12
May2013

Social-Media-MarketingSebagai seorang pelaku Inbound Marketing yang cerdas, Anda tentu telah menggunakan media sosial untuk menjual produk. Tetapi pemasaran media sosial yang baik lebih dari sekadar interaksi, pencarian calon pelanggan, dan jangkauan yang lebih luas. Lebih dari itu semua, Anda perlu memiliki etika.

Meskipun etika media sosial kedengaran seperti praktik yang rumit, namun etika di sini benar-benar berarti bagaimana Anda memiliki sikap dan perilaku sosial yang baik di dunia online. Bagaimana Anda mengaktualisasikan diri pada saluran-saluran sosial, pikirkan tentang bagaimana perilaku Anda mempengaruhi penggemar dan pengikuat Anda, hal-hal yang berkaitan dengan itu. Berikut beberapa tips etika untuk Anda ingat di jejaring-jejaring marketing media sosial favorit Anda sehingga Anda bisa tetap berada dalam jalur yang tepat saat membangun brand.

Etika Twitter

images (12)Jangan otomatis mengirim direct message kepada follower anda

Para followers Anda adalah orang yang cerdas dan telah merasa tertarik untuk mem-follow Anda di Twitter. Jadi ketika mereka melihat ada direct-message otomatis dalam inbox mereka, mereka akan berasumsi bahwa Anda sebenarnya tidak tertarik dengan mereka. Follower Anda tahu bahwa direct-message langsung seperti ini pastia dalah spam.

Tips: Jika Anda ingin terhubung dengan orang-orang yang mem-follow Anda, lakukan dengan mengirimkan mereka tweet yang menarik untuk memulai percakapan sebenarnya.

Jangan gunakan hashtag berlebihan di tweet

hashtagMenurut sebuah laporan dari salesforce, tweet yang memiliki satu atau dua hashtag mendapatkan 21% interaksi yang lebih tinggi dibanding tweet yang memiliki tiga atau lebih hastag. Mengapa? Karena dengan puluhan hashtag yang tidak perlu, tweet tidak akan menarik secara estetika atau tidak mudah untuk dibaca.

Tip: Gunakan hashtag untuk membantu follower Anda berpartisipasi dalam sebuah diskusi yang lebih besar atau biarkan para follower potensial Anda mencari konten yang akan mereka nikmati. Jika sebuah hashtag relevan dan menjadi trending topic, manfaatkan hashtag tersebut. Jika tidak, tetap patuh pada satu atau dua hashtag sebagai cara terbaik untuk menunjukkan produk Anda.

Tip: Gunakan kreativitas Anda untuk membuat hashtag orisinil Anda sendiri yang mendukung merek dan pesan Anda. Jika Anda ingin terlibat dengan hashtag perusahaan lain karena relevan dengan bisnis Anda, pastikan untuk memanfaatkannya ketimbang harus mengirim tweet spam.

Jangan gunakan trik atau bot untuk mendapatkan banyak follower

download (9)Cara ini tidak hanya berpotensi menyebabkan Anda dibanned dari Twitter tetapi ini juga akan membuat orang lain tahu bahwa Anda menggunakan Twitter hanya untuk bermain-main. Selain membeli follower, salah satu cara terburuk untuk mendapatkan lebih banyak follower adalah dengan menggunakan trik follow/unfollow. Mungkin Anda sudah pernah mengalaminya – Anda mendapatkan notifikasi follower baru dan kemudian meminta di follow balik. Tidak lama kemudian, orang tersebut telah meng-unfollow Anda. Melakukan trik seperti ini adalah sebuah kesalahan total bagu follower baru dan bisa menodai upaya-upaya yang telah Anda lakukan di Twitter.

Tips: Ketimbang menipu orang, lebih baik membuat konten yang menarik dan Anda akan merasa bangga karena orang-orang yang mem-follow Anda melakukannya secara sukarela. Para follower twitter yang akan melakukan tindakan karena konten Anda jauh lebih berharga bagi bisnis Anda.

