22
April2015

Panduan Mematuhi CAN-SPAM Act untuk Email Marketing

Panduan Can SPAM Act
Panduan Can SPAM Act

Jika Anda menggunakan email marketing untuk bisnis, maka Anda harus memberi perhatian pada undang-undang CAN-SPAM Act. Undang-undang yang sudah berlaku di beberapa negara ini mengatur persyaratan email komersial, memberi hak kepada penerima email untuk mengentikan Anda mengirimi mereka email, dan memberikan hukuman jika ada pelanggaran.

CAN-SPAM Act mencakup semua pesan komersial, yang didefinisikan sebagai “setiap surat eletronik yang tujuan utamanya bersifat komersial atau promosi sebuah produk atau jasa,” termasuk juga email yang mempromosikan konten pada website komersial. Aturan ini juga tidak memberi pengecualian untuk email B2B.

Kabar buruknya, setiap email yang melanggar CAN-SPAM Act dikenakan hukuman denda hingga $16,000, sehingga ketidakpatuhan terhadap aturan ini harus dibayar sangat mahal. Kabar baiknya, mengikuti aturan ini tidak sulit. Berikut syarat-syarat utama CAN-SPAM:

  1. Jangan gunakan informasi header yang palsu atau menyesatkan.

From,” “To,” “ReplyTo,” dan informasi routing – termasuk nama domain sumber dan alamat email – harus akurat dan mengindikasikan orang atau bisnis apa yang mengirim pesan tersebut.

  1. Jangan gunakan subject email yang menipu.

Subject email harus – secara akurat – mencerminkan konten pesan yang dikirim.

  1. Indikasikan pesan sebagai sebuah iklan.

Anda harus menyampaikan secara jelas bahwa pesan Anda adalah sebuah iklan.

  1. Beritahu penerima dimana lokasi Anda.

Pesan Anda harus mencakup alamat fisik yang valid. Ini bisa berupa alamat jalan.

  1. Beritahu penerima bagaimana caranya jika tidak ingin lagi menerima email dari Anda.

Pesan Anda harus mencakup penjelasan bagaimana penerima bisa berhenti mendapatkan email dari Anda. Buat link unsubscribe sedemikian rupa sehingga mudah dikenali, dibaca, dan dipahami oleh orang-orang pada umumnya.

Anda bisa memainkan ukuran, warna dan lokasi secara kreatif agar tetap terlihat jelas. Anda bisa membuat menu untuk memungkinkan penerima berhenti berlangganan tipe pesan tertentu, tetapi Anda harus memasukkan opsi untuk menghentikan semua pesan komersial dari Anda. Pastikan filter spam Anda tidak memblokir permintaan unsubscribe tersebut.

  1. Merespon permintaan berhenti berlangganan dengan cepat.

Setiap mekanisme unsubscribe yang Anda tawarkan harus mampu diproses sekurang-kurangnya 30 hari setelah Anda mengirim pesan konfirmasi. Anda harus mengkonfirmasi permintaan unsubscribe dalam 10 hari kerja.

Anda tidak boleh membebankan biaya, meminta penerima untuk memberikan informasi khusus selain alamat email, atau membuat penerima melakukan tahap lain selain mengirim email balasan. Tapi Anda bisa mengarahkan penerima untuk mengunjungi sebuah page di Internet sebagai syarat untuk menghargai permintaan unsubscribe.

Ketika orang telah mengatakan kepada Anda bahwa mereka tidak ingin lagi menerima pesan dari Anda, Anda tidak diperbolehkan menjual atau mentransfer alamat email mereka, apalagi dalam bentuk contact list.

  1. Memantau apa yang dilakukan orang lain atas nama Anda.

Jika Anda mempekerjakan perusahaan lain seperti Email Service Provider untuk menangani email marketing, Anda tidak bisa lepas tangan. Perusahaan yang produknya dipromosikan dalam email dan perusahaan yang mengirim email tersebut bisa bertanggung jawab secara hukum.

Bagaimana pendapat Anda tentang artikel ini? Share with us!