6
May2013

6 Cara Meningkatkan Pemasaran

time management marketingDalam dunia pemasaran, ada banyak pembahasan tentang efisiensi waktu dan bagaimana kita sebagai pelaku industri perlu melakukan penyesuaian pendekatan agar lebih cepat, lebih baik, dan lebih menarik. Seringkali hanya dalam tiga detik atau 140 karakter. Tetapi dimana gratifikasi instan bagi para pelaku pemasaran? Apa yang bisa kita lakukan dalam pekerjaan sehari yang akan menghasilkan imbas nyata terhadap bisnis kita?

1) Memperbaharui halaman “Tentang kami”

Sorang ahli pemasaran bisnis kecil dan blogger Fas Company, Shawn Graham, menyebutkan bahwa halaman “Tentang kami” yang ada di website, akun Facebook, Twitter, dan LinkedIn sebuah perusahaan merupakan sebuah “jendela menuju jiwa bisnis Anda.” Dia menambahkan, “Halaman ‘Tentang Kami’ merupakan sebuah peluang unik untuk menunjukkan karakteristik brand Anda dan untuk membedakan bisnis Anda dari pesaing yang lain.

Akan tetapi, bahkan halaman “Tentang Kami” lazimnya merupakan cara yang baik untuk “meninabobokkan” orang dengan fakta, figur, dan referensi-referensi bersama dengan deskripsi ringkas tentang siapa perusahaan Anda dan bagaimana ia bisa berbeda.

Hal yang bisa dilakukan dewasa ini

about us

Lengkapi sebuah daftar tiga-tahapan berikut untuk meningkatkan deskripsi halaman “Tentang Kami” dari perusahaan Anda.

Tahap 1: Minta bantuan dari para karyawan dan pelanggan Anda (bukan tim pemasaran) untuk membaca secara menyeluruh versi halaman “Tentang Kami” yang ada sekarang dan minta mereka untuk memberikan feedback tentang apa kelebihan dan kekurangannya.

Tahap 2: Sandingkan halaman “Tentang Kami” perusahaan Anda dengan halaman “Tentang Kami” dari dua pesaing terdekat Anda. Dapatkah Anda menemukan bagaimana dua perusahaan Anda berbeda hanya dengan membaca cepat gambaran umum?

Tahap 3: Identifikasi sebuah brand yang benar-benar Anda kagumi dan perhatikan halaman “Tentang Kami” dari brand tersebut.

Jika Anda telah melengkapi ketiga tahapan di atas, pertimbangkan untuk mengoptimalkan halaman “Tentang Kami” perusahaan Anda dengan kata-kata kunci yang relevan untuk pelanggan Anda, dengan membuatnya lebih mudah dan lebih intuitif bagi seseorang untuk mencoba atau membeli produk Anda, dan lebih membedakan produk Anda dari para pesaing di bidang yang digeluti.

2) Membuat video yang bertujuan khusus

video_marketingKevin Daum adalah pembuat sebuah video best seller yang berjudul “Video Marketing for Dummies”. Dia mengatakan, “Seringkali, yang menyebabkan sesuatu menjadi biasa-biasa saja adalah karena kurangnya kesungguhan. Dengan berfokus pada sebuah tujuan, audiens target, dan cerita inti, bisnis Anda bisa diuntungkan dari penggunaan vide untuk membantu pertumbuhan”. Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan pelaku marketing dalam membuat video adalah mereka selalu mencoba untuk menjangkau seluruh kalangan. Kevin merekomendasikan berfokus pada populasi target tertentu atau kebutuhan bisnis inti dan membuat sebuah video hebat yang berakar pada tujuan spesifik tersebut.

Dia menambahkan bahwa video bisa digunakan untuk apapun mulai dari mendatangkan calon pelanggan sampai penilaian dan perujukan pelanggan, tetapi dari itu Anda perlu mengidentifikasi secara kuhsus bagaimana video bisa memberikan hasil terbaik untuk Anda. Jika misalnya Anda sering mendengar keberatan pelanggan yang membeli produk Anda, maka rancanglah sebuah video untuk menjauhkan diri Anda dari pesaing atau ceritakan sebuah kisah tentang nilai/manfaat yang menjustifikasi harga yang lebih tinggi dari produk Anda.

Hal yang bisa dilakukan dewasa ini

Lakukan pengukuran imbas pemasaran video yang sedang Anda lakukan. Apakah video-video yang ada telah mencapai tujuan bisnis inti, seperti menghasilkan kesadaran merek, meningkat trafik referal ke website, atau meningkatkan persentase konversi dengan prospek-prospek yang ada? Jika jawabannya adalah “tidak” atau “saya tidak tahu”, pertimbangkan untuk menyediakan waktu dalam menyusun draft ide-ide untuk sebuah video untuk mengatasi tantang marketing teratas yang Anda hadapai. Ketimbang berfokus pada “jangkauan global”, lebih baik berfokus membuat video yang benar-benar handal dalam hal kualitas, pendekatan, narasi, dan pesan.