Jangan hanya memposting tweet sendiri

download (10)Ketika Anda memiliki banyak konten tweet, maka akan mudah untuk mempublikasikannya di Twitter agar membantu Anda mendatangkan trafik dan calon pelanggan. Mungkin Anda menganggap, semakin banyak konten semakin bagus. Tetapi hal itu keliru. Terlalu banyak promosi-sendiri akan membanjiri follwer potensial Anda ketika mereka memeriksa timeline Anda dan disana mereka tidak menemukan ada mention, retweet, atau interaksi dengan yang lainnya.

Tip: Lakukan retweet dan sebarkan kontek yang dibuat oleh follower Anda dan orang-orang terkemuka, dan berinteraksilah dengan follower yang berinteraksi dengan Anda.

Jangan membubuhi tweet Anda dengan keyword

keywordJangan salah – memang penting membuat keyword-keyword teratas Anda lebih khusus untuk mempengaruhi SEO. Tetapi jika tweets Anda terdengar seperti dibuat oleh robot SEO ketimbang oleh manusia, maka saatnya untuk menyeimbangkan keyword dan non-keyword.

Tip: Sah-sah saja jika harus menggunakan beberapa keyword saat membuat tweet – Anda mencoba mempromosikan konsep dan topik tertentu yang sesuai dengan brand Anda – tetapi selalu pastikan agar tweet yang dibubuhi keyword tersebut tetap terdengar natural.

Etika Facebook

Jangan me-like status Anda sendiri

likeJika Anda telah memposting sesuatu di halaman Facebook perusahaan Anda, biasanya Anda cenderung mengklik like pada postingan tersebut. Tindakan seperti ini menunjukkan bahwa sebenarnya Anda hanya ingin mendapatkan lebih banyak like.

Tip: Jika konten di halaman Anda tetap dipertahankan bernilai, relevan, dan menarik bagi audiens, maka jumlah like akan bertambah dengan sendirinya.

Jangan mengabaikan pertanyaan dan komentar

download (13)Perusahaan Anda sedang melakukan hal-hal besar dan menghasilkan sejumlah konten hebat yang serius. Tetapi ketika Anda berhenti merespon terhadap interaksi yang berasal dari konten Anda tersebut, maka maka itu bisa saja dianggap mengabaikan penggemar page Anda. Bahkan jika Anda mendapatkan pertanyaan yang keras, penting untuk merespons. Tidak ada orang yang suka diabaikan.

Tip: Balas pertanyaan mereka dan buat catatan tentang apa yang dikatakan para penggemar page Anda. Mereka akan memberikan pengetahuan yang sangat berharga.

Jangan memposting atau men-tag fans, pelanggan, atau karyawan tanpa minta izin

tagSebelum anda memposting atau men-tag seorang fan di halaman bisnis Anda, pertimbangkan hal berikut: Apakah orang tersebut adalah karyawan? Apakah dia berkontribusi bagi postingan atau foto yang akan Anda terbitkan? Apakah dia akan mengapresiasi publikasi ke publik? Apakah Anda bahkan tahu orang ini? Jika jawabannya adalah “tidak”, maka segera menjauh dari keyboard.

Tips: Lebih baik mencegah daripada menyesal. Meminta izin dan memberi penjelasan akan lebih baik.

Jangan meminta like karena alasan apapun

Apabila postingan Anda tidak mendapatkan jumlah like yang diharapkan, jangan putus asa dan meminta mereka untuk me-like postingan Anda. Walaupun postingan di Facebook yang mengandung kata “like” mendapatkan jumlah like dan komentar yang lebih banyak dibanding yang tidak mengandung kata “like”, namun secara terus menerus meminta orang me-like konten Anda tampaknya sangat tidak pantas.

Tip: Selain meminta like, Anda bisa meningkatkan interaksi postingan Anda dengan selalu bertanya kepada diri Anda, “Apa tentang ini yang akan mendorong para fans saya untuk terlibat?” Mengidentifikasi elemen-elemen mana dari postingan Anda yang mendatangkan interaksi dan kemudian mencoba mengulanginya merupakan kunci untuk meningkatkan eksistensi Anda di Facebook.

Etika LinkedIn

linkedinJangan memasuki grup dan menjual bisnis anda. Dengan lebih dari 1,7 juta grup di LinkedIn, ada banyak peluang untuk memamerkan bisnis Anda dan menyebarkan pesan Anda jika Anda ingin menambahkan nilai bagi percakapan yang berlangsung. Tetapi berhati-hatilah dengan sales-y-post – mereka bisa mematikan anggota karena apa yang telah Anda katakan dan bisa memakan biaya pengacara bisnis potensial.

