14
August2013

Transisi Inbound Marketing: Sebuah Resep untuk Keberhasilan Jangka Panjang

Inbound Marketing
Melakukan perubahan itu memang sulit. Kebanyakan orang pada dasarnya akan melawan perubahan tersebut. Tetapi, agar sebuah perusahaan bisa tetap mengikuti dunia bisnis yang cepat berubah, perubahan sangat perlu dilakukan – dan para pemimpin perlu membuat perubahan tersebut menjadi nyaman untuk dirangkul oleh para karyawan juga. Setiap orang yang pernah mengadopsi program inbound marketing tahu bahwa mendukung lingkungan perubahan ini sangat penting untuk keberhasilan. Dalam pengalaman penulis, cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan membuat ekspektasi-ekspektasi sejak awal tentang akan bagaimana kondisi transisi tersebut dalam empat hingga enam pekan pertama sehingga star awal bisa berjalan mulus.

Fase awal adalah tentang perencanaan, pemikiran, dan memulai upaya-upaya yang diperlukan untuk menyediakan semua elemen-elemen dasar sehingga program ini membantu bisnis anda ditemukan orang, mendapatkan calon pelanggan, dan menumbuhkan penjualan. Tanpa upaya ini, Anda telah mengambil risiko dengan mengimplementasikan taktik marketing yang tidak berbicara langsung pada prospek target Anda, tidak saling terhubung satu sama lain, dan tidak efektif dalam menghasilkan calon pelanggan.

Untuk membantu Anda atau klien Anda memulai program pemasaran ke dalam secara tepat, berikut segala sesuatunya yang Anda harus persiapkan selama enam pekan pertama implementasi.

Pertama: Tetapkan Strategi (bukan Taktik)

Fase pertama dari sebuah program inbound marketing yang direncanakan dengan baik, yakni strategi pemasaran, cukup mirip dengan membangun pondasi rumah. Tanpa pondasi yang kuat, rumah yang dibangun bisa runtuh. Sebagai contoh, apa yang menjadi target bisnis Anda? Apakah Anda ingin beralih dari bisnis senilai $10 juta menuju bisnis $20 juta dalam 2 tahun, atau apakah Anda ingin beralih dari bisnis $10 juta menuju $10,5 juta dalam 3 tahun? Target-target yang berbeda sering diterjemahkan menjadi sebuah program inbound marketing yang berbeda pula.

Sebelum menentukan taktik, tanyakanlah pada diri Anda beberapa pertanyaan berikut yang akan membuat Anda lebih mudah untuk membutusan keputusan sulit yang harus Anda buat dalam enam pekan pertama tersebut.

Pertanyaan-Pertanyaan tentang Ukuran-Ukuran Dasar:

Anda perlu menentukan sebuah titik pemberangkatan untuk bisnis Anda hari ini. Berapa banyak orang yang berkunjung ke website Anda setiap bulan? Berapa banyak yang berubah menjadi calon pelanggan? Berapa banyak diantaranya yang benar-benar merupakan peluang penjualan? Berapa banyak dari mereka yang Anda putus? Berapa pendapatan rata-rata untuk setiap klien baru tersebut? Berapa banyak Anda kehilangan klien setiap bulan? Berapa banyak alamat email yang Anda miliki? Berapa banyak fans di Facebook, LinkedIn, atau Twitter yang telah didapatkan?

Pertanyaan-Pertanyaan tentang Pasar Target:

Apa yang Anda ingin targetkan dengan marketing Anda? Bagaimana keadaan pelanggan terbaik Anda? Mengapa orang memilih Anda dalam persaingan dengan perusahaan lain? Apa yang membuat Anda spesial dan berbeda?

Pertanyaan-Pertanyaan Tentang Pencarian:

Kata kunci apa saja yang digunakank orang untuk menemukan bisnis seperti bisnis Anda? Apakah anda ingin ditemukan berdasarkan kata-kata kunci tersebut? Kata kunci lain apa yang perlu Anda optimasi?

Pertanyaan-Pertanyaan tentang Aset Konten:

Aset konten apa yang benar-benar Anda miliki, digital atua bukan? (Perhatikan setiap brosur, artikel, rilis pres, artikel surat kabar, video, mailer, manual teknis, atau kartu-kartu lain yang Anda miliki dan lihat apa-apa yang bisa diambil. Tidak semua harus dibuat dari nol).

Pertanyaan-Pertanyaan tentang Pembentukan Konten:

Akan seperti apa kalender editorial Anda? Semakin banyak Anda memikirkan dan merencanakan program marketing inbound Anda, semakin mudah Anda mengimplementasikannya. Rencanakan tiga bulan ke depan dari postingan blog, email, webinar, dan projek konten Anda untuk melakukan persiapan dan memudahkan beban yang akan datang.

Pertanyaan-Pertanyaan tentang Kampanye:

Jadwal kampanye apa yang ingin Anda gulirkan? Seberapa sering Anda ingin mengirim email, menulis blog, membuat konten baru, atau mengadakan webinar? Apakah Anda akan melakukan kampanye terintegrasi? Apa yang akan menjadi fokus, dan siapa yang akan menjadi target? Kapan Anda ingin merilis kampanye Anda dan berapa lama akan berjalan?

