17
May2013

45 Ungkapan yang Sering Terlintas di Pikiran Pelaku Marketing

pikiran

Sebagai pelaku Inbound Marketing yang sudah terbiasa dengan penulisan postingan blog, perancangan kampanye call-to-action, segmentasi daftar email, dan aktivitas lainnya, ada sejumlah pemikiran atau pertanyaan yang terlintas dipikiran disadari atau tidak. Berikut 45 ungkapan yang sering terlintas di pikiran seorang pelaku marketing saat melakukan aktivitas-aktivitasnya.

1. Jadi berapa lama yang dianggap terlalu lama untuk dihabiskan hanya sekadar mencari sebuah gambar untuk tulisan blog ini?

2. Saya tidak suka homepage kami. Saya suka homepage kami. Saya benci homepage kami. Saya suka homepage kami.

3. Saya benci Excel. Saya suka Excel. Saya benci Excel. Excel benci saya.

4. Akankah orang-orang benar-benar percaya bahwa pimpinan telah menulis ini?

5. Ada lagi situs jejaring sosial yagn baru? Tidak. Tidak boleh lagi. Itu tidak akan terjadi.

6. Saya terbiasa menulis bersambung nama perusahaan saya sehingga terkadang tanpa sengaja saya menulis bersambung juga kata ganti benda yagn lain seperti MonDay, atau ThanksGiving.

7. Mereka tidak akan pernah tahu saya mendesain gambar ini di Microsoft Paint.

8. Saya bisa menambahkan link-link ternal ke postingan blog ini, atau saya bisa menghapusnya suatu hari karena tidak ada yang mengklik.

9. Apakah lelucon ini benar-benar lucu, atau salinan ini terlalu panjang?

10. Bila CEO saya menanyakan kapan kita akan membuat sebuah “video viral” lagi.

11. Tidak jadi masalah berapa kali saya sudah membaca ulang ini, pasti masih ada kesalahan. Untungnya, orang-orang yagn berkomentar biasanya memberi tahu sesaat setelah saya menerbitkan artikelnya.

12. Jika saya tidak mengirim lewat e-mail slide-slide ini dan mencatat segera setelah webinar ini, semua pesernta akan membenci saya.

13. Perusahaan ini sengaja menyembunyikan tombol “unsubscribe” nya di email ini.

14. Bisakah kita setuju bahwa sekarang sudah 2003 dan sudah waktunya untuk tidak menggunakan tanda hubung (-) pada kata e-mail dan menulis dengan huruf kapital Internet.

15. Hmm… saya benar-benar ingin desain ini akan lebih sukses.

16. Mengganti ukuran huruf menjadi 24 pada link ini pasi akan meningkat CTR, benar kan?

17. Saya suka ketika tim penjualan mengatakan bahwa semua calon pelanggan yagn datang tidak potensial.

18. Apakah ada cara sehingga anggota keluarga saya berhentuk berkomentar di postingan blog dan menyukai postingan Facebook saya? Ini bisa merusak kredibilitas profesional saya.

19. Hanya karena saya bergelut di dunia marketing bukan berarti saya tahu password Facebook anda.

20. Berapa lama hashtag yang tidak relevan akan bertahan?

21. Ide itu kedengaran jauh lebih baik di kepala saya dibanding jika ditulis di email.

22. Berapa lama lagi saya bisa menghindar dengan menggunakan gambar stok ini yang saya belum sebelum orang mulai memperhatikan?

23. Jika ini sebuah kata buzz, tetapi setiap orang dalam industri tahu apa artinya, maka apakah kata itu benar-benar tidak berguna.

24. Terkadang saya tidak suka benci orang-orang yagn berkomentar.

25. Tolong di retewet yah? Please? Saya meminta dengan sopan.

26. Akankah pembaca saya mendapatkan informasi yang sudah tersebar luas ini?

27. Tidak, saya tidak bisa membuat call-to-action utnuk postingan tamu di blog kali berupa sebuah link ke ebook anda.

28. Mengubah ukuran grafis menjadi 10 pixel. Tiba-tiba terlihat sangat menakjubkan.

29. Saya harus mengubah headline 50 kali supaya benar-benar terlihat pantas. Dimana pada akhirnya yang pertama juga yang dipakai.

30. Sudah hampir setahun sejak saya menangani situs jejaring sosial kami, dan setelah satu hari menjadi manajer media sosial yagn baru, jelas saya tidak lagi punya ide tentang bagaimana cara kerja Facebook.

31. Terkadang, ketika saya merasa sangat jengkel, saya berencana menggugel kata kunci para pesaing dan sengaja mengklik iklan PPC nya.

32. Ternyata perlu satu hari penuh hanya untuk menulis SATU tulisan blog?

33. Karena saya tidak belajar matematika sejak di sekolah tinggi, bagaimana mungkin perhitungan ini akan betul?

34. Seberapa signifikan hal ini akan signifikan secara statistik.

35. Mungkin saya harus membuang saja kode ini.

36. Aspect Ratio akan menghasilkan nama brand yagn benar-benar hebat.

37. Seberapa penting kah menyenangkan para orang-orang yagn berpengaruh?

38. Saya tidak menghabiskan waktu di BuzzFeed: Saya sebenarnya belajar memetik.

39. Saya berpikir jika saya bisa memasukkan kata-kata berlebihan dalam postingan blog ini.

40. Sejak saya belajar bagaimana membuat sebuah tabel poros excel, tidak yang mampu menyamainya.

41. Astaga. Tidak yang memposting di profil Facebook mu. Segera atasi hal tersebut.

42. Saya tahu tidak ada yang berubah, tetapi saya tetap akan menyegarkan laporan ini. Dan lagi dalam 5 menit.

43. Ada link unsubscribe tepat di bawah email ini. Anda tidak perlu mereply dengan subjek UNSUBSCRIBE.

44. Berapa banyak link landing page yagn menurut Anda bisa saya posting di Timeline Facebook sebelum orang mulai menghapus saya dari daftar pertemanan.

45. Haruskah saya menaruh satu link lagi di email ini? Saya bisa menaruh satu lagi kan? Ya, satu link lagi.

Setiap pelaku marketing mungkin memiliki ungkapan-ungkapan berbeda yang kerap timbul di pikiran…

Leave a Reply