Tip: Berbaurlah dalam suatu percakapan, tambahkan karakter garis konten yang relevan, dan Anda akan mendapatkan resep sukses.

Jangan abaikan nada lebih profesional dari jaringan

Menurut Bull Horn Reach, LinkedIn mengarahkan sembilan kali lebih banyak lamaran pekerjaan dibanding Facebook dan tiga kali lipat dibanding Twitter. Sehingga, konten sama yang Anda gunakan di Facebook atau Twitter mungkin tidak akan relevan di LinkedIn.

Tip: Lakukan pemantauan kontinyu pada postingan-postingan di halaman bisnis Anda untuk mengetahui tentang update-update produk, berita spesifik inustri dan diskusi kepemimpinan – tidak perlu mempublikasikan foto dari kegiatan terbaru perusahaan.

Jangan membekingi rekomendasi-rekomendasi

Rekomendasi-rekomendasi memberi perusahaan perusahaan hangat dan berbeda. Jenis perasaan ini otentik, dan tidak bisa dibeli. Meminta rekomendasi dari orang yang baru saja terlibat dengan perusahaan mungkin akan menjadi sebuah situasi minta-imbalan.

Tip: Jika Anda menginginkan rekomendasi, mulailah dengan pelanggan atau rekan profesional yang telah menggunakan dan mengetahui perusahaan Anda. Ini akan menjaga otentitas tetap utuh.

Etika Pinterest

pinterestJangan mem-pin konten dengan link yang rusak atau tidak benar

Pinterest merupakan medium hebat untuk berinteraksi dengan audiens Anda – dan, ini mengarahkan lebih banyak referal dibanding Google+, YouTube dan LinkedIn, sekalipun digabungkan. Tetapi ketika Anda melakukan pin dengan link yang buruk, satu-satunya hal yang terlihat buruk adalah Anda. Para anggota audiens Anda akan frustrasi ketika ada penghalang bagi apa yang mereka inginkan.

Tip: Periksa, periksa, dan periksa sekali lagi bahwa apa yang Anda pin mengarahkan audiens Anda ke tempat dimana Anda menginginkan mereka (dan yang mereka inginkan). Selain itu, ingat bahwa Pineterst tidak memungkikan link yang disingkat untuk dipin – selalu pastikan bahwa Anda menggunakan url lengkap.

Jangan menyepam follower anda dengan terlalu banyak pin satu waktu

Jadi Anda memiliki banyak visual bagus di Pinterest. Tetapi overload pin yang tidak tepat waktu bisa menghambat feed follower Anda dan tinggal sedikit yang diinginkan.

Tip: Sebarkan pin Anda sehingga para audiens Anda mengingat bahwa Anda di sana – dan benar-benar siap untuk mengonsumsi sesuatu dari Anda lagi.

Jangan hanya mem-pin material Anda sendiri

Melakukan repin untuk material dari follower Anda yang berinteraksi aktif dengan bisnis Anda akan menghasilkan “keterikatan” dengan audiens Anda pada saluran ini.

Jangan acuh untuk memberikan deskripsi yang baik untuk pin-pin Anda

Tidak memberikan deskripsi pada pin bisa menyebabkan follower pusing, dan mereka mungkin akan mengabaikannya.

Tip: Pada bagian judul pun, tambahkan penjelasan singkat tetang apa yang dicari pengguna dan bagaimana itu relevan bagi mereka.

Jangan melakukan plagiarisme ketika melakukan repinning

Sebagai seorang pelaku marketing, Anda tentu tahu bahwa pembuatan konten memerlukan kerja keras, penelitian, dan yang paling penting, waktu. Karena alasan itulah, Anda harus memperlakukan konten lain seperti halnya Anda ingin konten Anda diperlakukan.

Tip: Etika Pinteres memberikan Anda dua aturan utama, yaitu: Berikan kredit jika memang itu harus, atau biarkan seorang yang mem-pin mengetahui ketika pin tidak diberi kredit secara tepat. Anda bisa membaca aturan mereka pada sharing konten secara lebih rinci di bagian etika di situs mereka.

Leave a Reply