Memang mudah memasukkan video biasa dalam strategi pemasaran perusahaan Anda, tetapi menghabiskan banyak waktu menyusun naskah video tentang proyek yang akan dirilis dan mengukur inventaris yang Anda miliki sekarang akan membantu mengebut perencanaan Anda untuk enam bulan ke depan.

3) Membuat rilis pers yang berfokus pembeli

customer focusSaat berbicara dengan pelanggan secara pribadi atau lewat telpon, Anda berbicara dengan bahasa yang mereka mengerti. Anda berfokus pada istilah-istilah yang mereka pahami dan mengarahkan percakapan menuju tantangan-tantangan yang bisa Anda pecahkan untuk bisnis mereka. Akan tetapi, untuk rilis pers, pelaku pemasaran harus pandai-pandai memilih dari sekian banyak istilah untuk dituangkan dalam satu halaman tunggal karena kita yakin itulah yang ingin didengar para jurnalis.

Seorang penulis best-seller, pembicara, dan ahli David Meerman mengingatkan kita, “Ketimbang membuat konten untuk memenuhi kebutuhan wartawan, lebih baik membuat rilis pers yang menarik langsung bagi pembeli untuk membantu para prospek menemukan Anda dan mempersingkat siklus penjualan Anda.” Prinsip ini sejalan dengan prinsip inti pemasaran ke-dalam (inbound marketing), yaitu: jangan menunggu sampai cerita Anda diceritakan orang lain; ceritakanlah sendiri. Dengan menggabungkan nasihat Scott dengan prinsip-prinsip pemasaran ke-dalam yang berfokus pada pembentukan konten, bisnis Anda bisa menghilangkan hambatan untuk “bisa ditemukan” oleh pelanggan potensial dan meningkatkan persentase konversi dengan banyaknya jumlah pengunjung ke website Anda.

Hal yang bisa dilakukan dewasa ini

Susunlah rilis pers yang berfokus secara utuh pada hal-hal yang dipedulikan oleh para pembeli ANda. Merencanakan sebuah rilis produk baru? Mempekerjakan pelaku marketing baru? Meningkatkan pendekatan layanan pelanggan? Buatlah sebuah rilis media yang menghindari istilah-istilah khusus dan hal-hal berlebihan lalu berfokus secara utuh pada kebutuhan pelanggan yang paling relevan. Dengan begitu, akan tercipta konten yang lebih relevan dan membantu menceritakan potensi Anda kepada para pembeli potensial tanpa harus menunggu media untuk mengamplifikasi pesan Anda.

4) Menyenangkan pelanggan

happy customerTerlepas dari lini bisnis yang digeluti atau karakteristik dari apa yang dijual, para pelanggan Anda memegang peranan integral dalam keberhasilan bisnis Anda. Akan tetapi, ironi besar pemasaran adalah bahwa kita sering lupa tentang pelanggan kita ketika mereka berada di pintu, dan kita kehilangan peluang yang begitu banyak untuk mendapatkan referal, rekomendasi, dan pendapatan dengan melakukan hal seperti ini.

Seorang CHief Content Officer di Marketing Profs, Ann Handley mendorong semua pelaku pemasaran untuk menanyakan sebuah pertanyaan “Apakah pelanggan Anda akan berterima kasih kepada Anda karena ini?” sebelum mempublikasikan, dan itu merupakan pemeriksaan besar untuk semua kita sebelum mengirim sebuah penawaran email atau memposting sebuah entri blog. Senada dengan itu, Shawn Graham selalu mengingatkan para klien-nya yang memiliki bisnis kecil bahwa berbeda dengan perusahaan besar, mereka memiliki banyak peluang untuk memahami kepentingan, kebiasaan, dan pola pelanggan mereka dengan basis harian. Perkembangan pesat media sosial telah memudahkan bagi para prospek untuk bertanya kepada rekan dan teman mereka untuk memintah rekomendasi, sehingga menyenangkan pelanggan Anda adalah lebih penting.

Jangan menunggu kelompok-kelompok khusus dan survei-survei formal untuk mendapatkan feedback dari para pelanggan Anda; berbicara dengan para pelanggan Anda secara reguler merupakan cara yang jauh elbih otentik dan efisien biaya untuk mendapatkan feedback dari mereka dan berterima kasih untuk bisnis mereka.

Hal yang bisa dilakukan dewasa ini

Lakukan pertemuan kecil-kecilnya dengan seorang pelanggan atau hubungi via telpon untuk perjanjian. Fokus diskusi Anda harus semata-mata pada menyenangkan; yaitu, Anda harus berterima kasih kepada pelanggan karena bisnisnya, dengan menanyakan bagaimana ANda bisa membantu mereka berhasil dengan produk atau jasa Anda, dan dengan memahami tantangan-tantangan yang mereka benar-benar hadapi saat ini dalam bisnis. Setiap percakapan yang Anda lakukan dengan pelanggan akan mengajarkan Anda sesuati, apakah itu merupakan apresiasi yang lebih besar terhadap waktu mereka atau tantangan anggaran, wawasan lebih dalam tentang karakteristik bisnis mereka, atau tentangan yang mereka hadapi dengan produk Anda yang sangat mudah untuk diatasi.

