sehingga ada kesempatan yang terbuang untuk membuat engagement di antara kita dan pelanggan. Berikanlah kesan awal yang baik dan menawan.

3. Modifikasi Versi Plain Text

Jika kita tidak mengoptimalkan versi plain text email kita, ini adalah apa yang terjadi ketika seseorang melihatnya (sungguh tidak nyaman di mata):

Plain Text Email
Plain Text Email

Tidak akan ada yang mau ribet-ribet membaca plain text email yang seperti itu. Jadi, persingkat teks yang terlalu panjang dan memusingkan. Manfaatkan fitur URL shorteners untuk mempersingkat link yang ingin dimuat dalam email. Tetap terapkan teks yang sederhana untuk dibaca dan dipahami.

4. Tambahkan Link pada Image

Tujuan utama kita dalam email marketing adalah untuk mendapatkan orang yang mengeklik ke halaman website. Salah satu cara untuk meningkatkan click through rate tanpa mengotori salinan link adalah dengan menambahkan link pada gambar dalam email sehingga orang yang ingin tahu informasi lebih lanjut akan mengeklik gambar tersebut. Gunakan HTML editor untuk menyertakan link yang kita inginkan.

5. Tambahkan Alt Text pada Tombol Call to Action

Banyak email pelanggan yang memilih off dalam mengatur pilihan image viewing standar. Ketika sudah mengatur image alt text, kita biarkan penerima yang tidak bisa melihat gambar dalam email karena mereka tahu persis di mana mengeklik tombol untuk keterangan lebih lanjut. Kita perlu menambahkan alt text ke semua gambar yang ada. Jika seseorang tidak melihat GIF manis dari tawaran terbaru kita, alt text dapat mengundang mereka dengan “Klik di sini untuk mengunduh konten utama penciptaan produk.”

6. Tambahkan Tombol Social Media Sharing

Tombol Social Media Sharing
Tombol Social Media Sharing

Peningkatan jumlah orang yang melihat link yang kita sertakan akan meningkatkan jumlah orang yang mengeklik itu. Jadi, pastikan untuk memperpanjang masa email kita dengan menambahkan tombol social media sharing. Banyak email tools hadir dengan template yang telah dirancang dengan tombol social media sharing yang membuatnya mudah–hanya mengisi URL tujuan dan beranjak ke laman tersebut.

7. Menyederhanakan Tautan Social Media Posting

Contoh Menyederhanakan Social Media Posting
Contoh Menyederhanakan Social Media Posting

Untuk penerima di luar sana yang terlalu malas untuk re-tweet isi konten kita yang bagus yang telah kita kirimkan melalui email, kita dapat membuatnya mudah bagi mereka dengan menciptakan “lazy tweet“ dan menghubungkan ke tombol social media sharing. Berikut ini salah satu cara sederhana yang dapat kita lakukan. Fitur clicktotweet.com, sebuah custom tweet link generator gratis. Buatlah sebuah kalimat pendek yang menarik dalam tweet kita, lalu tautkan URL tujuan kita, dan jangan lupa sertakan hashtag atau tagar.

8. Tambahkan Pilihan Email Forwarding

Cara lain untuk menambah kuantitas klik pada email kita melebihi masa simpan adalah dengan mendorong subscribers untuk meneruskan (email forwarding) penawaran itu. Mereka yang menganggap penting email yang diterima, akan dengan suka rela meneruskan email tersebut kepada orang-orang yang mereka kenal.  Email marketing memang terkadang menjadi tools yang sulit dikontrol suatu waktu. Namun, kita tidak perlu khawatir berlebihan. Dengan mengirimkan penawaran menarik untuk segmentasi sasaran yang tepat dan memerhatikan detail kecil yang masuk ke email, kita dapat meningkatkan jumlah klik pada email kita dan menghasilkan lebih banyak leads.

Terapkan semua trik pengiriman email yang telah disampaikan. Silakan gunakan free email marketing dari DocoBlast untuk mencapai jumlah klik dan leads yang lebih banyak daripada sebelumnya.

Leave a Reply