25
May2015
Kesalahan-kesalahan dasar dalam email marketing
Kesalahan-kesalahan dasar dalam email marketing

Di dunia digital marketing, strategi email marketing memang sangat menjanjikan. Walaupun belakangan ini kampanye melalui social media juga sedang naik daun, apalagi bisnis yang menargetkan konsumen-konsumen muda. Tetapi faktanya,  kampanye dengan strategi email marketing masih merupakan cara yang paling efektif.

Mengapa demikian?

Konsumen muda yang kebanyakan berada diumur 17 sampai dengan 25 tahun, lambat namun pasti, merasa semakin tidak nyaman dengan social media marketing. Mereka merasa tidak nyaman saat Facebook feed atau  timeline Twitter mereka dipenuhi oleh iklan-iklan yang tidak mereka ketahui. Ditambah lagi dengan maraknya akun bot Twitter yang berupa akun auto-reply atau auto-retweet yang menggangu kenyamanan pengguna social media.

Itulah mengapa email marketing masih mempunyai keunggulan karena email yang berisi kampanye dan promosi-promosi tersebut hanya dikirim ke mereka yang memang menginginkan dan mengizinkannya.

Namun sayangnya, masih banyak pelaku marketing—pemula maupun sudah bertahun-tahun—yang masih ceroboh dan melakukan kesalahan-kesalahan dasar saat menjalankan email marketing mereka, dan tentu saja membuat kampanye yang dikirim menjadi sia-sia.

Oleh karena itu kesalahan-kesalahan dasar berikut ini harus dihindari untuk memaksimalkan email marketing Anda :

1.     Kesalahan dalam memilih subject email

Subject email adalah “pintu masuk” pada sebuah email dan kuncinya adalah struktur kata-kata yang menarik, yang memancing customer untuk membuka email tersebut. Kesalahan pemilihan kata-kata dapat membuat customer tidak tertarik membuka email Anda. Lebih buruk lagi, kesalahan pemilihan kata dapat membuat email Anda ditandai sebagai spam.

2.    Contact List email yang tidak tertarget dengan jelas.

Ada beberapa orang yang percaya bahwa membeli contact list email adalah rahasia kesuksesan secara instan yang membuat email marketing Anda sukses. Faktanya, seperti yang sudah dijelaskan di artikel sebelumnya, membeli contact list email sangatlah beresiko. Dengan membeli contact list email, sama saja Anda mengirim email marketing ke orang-orang yang tidak menginginkanya. Hal tersebut bisa merusak reputasi perusahaan sekaligus brand Anda.

3.    Desain yang tidak responsif

Di era smartphone ini, sebagian orang sudah membuka email mereka dengan menggunakan perangkat mobile. Menggunakan desain yang tidak responsif membuat orang yang menerima email Anda akan segera menutup email tersebut karena tidak nyaman dilihat dari smartphone mereka.

Jadi, pastikanlah desain email Anda responsive. Bukan hanya nyaman dilihat saat dibuka dari PC, tetapi juga nyaman saat dilihat dari tablet atau smartphone.

4.    Konten yang tidak menarik

Content is the king. Jangan pernah mengirim email yang hanya memberitahukan bahwa Anda “exist” di dunia ini tanpa memikirkan apakah email yang Anda kirim menarik atau tidak. Pikirkanlah konten yang menarik dan informatif karena itulah yang diinginkan customer Anda. Semakin menarik konten yang Anda berikan, semakin positif image dari brand Anda akan terbentuk.

Tidak mau mengulang kesalahan yang sama? Mulai kampanye Anda sekarang dengan free email marketing !

One thought on “Kesalahan Dasar Dalam Email Marketing dan Cara Menghindarinya”

Leave a Reply