Dibanding dengan pengaruh yang ditimbulkan dari menyenangkan pelanggan, maka waktu Anda yang Anda siapkan bagi seorang pelanggan untuk pertemuan kecil tersebut akan sangat setimpan. Mengalokasikan satu jam dalam sehari untuk mendengar apa kata pelanggan atau berbicara dengan mereka merupakan sebuah investasi dalam bauran marketing Anda.

5) Mengikuti Jurnalis-Jurnalis Target Anda di Media Sosial

Jika cakupan bisnis Anda semakin luas atau berkembang pesat, maka kepemimpinan yang kuat merupakan sebuah prioritas untuk bisnis Anda di tahun mendatang, dengan kata lain eksistensi di media sosial sangat penting.

Hal yang dapat dilakukan dewasa ini

Ikuti langkah-langkah strategi yang diterapkan Fitton, Vaunerchuck, dan Brogan Dengan tidak hanya mengikuti para jurnalis dan orang-orang berpengaruh di bidang bisnis Anda, tetapi juga menyoroti karya mereka, membagi konten mereka, dan mempromosikan kepemimpinan kuat mereka. Ketika berhubungan dengan media sosial, berikan sesuatu yang baru, jadi cantumkan waktu di kalender Anda untuk sisa hari dalam sepekan – jangan hanya mem-follow dan meminta sesuatu yang menguntungkan Anda dari para jurnalis dan orang-orang berpengaruh di bidang Anda, tetapi juga menunjukkan kepada mereka ide-ide besar, menumbuhkan minat pada konten mereka, dan menunjukkan apresiasi Anda terhadap pengetahuan mereka. Jadwalkan 15 menit setiap hari untuk berinteraksi dengan para jurnalis dan orang-orang bepengaruh di media sosial sesuai bidang bisnis Anda, dan investasikan waktu dan energi untuk membaca, mempromosikan, dan membagi pengetahuan dengan para karyawan, kustomer, dan penggemar mereka.

6) Memasarkan pemasaran

Sebagai pelaku marketing, kita cenderung menganggap sebuah launching sebagai sebuah batu-loncatan satu waktu dan rencana untuk mewujudkannya sebagai sebuah peristiwa terpisah. Jay Baer, founder Convince and Convert dan penulis Youtility, menyatakan “Anda tahu apa yang terjadi ketika kebanyakan konten di-“launching?” TIdak ada. Karena pelaku marketing konten terlalu sering memperlakukan fakta bahwa konten dibuat sebagai akhir perjalanan sementara konten hanya sebuah awal.”

Pelaku marketing ke-dalam yang besar memandang pembuatan postingan blog, pembocoran besar sebuah produk, atau forum eksekutif hanya sebagai ujung dari sebuah gunung es. Ketimbang memperlakukan masing-masing batu-loncatan marketing sebagai tindakan satu-waktu, buatlah sebuah rencana yang memaksimalkan nilai yang bisa diambil para pelanggan Anda dari setiap bagian konten yang Anda buat, masing-masing peristiwa yang Anda rencanakan, dan setiap produk yang Anda launching. Dengan melakukan seperti ini akan meningkatkan efisiensi dan efektifitas aset-aset Anda yang ada.

Hal yang dapat dilakukan dewasa ini

Identifikasi tiga bagian konten besar yang telah Anda buat dan buat sebuah rencana untuk mempromosikannya. Sebagai contoh, apakah sebuah even berita terbaru memungkinkan bagi Anda untuk meng-newsjack jalan Anda ke dalam arus dengan menggunakan kutipan, statistik, cerita, atau wawasan-wawasan termasuk dalam sebuah ebook sebelumnya yang bisa Anda dukung dengan informasi baru untuk menghasilkan sebuah penawaran terupdate bagi pelanggan Anda? Bisakah Anda meningkatkan nilai event yang akan datang dengan mengumpulkan informasi-informasi dari para yang hardir yang bisa terdiri dari sebuah entro blog di masa mendatang? Terlepas dari pendekatan mana yang berhasil untuk bisnis Anda, alokasikan waktu sejam satu hari untuk memeriksa ulang aset-aset yang ada dalam alat marketing Anda dan buat sebuah rencana untuk membuatnya lebih dapat terjangkau dan relevan melalui newsjacking, ko-marketing, repurposing, atau format ulang dengan cara yang signifikan.

Beberapa hari, tampak seolah-olah pekerjaan seorang pelaku marketing tidak pernah dilakukan. Menyeimbangkan strategi dan eksekusi, sosial dan SEO, konten dan konversi, bersama dengan semua tugas lain bisa melingkupi bahkan pelaku marketing yang paling cerdas dan mahir. Setiap dari strategi ahli di atas bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari sehari, banyak diantaranya yang hanya dalam beberapa jam, sehingga Anda bisa mendapatkan beberapa keuntungan cepat yang akan menyimpan keuntungan jangka-panjang untuk bisnis Anda. Dan ketika Anda telah selesai dengan daftar ini, para ahli kita semua sepakat: selagi masih pagi, lakukan tindakan cepat untuk mendahului para pesaing.

Leave a Reply