Pertanyaan tentang Anggaran:

Berapa anggaran yang Anda miliki untuk inbound marketing, bersama dengan pengeluaran lain seperti PPC, rilis pres, produksi video, atau aplikasi mobile.

Memikirkan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan ini akan memungkinkan Anda membuat sebuah program inbound marketing yang benar-benar cocok dengan target bisnis Anda, situasi pemasaran terkini, dan arah bisnis ke depan.

Anda juga harus melakukan penetapan target untuk mengukur kinerja Anda. Ini mencakup penetapan target untuk trafik website, mendatangkan calon pelanggan, dan lain-lain. Ini akan membantu Anda memilih taktik marketing yang tepat untuk disalurkan dengan frekuensi tepat menuju target yang telah ditetapkan – dan pada akhirnya membantu Anda mengikat aktivitas inbound marketing Anda menjadi pendapatan.

Sebagai contoh, anggaplah Anda perlu meningkatkan trafik website dengan kelipatan 10. Dalam hal ini, Anda memerlukan dosis blogging, SEO onsite, SEO offsite, pembentukan konten, pencarian konten, dan marketing media sosial yang lebih tinggi. Tetapi jika bisnis Anda sebelumnya sudah punya banyak trafik namun tidak ada calon pelanggan yang nyangkut, maka program Anda perlu memasukkan sebuah upgrade desain website, tombol call-to-action grafis yang lebih banyak, landing page, dan penawaran lain seperti webinar, demonstrasi, dan video. Taktik-taktik ini harus sesuai dengan strategi pemasaran jika Anda ingin merealisasikan hasilnya.

Mendapatkan Kemenangan-Kemenangan Cepat

Setiap orang ingin hasil yang cepat. Dan itu sah-sah saja, selama Anda tahu bahwa berpindah ke taktik sebelum strategi dan perencanaan selesai akan menimbulkan risiko. Anda mungkin sedang mengirim pesan yang salah ke orang yang tepat. Anda mungkin sedang mengirim pesan yang benar ke orang yang salah. Anda mungkin sedang mengirim pesan yang benar ke orang yang benar tetapi dengan format yang salah, seperti mengirim video kepada orang yang ingin membaca. Meskipun kemenangan-kemenangan cepat membantu mengedepankan program baru Anda, namun perlu diingat bahwa ini perlu dijadikan opsi jangka pendek dan bukan opsi untuk menggantikan pembuatan sebuah strategi dan rencana marketing yang solid.

Berikut beberapa opsi untuk mengintensifkan star program Anda selama empat hingga enam pekan pertama, dan membantu membuat transisi lebih nyaman.

1) Mengolah ulang konten yang sudah ada yang perlu dibuat versi unduhan-nya. Ini bisa berupa penjelasan sebuah proses unik yang digunakan bisnis Anda, sebuah cheklist yang Anda jadikan acuan dengan masing-masing klien atau pelanggan, atau whitepaper yang sudah Anda bisa Anda format ulang untuk digunakan sebagai konten yang mendatangkan calon pelanggan. Cukup pastikan bahwa konten tersebut adalah sesuatu yang akan dianggap bermanfaat oleh prospek dalam siklus pembelian – bukan hanya brosur tentang Anda dan bisnis Anda.

2) Buat tombol atau grafis call-to-action yang menarik pengunjung website ke material yang baru Anda buat.

3) Buat landing page pertama Anda. Jika Anda tidak memiliki kemampuan teknis untuk melakukan ini sendiri, carilah bantuan orang luar yang menyediakan jasa ini.

4) Kirim email ke database kontak yang sudah ada, yang akan membawa mereka ke landing page ini dan mendorong mereka untuk mendowload informasi yang telah Anda buat – pastikan untuk memilih orang-orang yang sesuai dengan tahapan dalam siklus pembelian dengan konten tersebut.

5) Integrasikan proses penjualan Anda ini dengan mendorong tenaga penjualan Anda untuk mempromosikan material baru ini kepada prospek mereka. Gunakan ini untuk mengumpulkan alamat-alamat email baru dan lanjutkan dengan proses penjualan.

Pendekatan ancang-ancang ini akan memberikan impresi kepada Anda tentang pengalaman inbound marketing yang akan seperti ketika program Anda telah aktif dan berjalan. Kelima item di atas hanya sebagian kecil dari apa yang akan dilakukan setiap pekan dan setiap bulan ketika program Anda telah berjalan penuh, tetapi ini merupakan cara untuk mendapatkan beberapa kemenangan-kemenangan cepat.

Enam pekan pertama keterlibatan dalam inbound marketing lazimnya memerlukan kesabaran. inbound marketing bulan merupakan peluru perak untuk berhasil, dan bukan juga sebuah tombol yang mudah. Ia memerlukan usaha, perbaikan kontinyu, dan perencanaan. Ini tidak akan mengubah wajah bisnis Anda dalam sehari, tetapi jika dilakukan dengan baik akan memberikan sebuah sistem marketing yang bisa dilipatgandakan, dari waktu ke waktu, membantu bisnis Anda ditemukan, menumbuhkan penjualan, dan mencapai target-target bisnis Anda secara lebih efisien.

One thought on “Transisi Inbound Marketing: Sebuah Resep untuk Keberhasilan Jangka Panjang”

Leave a Reply